● online
- Lelaki Langit....
- Pengantar Studi Islam....
- Millionaire Success Habits: Gerbang Menuju Kekayaa....
- Menolak Wahabi....
- Mekanika Fluida Dan Hidraulika Saluran Terbaku Unt....
- Geger Portugis di Tanah Ternate dan Tidore; Sebuah....
- Pembangunan Ekonomi Jepang dalam Perspektif Ekonom....
- Literasi dalam Pembelajaran Sejarah....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
Rp 127.500 Rp 150.000| ISBN | 978-602-258-507-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
Penulis : Budiawan dan I Ketut Ardhana (Editor)
Tebal : 398 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Dalam membahas isu-isu lokal dalam kaitannya dengan yang global, sejumlah makalah di dalam buku ini mewarisi tradisi berpikir yang melihat bahwa yang global itu sama dengan imperial. Dalam konteks inilah globalisasi dipahami sebagai imperialisme, dalam arti arus pengaruh satu arah dari “pusat” (yang mungkin masih dibayangkan bersifat tunggal) ke “pinggiran-pinggiran”. Ini berarti, yang di “pinggiran” atau lokal itu dibayangkan merupakan “agen-agen” pasif dalam keterpaparannya dengan yang “global”. Akan tetapi karena pertautan dengan yang global merupakan sesuatu yang tak terelakkan, maka perspektif yang menyamakan globalisasi dengan imperialisme itu cenderung terjebak ke dalam pandangan-pandangan yang romantis-normatif: bahwa dahulu–sebuah dimensi waktu yang cenderung tidak diberi keterangan secara partikular–kesenian ini tidak seperti ini, mengapa sekarang begini, mengapa jadi seperti ini, bukankah seharusnya bla… bla… bla…, dan seterusnya. Pandangan semacam ini bukannya tidak bermanfaat. Minimal, pandangan semacam ini merupakan pengingat akan apa yang dianggap “tradisi”, suatu “noktah” dari mana suatu budaya mestinya bergerak, meskipun terkadang “tradisi”, itu adalah sesuatu yang ditemu-ciptakan dalam konteks ruang dan waktu yang mungkin belum lama berlalu.
Tags: budaya, penerbit ombak
Dari Desain Kebaya Hingga Masyarakat Adat Raja Ampat
| Berat | 480 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.554 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Adieb Aji Kurnia Ramadhan Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Jama’ah Ma’iyah lahir di tengah-tengah derasnya arus Modernisasi dan globalisasi. Modernisasi dan globalisasi yang terjadi secara massif sedikit banyaknya telah mengubah tatanan kehidupan umat Islam sebagai penduduk mayoritas di Republik Indonesia. Di sisi… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : I Ketut Sandika Tebal : 372 hlm Ukuran : 13,5 x 20 cm Penerbit : Javanica Deskripsi : Jagat raya bermula dari kehendak Sanghyang Suwung yang misterius. Kehendak itu terekspresi melalui sabda Ong yang mengoyak kehampaan, menciptakan ruang-waktu, menyebar ke segala arah dan membentuk pusaran-pusaran energi yang menempati 8 arah mata angin. Di… selengkapnya
Rp 80.000 Rp 100.000Penulis : Supriadi Hamdat Tebal : 171 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tulisan ini bertujuan mempelajari mengenai rumah tangga dalam fungsinya sebagai unit produksi melalui kegiatan usaha bertenun sutra tradisional di Wajo Sulawesi Selatan sekitar akhir abad ke-20. Selanjutnya, buku ini mencoba melihat sejauh mana rumah tangga sebagai… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Primus Supriono Tebal : xx + 292 hlm Ukuran : 19 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi : Batik sebagai seni adiluhung telah melintasi waktu yang sangat panjang. Ia juga senantiasa berdialektika dengan perkembangan budaya masyarakat sejak zaman prasejarah hingga era globalisasi dewasa ini. Oleh karenanya, batik terlahir sebagai salah satu identitas… selengkapnya
Rp 161.500 Rp 190.000Penulis : Kris Budiman, dkk Tebal : 154 hlm Ukuran : 21 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Gunung Penanggungan dianugrahi keajaiban alamiah dan kultural. Selama berabad-abad ia telah diberi makna sebagai sebuah ruang sakral. Formasi konsentris Penanggungan secara alamiah tersusun bak sebuah mandala:ia serupa diagram yang merepresentasikan kesatuan tatanan kosmis dan psikis…. selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000Inisiatif “Kata Bersama” (Kalimat Sawa’, Common Word) disuarakan oleh para intelektual dan ulama Islam terkemuka yang ditujukan kepada kalangan Kristiani, menyusul pidato-kontroversial Paus Benediktus XVI di Universitas Regensburg, Jerman, 12 September 2006. Isu utamanya adalah bisakah umat Muslim mencapai titik kesepakatan bahwa mencintai Tuhan dan mencintai sesama adalah keyakinan bersama? Buku “Kata Bersama”—mencakup teori dan aplikasi—mengangkat isu-isu… selengkapnya
Rp 140.250 Rp 165.000Melalui survei CNN, Soto Ambengan Pak Sadi dari Surabaya dipuji dan diakui dunia sebagai salah satu dari 20 makanan lezat tingkat Asia yang surveinya dilakukan pada tahun 2007. Menyadari bahwa makanan menjadi salah satu identitas bangsa, maka saat ini semakin banyak pemerhati industri kuliner mulai merapatkan diri dan membentuk Forum Komunikasi Kuliner Indonesia (Forkomkulindo)serta mencoba… selengkapnya
Rp 109.650 Rp 129.000Penulis : A. Rani Usman Tebal : hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Iman Budhi Santosa dan Wage Daksinarga Tebal : xii + 190 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Interlude Deskripsi : “Bunuh diri memang misteri kehidupan umat manusia yang sulit dipecahkan dan sebaiknya kita terus belajar dengan cara apapun untuk menghindarinya…”
Rp 57.800 Rp 68.000Buku Sekaten ini berbicara tentang seluk-beluk perayaan Sekaten. Penulis mencoba menjelaskan sejarah Sekaten, berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan perayaan Sekaten di Surakarta dan Yogyakarta, serta makna yang terkandung dalam setiap prosesi perayaan Sekaten. Selain itu, penulis juga membahas tentang upacara Grebeg Maulud—acara yang tidak dapat dipisahkan dari perayaan Sekaten—yaitu raja memberikan sedekah berupa bahan… selengkapnya
Rp 53.380 Rp 62.800




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.