Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sosial Politik » Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)

Rp 51.000 Rp 60.000
Hemat Rp 9.000
Stok Habis
Kategori Sosial Politik
Tentukan pilihan yang tersedia!
HABIS
Maaf, produk ini tidak tersedia.
Bagikan ke

Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)

Penulis     : Richard Jenkins

Tebal         : vi + 298 hlm

Ukuran     : 14,5 x 21 cm

Penerbit   : Kreasi Wacana

Deskripsi :

Biasa jadi terdapat sedikit keragaman akan arti penting kontribusi Bourdieu dalam sosiologi dan antropologi sosial. Dengan meninggalkan Althuser. Barthes dan Foucoult, melebihi figure lain semisal Boudon Touraine, dia tampil untuk menunjukkan nilai dan vitalitas yang terus berlanjut dalam tradisi intelektual ilmu sosial Prancis. Dengan membangun ruang politis dan teoritis di luar Marx, Weber san Durkheim, strukturalisme dan interaksionisme, determinisme pesimistis dan keyakinan selebratoris dalam meningkatkan potensi kreasi praktik kehidupan manusia, dia muncul sebagai sumber heterodoks dan menarik bagi inspirasi teori sosial pada era 1990-an. Terdapat sejumlah alasan yang lebih spesifik mengapa pengkajian karaya Bourdieu begitu penting. Pertama, dia memberikan kontribusi utama dalam debat tentang hubungan antara struktur dan tindakansebagai satu pertanyaan kunci bagi teori sosial yang muncul lagi pada akhir era 1970-an dan awal 1980-an. Kedua, dibandingkan dengan Anthony Giddens, misalnya, kontribusi tersebut secara konsisten telah dikerangkakan oleh kombinasi kerja empiris sistemati apakah mendasarkan lagi pada emografi atau pendekatan survai sosial dengan teorisasi reflektif. Tarik menarik: ‘teori tanpa penelitian empiris adalah hampa, penelitian empiris tanpa teori buta’ Adapun alasan ketiga, mungkin sebagai konsekuensinya dari fakta bahwa Bourdieu telah menjadi seseorang peneliti masalah sosial yang begitu aktif. Pertanyaan epistemologinya tentang inti kelayakan ilmu pengetahuan sosial dan syarat memungkinkan hal ini menjadi isu sentral dalam proyeknya. Hal-hal tersebut merupakan pertanyaan telah membuat banyak sisiolog dan antropolog apakah mereka menyebut dirinya sebagai ‘teoritikus’ atau ‘peneliti’ kehabisan akal.

Tags: ,

Membaca Pikiran Pierre Bourdieu (Edisi Revisi)

Berat 300 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2.722 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa