● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Masyarakat Konsumsi
Penulis : Jean Baudrillard
Tebal : lii + 284 hlm
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Penerbit : Kreasi Wacana
Deskripsi :
Sekarang ini adalah era di mana orang membeli barang bukan karena nilai kemanfaatannya namun karena gaya (hidup), demi sebuah citra yang diarahkan dan dibentuk oleh iklan dan mode lewat televisi, tayangan sinetron, acara infotainment, ajeng kompetisi para calon bintang, gaya hidup selebriti, dsb. Yang ditawarkan iklan bukanlah nilai guna suatu barang, tapi citra dan gaya bagi pemakainya Tidak penting apakah barang itu berguna atau tidak, diperlukan atau tidak oleh konsumen. Karena itu yang kita konsumsi adalah makna yang dilekatkan pada barang itu, sehigga kita tidak pernah mampu memenuhi kebutuhan kita. Kita menjadi tak pernah terpuaskan. Kita lalu menjadi pemboros agung, mengonsumsi tanpa henti, rakus dan serakah. Konsumsi yang kita lakukan justru menghasilkan ketidakpuasan Kita menjadi teralienasi karena perilaku konsumsi kita. Pada gilirannya ini menghasilkan kesadaran palsu. Seakan-akan terpuaskan padahal kekurangan, seakan-akan makmur padahal miskin.
Kita tidak sedang hidup dalam masyarakat yang berkecukupan tapi Dalam masyarakat pertumbuhan. Yang namanya ideology pertumbuhan selalu Menghasilkan dua hal, kemakmuran dan kemiskinan Makmur bagi yang diuntungkan dan miskin bagi yang terpinggirkan. Kenyataannya, pertumbuhan adalah alat untuk membatasi ruang gerak orang-orang miskin. Karena itulah ideologi ini sengaja dilanggarkan untuk menjaga sistem. Pertumbuhan adalah fungsi kemiskinan, kata Baudrillard. Pertentangan yang ada di dalamnya mengarah kepada kemiskinan psikologis dan kefakiran sistematis karena “kebutuhan” akan selalu melampaui produksi barang.
Karena permasalahannya terletak pada hubungan sosial atau dalam logika sosial (ingat, kita bukan hanya mengonsumsi barang, namun juga jasa manusia dan hubungan antar manusia), ini tidak akan dapat dipecahkan oleh peningkatan produksi, dengan inovasi kekuatan produksi, atau dengan apa yang biasanya kita pandang sebagai peningkatan daya beli Satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah ini terletak pada perubahan dalam hubungan sosial dan dalam logika sosial. Kita memerlukan suatu logika sosial yang membawa bersamanya banyak pertukaran simbolik, bukan nilai tukar.
Tags: kreasi wacana, sosial politik
Masyarakat Konsumsi
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.973 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Christopher A. Woodrich Tebal : 118 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : In the early 20th century, the Dutch East Indies was a colony in flux. Greater access to education meant an increasingly literate financial elite and, thus, a burgeoning literary industry. The lower class, meanwhile, found… selengkapnya
Rp 43.350 Rp 51.000Penulis : Agus Dwiyanto Tebal : 448 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini mencoba membahas berbagai isu dan problem yang sekarang ini dihadapi oleh para akademisi dan praktisi administrasi publik, terutama terkait dengan problem praktikal yang sekarang ini dihadapi oleh pemerintah. Ada banyak problem yang sekarang… selengkapnya
Rp 105.400 Rp 124.000Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan bahwa tujuan didirikan Negara Republik Indonesia antara lain adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Selain itu ditegaskan pula bahwa tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan. Amanat tersebut mengandung makna negara berkewajiban memenuhi kebutuhan setiap warga negara melalui suatu sistem pemerintahan yang… selengkapnya
Rp 50.150 Rp 59.000Penulis : Julia Suryakusuma Tebal : xxx+162 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Komunitas Bambu Deskripsi : Sepanjang sejarah, negara lazim memanipulasi secara bergantian paham perempuan sebagai isteri atau ibu, atau keduanya, sesuai dengan “kebutuhan” negara atau bangsa. Di negara Orde Baru Indonesia, nampaknya pemerintah menemukan… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 90.000Anggapan bahwa Islam berkembang melalui pedang dan kitab suci juga tidak sepenuhnya dibenarkan oleh Hurgronje. Terlalu gegabah jika ada pendapat yang menyatakan sebuah keyakinan yang begitu besar, dengan pengikut dari pelbagai kalangan, yang memasuki hampir seluruh benua Afrika, Asia, dan Eropa, disebarkan melalui metode tunggal dan cara yang seragam. Anggapan-anggapan negatif mengenai Islam awal dan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Luqman-nul Hakim, Frans A Djalong, Mohtar Mas’oed (Editor) Tebal : 298 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Pandemi COVID-19 membongkar dua fenomena paradoksal. Di satu sisi, tata kelola krisis kesehatan tidak berjalan dengan baik di dalam negeri maupun antarnegara yang membuat epidemi terus berlangsung dan tidak… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Hadari Nawawi Tebal : 274 hlm Ukuran : 14,5 X 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Penelitian tidak senantiasa memberitahukan ihwal yang belum diketahui. Tidak jarang ia hanya membenarkan pengetahuan yang sudah dimiliki peneliti dan masyarakat umum. Namun, tidak berarti penelitian yang mengkonfirmasi apa yang sudah diketahui tersebut merugikan. Bukankah salah… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Gun Gun Heryanto Tebal : 422 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Komunikasi politik menyalurkan aspirasi dan kepentingan politik rakyat yang menjadi input sistem politik. Pada saat bersamaan, komunikasi politik juga menyalurkan kebijakan yang diambil atau output dari sistem politik. Dengan demikian, melalui komunikasi politik, rakyat dapat… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Abdul Aziz Tebal : 372 hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : Diskursus Islam dan demokrasi hingga saat ini belum beranjak dari perdebatan klasik tentang apakah Islam sejalan dengan demokrasi? Dengan bahasa lain, apakah agama dan negara (baca: negara-bangsa) dapat bersinergi atau sebaliknya, saling menegasikan? Persoalan penting dan mendasar sebenarnya lebih… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Agnes Harvelian Tebal : viii + 112 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Konsep Otonomi Khusus atau Otsus yang ditawarkan sejatinya adalah sebuah langkah berani pemerintah mengatasi polemik yang berkepanjangan di tanah Papua. Berbicara Otonomi Khusus adalah berbicara kemandirian bukan kemerdekaan. Tidak ada kata kompromi atas… selengkapnya
Rp 76.330 Rp 89.800




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.