● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Akulturasi Islam dalam Budaya Jawa
Rp 123.250 Rp 145.000| ISBN | 978-602-386-438-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sastra |
Akulturasi Islam dalam Budaya Jawa
Penulis : Marsono
Tebal : 540 hlm
Ukuran : 17 x 24 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Teks Lokajaya mengisahkan perjalanan hidup seorang tokoh bernama Lokajaya, Seh Malaya, atau Sunan Kalijaga dalam menuju manusia sempurna. Kisah perjalanan Lokajaya ini melukiskan hubungan horizontal manusia dengan manusia dan hubungan vertikal manusia dengan Tuhannya. Hubungan manusia dengan manusia, khususnya antara murid dan guru, terlihat sewaktu tokoh ini berguru kepada Sunan Bonang. Ia hormat dan taat kepada gurunya. Semua perintah guru ia jalani. Hubungan dengan Tuhannya terlihat dalam episode-episode sewaktu ia menjalani perintah gurunya. Ia disuruh mengambil air zamzam ke Mekkah oleh gurunya. Dalam perjalanan ke Mekkah ia menyimpang masuk samudra. Di situ ia bertemu dengan guru dalam ilmu kebatinan, Nabi Hadir. Ia diberi wejangan tentang ilmu ketuhanan. Akhirnya, ia bisa menemukan identitas dirinya.
Sumber data yang memuat teks Lokajaya sebagai hasil karya sastra klasik sebagian besar berbentuk naskah. Masalah pertama adalah jumlah naskah yang memuat teks Lokajaya, kedudukan masing-masing naskah, versi teks, tempat, dan waktu teks Lokajaya ditulis. Kedudukan naskah yang memuat teks Lokajaya dilihat dari keadaan bacaannya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu naskah dengan bacaan baik dan kurang baik. Dilihat dari segi kesakralan, teks ini dapat dibagi menjadi dua, yaitu naskah Lokajaya sakral dan kurang sakral. Salah satu ciri naskah yang sakral tertulis dengan huruf Arab, sedangkan yang kurang sakral tertulis dengan huruf Jawa. Sesuai dengan isi teks Lokajaya yang memuat amanat ajaran tasawuf, secara kebetulan naskah Lokajayayang sakral itu sekaligus memuat bacaan yang paling baik. Yang akan dipilih dijadikan dasar penelitian adalah naskah yang bacaannya baik. Setelah salah satu naskah dengan bacaan terbaik Lokajaya terpilih, yang menjadi masalah adalah penyuntingan dan penerjemahan teks itu dalam bahasa Indonesia.
Masalah kedua adalah keadaan struktur teks Lokajaya yang sakral, menyangkut struktur formal dan struktur cerita. Struktur formal meliputi kode sastra dan bahasanya, gaya bahasa, serta varian bahasa yang ada. Struktur cerita meliputi tema, alur, dan penokohan.
Masalah ketiga adalah transformasi teks Lokajaya atas sumber sebelumnya. Sumber sebelumnya meliputi sumber utama, sumber yang lebih tua, dan sumber tambahan. Sumber utama sebelumnya adalah Dewaruci Macapat karya Pujangga Jasadipoera I (1796). Sumber yang lebih tua lagi adalah teks Dewaruci Tembang Gedhe. Sumber tambahan adalah teks suluk dan babad. Teks-teks suluk yang menjadi sumber untuk lebih menambah sifat keislaman ialah Asmarakandhi, Kitab Bonang, Kitab Primbon Jawa Abad Ke-16, Suluk Wijil, dan ajaran “Martabat Tujuh”. Teks babad sebagai sumber untuk menambah cerita menjadi lebih “lengkap” ialah Babad Tanah Jawi dan Babad Bayat. Masalah yang muncul adalah proses transformasi dan motivasi pentransformasian teks Lokajaya dari sumber teks Dewaruci Macapat, teks suluk, babad, dan sumber yang lebih tua, Dewaruci Tembang Gedhe. Fungsi masing-masing teks sumber itu ikut membentuk teks Lokajaya.
Masalah keempat adalah amanat-amanat yang termuat dalam teks Lokajaya, beserta makna semiotiknya. Semuanya disajikan secara eksplisit dan implisit.
