● online
- Kode Etik dalam Penelitian Ilmu Sosial Di Indonesi....
- Sejarah Kebudayaan Indonesia Masa Hindu Buddha....
- Geologi Dasar....
- Para Bajingan yang Menyenangkan....
- Filsafat Etika Islam....
- Aku Kini Doa....
- Connect Your Mind, Body, and Spirit: Buku Pintar Y....
- Cara Mudah Belajar Metode Optimisasi Metaheuristik....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Politik Muka Ganda: Peran Parpol Menegakkan Peradaban Politik
Rp 80.750 Rp 95.000| ISBN | 978-623-220-129-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Jika ada kebusukan dalam politik, itu sebenarnya bukan kebusukan politik itu sendiri, tapi para oknum politisi yang berperilaku busuk, dengan menunggangi keagungan politik. Mereka bersikap pragmatis-oportunis, yang bergerak dengan kendali keuntungan pribadi, dan abai terhadap kepentingan dan kemaslahatan banyak orang. Orang-orang inilah yang mencoretkan noda dalam politik, yang mempraktikkan “politik muka ganda”, tanpa dasar ideologi politik yang kuat. Ke mana angin keberuntungan mengarah, ke sana mereka berkerubung. Inilah yang menjadi sebab runtuhnya peradaban politik.
Politik Muka Ganda: Peran Parpol Menegakkan Peradaban Politik
Penulis : Yasonna H. Laoly
Tebal : 368 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Alvabet
Deskripsi :
Kata orang, politik itu busuk. Ruang yang berlumur kebengisan. Tak heran, ada sebagian orang yang anti terhadap politik. Mereka alergi, bahkan sekadar untuk membincangkannya.
Tidak, sejatinya tidaklah demikian. Politik adalah arena perjuangan yang mulia. Di sana, orang bisa memperjuangkan keyakinan dan ideologi untuk meraih kesejahteraan bersama. Nyaris perjuangan di semua ranah, baik pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lain-lain, tak bisa ditegakkan tanpa perjuangan politik. Politik, sesungguhnya, adalah medan perjuangan mulia. Di situlah, hampir seluruh hajat hidup orang banyak ditentukan.
Jika ada kebusukan dalam politik, itu sebenarnya bukan kebusukan politik itu sendiri, tapi para oknum politisi yang berperilaku busuk, dengan menunggangi keagungan politik. Mereka bersikap pragmatis-oportunis, yang bergerak dengan kendali keuntungan pribadi, dan abai terhadap kepentingan dan kemaslahatan banyak orang. Orang-orang inilah yang mencoretkan noda dalam politik, yang mempraktikkan “politik muka ganda”, tanpa dasar ideologi politik yang kuat. Ke mana angin keberuntungan mengarah, ke sana mereka berkerubung. Inilah yang menjadi sebab runtuhnya peradaban politik.
Tags: alvabet, sosial politik
Politik Muka Ganda: Peran Parpol Menegakkan Peradaban Politik
| Berat | 380 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.237 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Irwanto, Nina Kusumawati, dan Muhammad Tsabieth Tebal : x + 56 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : Seorang penata artistik memegang peranan penting dalam sebuah produksi acara TV. Ia memudahkan pesan dan motif komunikasi sebuah acara kepada pemirsanya. Disinilah fungsi buku tata artistik ini berada. Buku… selengkapnya
Rp 101.830 Rp 119.800Ketika berbicara tentang negara ideal, Al-Farabi menyatakan bahwa persyaratan penting yang harus dipenuhi oleh seorang penguasa, selain kemampuan berijtihad, ialah kemampuan untuk melakukan jihad. Kedua kemampuan ini dapat menentukan substansi negara dan penguasanya.” —Prof. Dr. Azyumardi Azra, Guru Besar Sejarah dan Peradaban Islam Fakultas Adab, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Di antara wacana menarik dan kerap… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Nata Irawan Tebal : xxviii + 382 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini menjelaskan perubahan pemerintahan desa setelah berlakunya Undang-undang Nomor 6/2014 tentang Desa. Ditunjukkan secara detil pendekatan hibrida yang menggabungkan top down dan bottom up dalam kausalitas undang-undang serta praktik di lapangan. Angka, grafik, dan tabel perilaku… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Awani Irewati dan Indriana Kartini (penyunting) Tebal : xiv + 232 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini ditulis berdasarkan riset mendalam dengan mengkaji sekitar 30an komik karya Zaldy yang terbit antara pertengahan tahun 60an sampai awal tahun 80an. Komik ditengarai sebagai produk budaya… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : viii + 96 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Suluh Media Deskripsi : Buku Politik Identitas di Indonesia; dari Zaman Kolonialis Belanda hingga Reformasi, merupakan buku sejarah gerakan politik etnisitas yang bermula dari perbedaan warna kulit, adat tradisi, dan budaya. Selanjutnya identitas… selengkapnya
Rp 93.330 Rp 109.800Penulis : Ali Imron Hamid, Pramelani dan Riastri Novianti Tebal : viii + 254 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Expert Deskripsi : Mengapa komunikasi perlu dikaji dalam suatu organisasi? Dalam realitasnya persoalan komunikasi selalu muncul dalam proses organisasi. Komunikasi dalam organisasi selain ikut andil membangun iklim organisasi dan budaya organisasi, juga… selengkapnya
Rp 140.080 Rp 164.800Reformasi 1998 tidak hanya melakukan perubahan pergantian presiden dan pemerintahan an sich, namun juga perubahan pada kesempatan dan pengakuan perempuan dalam bidang politik dan hukum di Indonesia. Jika di era orde baru sangat sulit menemukan kepala daerah perempuan, maka semenjak pilkada serentak dari tahun 2015-2018 setidaknya sudah ada 39 kepala daerah dan wakil kepala daerah… selengkapnya
Rp 67.830 Rp 79.800Penulis : Hasanatul Jannah Tebal : 344 hlm Ukuran : Penerbit : IRCiSoD Deskripsi : Bagi masyarakat Madura, nyai tidak hanya menjadi simbol keilmuan dan keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perlawanan atas berbagai ketidakadilan. Meskipun ketokohannya kerap dianggap tidak sentral di dalam masyarakat patriarki di Madura, ternyata para nyai memiliki peran yang signifikan, yang berhasil… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Antje Missbach Tebal : 396 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tulisan Antje Missbach tentang peran kaum diaspora (diasporan) Aceh yang tersebar di berbagai tempat di Eropa, Australia, dan Malaysia ini mencoba memberikan justifikasi empiris bagi pemahaman Wittgenstein bahwa transnasionalisme dan diaspora seharusnya lebih mendapat tempat dalam… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.