● online
- Rerupa Sengkalan: Kajian Estetis dan Simbolis Seng....
- Cahaya di Atas Cahaya....
- Diplomasi Indonesia dan Pembangunan Konektivitas M....
- Seri Yuk Mewarnai Luar Angkasa....
- Traveling and Diary: Membaca Tagore, Raffles, dan ....
- Router Cisco Implementasi MPLS CPN....
- Pendidikan IPA SD Edisi 2....
- Max Havelaar....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Dua Kota Satu Cerita Dinamika Kerukunan dan Pemanfaatan Modal Sosial di Ruang Konflik
Rp 38.250 Rp 45.000| ISBN | 978-602-258-540-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya, Sosial Politik |
Dua Kota Satu Cerita Dinamika Kerukunan dan Pemanfaatan Modal Sosial di Ruang Konflik
Penulis : Yance Z Rumahuru
Tebal : 121 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Buku tipis tapi penting ini menunjukkan bagaimana modal sosial yang ada di Kota Ambon dan Kota Tual berhasil membangun kembali kerukunan masyarakat pascakonflik di dua kota itu. Saya terkesan dengan kejelian penulisnya dalam menangkap berbagai ekspresi dan dampak modal sosial itu—bukan saja dari para pemimpin agama atau adat, tetapi juga dari orang-orang biasa seperti ibu-ibu di pasar atau anak-anak muda yang punya hobi fotografi. Buku ini penting dibaca bukan saja oleh para pembuat kebijakan agar dapat memanfaatkan berbagai modal sosial untuk mencegah konflik sosial di masa depan, tetapi juga oleh para akademisi agar bisa menghasilkan penelitian-penelitian sosial yang kreatif dan relevan dengan kehidupan sehari-hari (Ihsan Ali Fausi, Direktur PUSAD Paramadina).
Bayangkan terkepung tsunami provokasi beraroma anti SARA. Berjalan, berlari, terbang, terserah! Tertawa, menangis, marah, terserah. Begitulah jika berada di jantung Ambon atau Tual tahun 1999 sebagai pelaku, saksi, atau korban. Siapa saja bisa frustrasi karena merasa diri paling sial di Bumi. Akan tetapi, tahun-tahun berikut ketika asap masih membumbung, telah muncul satu lapisan baru generasi milenial yang merajut perjumpaan kreatif penuh makna. Langgam mereka sungguh mengharukan sebab mereka membangun perdamaian sejati dari jiwa yang semula porak-poranda menjadi bangunan Maluku, bagai baru diciptakan kembali. Siapa saja merasa paling berbahagia sebagai saksi rekonstruksi batin kebudayaan Maluku. Buku ini mengungkap denyut nadi orang Maluku sebagai petarung paling berani yang suka damai. Maka dengan mata batin bening, kita bisa saksikan sidik jari Tuhan (Rudi Fofid, penyair di Ambon).
Menceritakan ulang konflik Maluku dengan berbagai cerita-cerita pilu yang menyertainya bukan merupakan satu hal yang mudah, karena konflik tersebut begitu membekas. Namun dinamika kemasyarakatan yang terjadi selama dua dekade terakhir di Maluku, menunjukkan bahwa orang Maluku, baik orang tua maupun anak-anak muda tidak mau membiarkan konflik tersebut menghantui kehidupan dan masa depan mereka. Kisah-kisah inspiratif yang diangkat dalam buku ini menunjukkan energi positif orang Maluku dalam merajut persaudaraan yang sempat terkoyak dengan menghidupkan kearifan lokal orang basudara sebagaimana terungkap dalam diksi lokal hidop baku bae, suka biking bae, laen sayang laen dan seterusnya. Oleh sebab itu sebagai pemimpin agama di Maluku, kami sangat mengapresiasi kegigihan Dr. Yance Z. Rumahuru untuk merekam kisah-kisah dimaksud sebagai bagian dari penguatan struktur perdamaian di Maluku dari waktu ke waktu. (Abdulah Latuapo, Ketua MUI Maluku).
Tags: budaya, penerbit ombak, sosial politik
Dua Kota Satu Cerita Dinamika Kerukunan dan Pemanfaatan Modal Sosial di Ruang Konflik
| Berat | 130 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.292 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku Pembangunan Sosial: Teori dan Praktik ini mengantarkan pembaca untuk familiar dengan diskusi-diskusi pembangunan sosial di berbagai belahan dunia dalam rentang waktu lima puluh tahun terakhir. Penulis menggarisbawahi bahwa kebutuhan untuk memanfaatkan kekuasaan dan sumber-sumber negara untuk pembangunan sangatlah besar. Walaupun penulisan buku ini berangkat dari kerangka sosial demokrasi, penulis juga mengadaptasikan kerangka tersebut dalam konteks pembangunan… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Adriana Elisabeth (ed.) Tebal : xii + 38 hlm Ukuran : 15 x 22 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Road Map diplomasi ekonomi difokuskan pada upaya meningkatkan diplomasi ekonomi Indonesia untuk mencapai kepentingan nasional, khususnya meningkatkan kesejahteraan masyarakaat. Hal-hal penting yang dirumuskan di dalam konteks road map ini adalah tiga aspek yang harus menjadi… selengkapnya
Rp 32.000 Rp 40.000Penulis : Mulyana Tebal : x + 152 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Dunia jurnalistik saat ini rasanya telah menjadi media memiliki peran dan kekuatan yang sangat penting. Bahkan bisa dikatakan sangat strategis. Sejumlah persoalan yang diangkat melalui media massa akan dengan cepat dibicarakan masyarakat di seluruh… selengkapnya
Rp 95.880 Rp 112.800Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : viii + 96 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Buku Politik Gender ini mengilustrasikan konstruksi politik, sosial, budaya, dan ekonomi mengenai posisi perempuan yang diidentikkan dengan feminitas, terutama ketika berhadapan dengan dunia laki-laki yang diidentikkan dengan maskulinitas. Dalam… selengkapnya
Rp 83.130 Rp 97.800Mengapa kalangan teknik dan sains banyak terlibat dalam gerakan Islam ekstrem?
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Yanti Heriyawati Tebal : 244 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kehadiran buku Seni Pertunjukan dan Ritual karya Yanti Heriyawati sungguh membanggakan. Bagaimana tidak, dari kelangkaan mengenai sumber-sumber bahan ajar di bidang seni, telah hadir sebuah buku yang menarik. Keberanian Heriyawati sebagai dosen muda Institut Seni dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Ketika semua orang bersuara dan berteriak, Tidak ada seorangpun, dapat disebut sebagai pemberani, Namun saat semua diam, Dan ada yang berbisik… Dialah pemberani sejati (Sawung Jabo)
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Novita Tresiana dan Noverman Duadji Tebal : xii + 96 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Konsepsi pembangunan Pariwisata Teluk Kiluan berkelanjutan secara makro adalah keberpihakan pemerintah lokal (local governance) pada komunitas masyarakat lokal, yang menekankan keberlanjutan pembangunan pariwisata melalui democratic governance (humanisme organisasional dan model-model… selengkapnya
Rp 80.580 Rp 94.800Penulis : Adrian Horridge Tebal : 233 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Mayoritas suku bangsa di Indonesia, yang merupakan penutur bahasa Austronesia, diperkirakan sudah akrab dengan dunia kelautan sejak dulu. Persebaran penutur bahasa Austronesia yang diperkirakan dimulai dari Taiwan pada 2500 SM mencapai kepulauan Nusantara sekitar 1500 SM…. selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Muhammad Hanif dan Dian Ratnaningtyas Afifah Tebal : 104 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 39.950 Rp 47.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.