Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Perahu Layar Tradisional Nusantara
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-258-217-5 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya |
Perahu Layar Tradisional Nusantara
Penulis : Adrian Horridge
Tebal : 233 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Mayoritas suku bangsa di Indonesia, yang merupakan penutur bahasa Austronesia, diperkirakan sudah akrab dengan dunia kelautan sejak dulu. Persebaran penutur bahasa Austronesia yang diperkirakan dimulai dari Taiwan pada 2500 SM mencapai kepulauan Nusantara sekitar 1500 SM. Sebagaimana yang dijelaskan oleh beberapa pakar, migrasi antarpulau tersebut sudah tentu melibatkan teknologi manusia dalam berlaut. Seiring berjalannya waktu, teknologi bahari kuno tersebut berevolusi, dan perahu-perahu tradisional di Indonesia merupakan pewaris budaya kelautan Nusantara dari masa lampau.
Perahu di Nusantara banyak dijelaskan dalam berbagai sumber sejarah maupun arkeologi. Relief perahu di Borobudur misalnya, barangkali merupakan satu-satunya gambaran yang jelas mengenai model perahu di Nusantara pada abad IX. Belum lagi, kita tidak bisa mengesampingkan betapa bangsa Portugal pada abad XVI dibuat begitu terkesima oleh perahu Pati Unus yang luar biasa megah, sebagaimana dijelaskan oleh Tome Pires. Begitu juga beberapa ilmuwan asing pada abad XVIII yang takjub akan kegagahan korakora. Singkatnya, bangsa Indonesia begitu menguasai lautan pada abad-abad yang lalu, dengan perahu mereka tentunya.
Buku ini sengaja kami persembahkan kepada para pembaca, untuk memuaskan hasrat dalam memenuhi pengetahuan tetang perahu-perahu Nusantara, sehingga, setidaknya, kenangan akan kejayaan bahari Nusantara dapat muncul kembali.
Tags: antropologi, budaya, ombak, penerbit ombak
Perahu Layar Tradisional Nusantara
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.011 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Raden Werkodhara diperintah gurunya, Danghyang Drona, untuk mencari Banyu Mahapawitra, yaitu air suci sumber kehidupan alam semesta. Ia bertemu sepasang ular besar yang sejatinya adalah widyadhara dan widyadhari yang terkena kutuk dan harus tinggal di tempat tersembunyi: Sumur Si Dorangga. Banyu Mahapawitra tak ditemukan di sana, namun ia berhasil melukat dua ular tersebut sehingga kembali… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Penulis : Maria Fauzi Tebal : 224 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Buku ini saya tulis bukan untuk mengenang romantisme yang dipenuhi dengan kegemilangan dan kejayaan di sebuah masa ketika Islam berada di puncak peradaban dunia. Bukan juga untuk mengungkapkan sebuah temuan bernuansa islami yang menggaung di… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Kang Maman Tebal : 288 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Mendatangi lokasi kejadian, di perkampungan yang padat, mengusik pikiranku, betapa “senyapnya” kejadian sehingga tidak seorang pun mendengar apa-apa yang terjadi di kamar korban. Padahal, di lantai dua ada sedikitnya 10 kamar, yang kalau seseorang menaiki anak tangga, maka orang… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa dan budaya. Setiap suku bangsa mempunyai kearifan lokal yang menjadi dasar kehidupannya. Dari situlah keseimbangan alam dan manusia terbentuk secara utuh dan berkesinambungan. Secara turun-temurun tradisi itu diwariskan ke generasi bcrikutnya. Kebhinckaan dan harmoni suku-suku bangsa itu menjadi khazanah budaya yang dikagumi dunia. Permasalahan muncul ketika kita—manusia Indonesia—memasuki tahap modern…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Umumnya sejarawan yang meneliti dan menulis tentang sejarah Bugis mengandalkan sumber-sumber asing, terutamanya sumber Belanda. Penulis buku ini memilih cara lain dengan menggunakan sumber lokal yang disebut lontaraq sebagai sumber utamanya. Perkawinan dan konflik adalah siklus politik yang senantiasa menyertai dinamika sejarah politik orang Bugis di Sulawesi Selatan. Jika perkawinan menjadi petunjuk luasnya jaringan kekerabatan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Francesc Miralles, Hector Garcia Tebal : 308 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Renebook Deskripsi : Ikigai Journey terbagi atas tiga perjalanan, yaitu perjalanan mengarungi Masa Depan: Tokyo, Masa Lalu: Kyoto, dan Masa Kini: Ise. Dari ketiga perjalanan itu, kita akan diajak mengunjungi 35 stasiun untuk menemukan dan menetapkan apa tujuan hidup… selengkapnya
Rp 92.650 Rp 109.000“Orang Madura itu tidak feodal, sikap sosialnya egaliter, rajin kerja, kukuh mempertahankan nilai yang dianggapnya mendasar. juga cara berpikirnya aneh dan cerdas, meskipun di permukaan tampak seolah-olah bodoh.”—Cak Nun, Budayawan. “Salah satu ciri utama yang melekat pada orang Madura adalah kelincahannya dalam berkelit dengan logika-logika polos. Orang Madura, konon, pandai berkelit dan cerdik, tapi tidak… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Indah Susanti Tebal : xii + 124 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Deepublish Deskripsi : Buku Kesenian yang berjudul Buku Peran, Tantangan, dan Tuntutan Seni Rupa merupakan karya Indah Susanti, dkk. Perkembangan seni rupa terus beriringan dengan laju ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri, terbukti sejak lukisan gua prasejarah hingga… selengkapnya
Rp 140.250 Rp 165.000Suku Bajo adalah suku bangsa Nusantara yang hidup di laut. Mereka membangun rumah-rumahnya di atas laut. Mereka dikenal orang-orang darat sebagai orang laut. Karena semenjak dahulu orang-orang Bajo kerap mengembara dengan perahu, populasi mereka pun tersebar di banyak perairan Nusantara. Sebagaimana penduduk Jawa mempunyai agama Jawa dan penduduk Sunda mempunyai Sunda Wiwitan, orang-orang Bajo juga… selengkapnya
Rp 59.200 Rp 74.000Penulis : Aurora Ponda Tebal : 144 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Metafora “Ibu Bumi” pada awalnya dipandang sebagai hal yang positif karena mengandaikan adanya kesadaran bahwa alam, laiknya seorang ibu, telah memberikan banyak manfaat kepada manusia tanpa memungut imbalan dari mereka. Dengan mamakai lensa ini, penggunaan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.