Akulturasi Islam dalam Budaya Jawa
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.908 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Esti Ismawati Tebal : 190 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Melaksanakan penelitian tentu merupakan hal yang biasa bagi para mahasiswa. Bukankah mereka merupakan bagian dari masyarakat intelektual yang memang dibekali dengan beragam ilmu dan teori penelitian? Namun, mengapa selalu saja muncul kesulitan ketika mereka mengadakan penelitian?… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku ini merupakan bunga rampai persoalan sastra anak Indonesia. Teori dan metode yang digunakan oleh penulis pantas diterapkan dalam analisisnya terhadap berbagai genre sastra anak. Aneka topik dalam sejumlah bab buku ini merupakan referensi akademik bagi mahasiswa, dosen, guru, siswa, dan pemerhati sastra anak. Dengan diterbitkannya buku ini, diharapkan acuan atau referensi sastra anak yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Buku ini adalah sebuah kajian ringkas dan sederhana bagaimana memahami humor Gus Dur. Salah satu hal yang menarik dari buku ini adalah humor Gus Dur yang ditampilkan dan menjadi kajian, diyakini “shahih”, dalam arti benar-benar pernah dilontarkan atau dialami Gus Dur.
Rp 42.500 Rp 50.000Salah satu bentuk sastra yang disampaikan secara lisan atau dituturkan dari mulut ke mulut yang berkembang di tengah masyarakat. Bentuk sastra ini disebut dengan sastra lisan atau sastra tutur, yang disebut juga dengan sastra daerah. Istilah lain untuk menyebutkan sastra tutur, seorang peneliti Z. Abidin Gaffar, menyebutnya dengan teater tutur karena seni ini memenuhi persyaratan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Jauh sebelum gerakan feminisme lahir di Barat, purwarupa kesetaraan gender dengan mudah dapat kita jumpai dalam banyak cerita kepahlawanan, mitos, dan legenda yang tersebar di beberapa tempat di Indonesia. Perempuan-perempuan yang dinarasikan di dalam cerita tersebut bukan hanya memiliki kedudukan setara dengan laki-laki, melainkan juga mengungguli mereka dalam kepemimpinan, kekuatan politik, dan reputasi sosial yang… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Mahbub Djunaidi Tebal : 226 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Kelebihan Mahbub dalam kolom-kolomnya, yang belum tertandingi siapa pun, ialah bahwa ia bisa menggerakkan kata-kata, kalimat kalimat, dalam pelbagai “perumpamaan” yang tidak pernah membosankan karena selalu tak terduga. Mahbub memiliki ketangkasan yang menyatu dengan seluruh ide… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Kemiripan yang terjadi pada suatu karya sastra tidak dapat disebut sebagai plagiat jika masih menjaga batas-batas keasliannya. Itu masih bisa disebut sebagai kreativitas pengarang. Apalagi dalam teori sastra sudah jelas dinyatakan bahwa suatu teks tidak ada yang berdiri sendiri dan kemiripan yang terjadi bagian dari teori intertekstual. Karya sastra seperti novel yang dikaji dengan intertekstual… selengkapnya
Rp 119.680 Rp 140.800Sebuah cerita fiksi hadir di hadapan pembaca secara menyeluruh dan sekaligus sebagai sebuah kesatuan. Fiksi dibangun oleh berbagai unsur intrinsik pendukungnya, namun tiap unsur itu tidak hadir secara sendiri-sendiri dan terpisah. Semua unsur intrinsik pendukung eksistensi sebuah karya fiksi, saling berkaitan secara erat untuk secara bersama membentuk sebuah kemenyeluruhan indah dan padu. Namun, ketika diminta… selengkapnya
Rp 137.700 Rp 162.000Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : xiv + 354 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Sastra lisan itu menjadi tonggak awal ketika orang mengenal sastra. Awal sastra lisan dari mulut ke telinga. Realitas sastra lisan ini, memiliki keunikan tersendiri. Terlebih lagi bila memahami sastra lisan dari kacamata antropologi…. selengkapnya
Rp 100.000 Rp 125.000Penulis : Goenawan Mohamad Tebal : 416 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Sebagai sastrawan, Goenawan Mohamad juga memberikan ceramah, kuliah, atau sambutan dalam beberapa acara kebudayaan, juga di beberapa universitas, di dalam dan di luar negeri. Buku ini merupakan kumpulan teks-teks presentasi itu—diantaranya berupa terjemahan dari bahasa Inggris…. selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.