● online
- Otomatisasi Tata Kelola Sarana dan Prasarana - Pro....
- Sherlock Holmes Sebuah Skandal di Bohemia....
- Jalan Tengah: Renungan Politik dan Budaya di Era E....
- Mencari Kedamaian Jiwa....
- Mengusir Matahari: Fabel-Fabel Politik....
- Intisari Manajemen Pemasaran Edisi Keenam....
- Merah Alizarin....
- Seni Menanti Cinta....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Masyarakat Ternate: Pergulatan Tradisi dan Modernitas
Rp 34.000 Rp 40.000| ISBN | 978-602-258-017-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Syahril Muhamad
Tebal : 142 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Masyarakat Ternate: Pergulatan Tradisi dan Modernitas
Buku ini ini mencoba menelisik eksistensi adat pada sistem pengelolaan pemerintahan dan politik lokal pasca-Orde Baru, yakni dari sentralisasi ke desentralisasi. Fokus bahasannya lebih pada aras penggunaan simbol-simbol tradisi atau adat dalam berbagai segmen kehidupan, terlebih pada soal politik lokal khususnya pada masyarakat Ternate.
Beberapa kesimpulan yang ditemukan dalam buku ini adalah sebagai berikut. Pertama, modernisasi politik di tingkat lokal bukan hanya menuntut pemaknaan atas simbol-simbol politik secara substantif, melainkan juga mempertimbangkan konteks nilai-nilai lokal secara arif. Kedua, pendidikan politik (sebagai bagian dari upaya membangun civic literacy) menjadi proses penting yang dilupakan partai politik di tingkat lokal. Oleh karena itu, perlu desain khusus pendidikan politik untuk dijalankan oleh partai hingga membuatnya tersambung secara ideologis dengan warga pemilih. Ketiga,
kebangkitan adat merupakan sebuah kontribusi yang konstruktif bagi pluralisme politik baru Indonesia. Oleh karena itu, adat perlu dikelola dan diposisikan secara adil dalam konteks pengelolaan pembangunan daerah. Keempat, preferensi warga masyarakat sebagai pemilih harus dibangun di atas kesadaran tentang pentingnya platform dan program kerja partai politik, bukan pada transformasi loyalitas primordial ke dalam wilayah politik di tingkat lokal.
Kelima, desentralisasi dan otonomi daerah harus dijalankan dengan berimplikasi terhadap eksistensi komunitas adat dalam konteks suku, agama,
wilayah, dan pengelolaan sumber-sumber daya alam dengan dalil kesejahteraan masyarakat. Keenam, pembaharuan dan penyesuaian regulasi di tingkat daerah yang mengatur penyelenggaraan ekonomi dan kesejahteraan sosial, termasuk batas-batas wilayah antara desa, kecamatan, dan kabupaten perlu diilhami oleh nilai-nilai kearifan lokal yang dianut oleh masyarakat. Ketujuh, perlu penataan peran dalam bentuk regulasi tertulis tentang gerakan komponen masyarakat seperti organisasi tingkat wilayah, kelompok adat, kumpulan pelajar dan mahasiswa, paguyuban, dan kumpulan keluarga besar dalam proses politik lokal.
Masyarakat Ternate: Pergulatan Tradisi dan Modernitas
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.256 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini berminat untuk menawarkan solusi kepada pemerintah dan berbagai pihak dalam menghasilkan kebijakan-kebijakan dan perlakuan yang tepat dan proporsional dalam merespons dan mengelola fenomena tumbuh kembangnya radikalisme di kalangan pondok pesantren. Selain itu, buku ini diharapkan bisa dijadikan rujukan dalam penemuan model baru pengembangan sistem pendidikan dan pengelolaan pondok pesantren yang mampu mengeliminasi tumbuh… selengkapnya
Rp 61.200 Rp 72.000Penulis : Adieb Aji Kurnia Ramadhan Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Jama’ah Ma’iyah lahir di tengah-tengah derasnya arus Modernisasi dan globalisasi. Modernisasi dan globalisasi yang terjadi secara massif sedikit banyaknya telah mengubah tatanan kehidupan umat Islam sebagai penduduk mayoritas di Republik Indonesia. Di sisi… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Ahmad Syafii Maarif Tebal : 354 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Apa yang terungkap dalam buku ini, setidaknya, menggambarkan bahwa meskipun kondisi bangsa ini hampir sempurna olengnya, tetap saja tersirat jelas harapan cerah untuk bangkit kembali membangun negeri yang terancam cerai-berai ini. Tentu dengan syarat, semua pihak harus bekerja dengan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa dan budaya. Setiap suku bangsa mempunyai kearifan lokal yang menjadi dasar kehidupannya. Dari situlah keseimbangan alam dan manusia terbentuk secara utuh dan berkesinambungan. Secara turun-temurun tradisi itu diwariskan ke generasi bcrikutnya. Kebhinckaan dan harmoni suku-suku bangsa itu menjadi khazanah budaya yang dikagumi dunia. Permasalahan muncul ketika kita—manusia Indonesia—memasuki tahap modern…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Aryo Sunaryo Tebal : 311 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Minako Sakai Tebal : xii + 414 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas… selengkapnya
Rp 120.000 Rp 150.000Indies dengan pengaruh besar Britpop menemui surut setelah pasang sejak 1995 sampai 1999. Memasuki milenium ketiga, indie pop menjadi salah satu referensi baru di kancah musik. Ia menjadi pilihan lain bagi mereka yang berniat mencari jejak Britpop. Indie pop juga menghadirkan episode baru dari perkembangan skena indie di Bandung.
Rp 106.250 Rp 125.000Penelitian Lapangan (fieldwork research) merupakan bagian dari etnografi yang berusaha meneliti kehidupan suatu masyarakat atau kelompok dengan tujuan untuk mendeskripsikan, mempelajari, menganalisis dan menafsirkan pola-pola budaya dari suatu masyarakat atau kelompok mencakup perilaku, kepercayaan, pandangan, pengetahuan yang dianut. Pada buku ini, terdapat dua macam kerja lapangan yang dilakukan dengan dua objek dan subjek penelitian yang… selengkapnya
Rp 140.080 Rp 164.800Penulis : Soe Tjen Marching Tebal : 277 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Yasraf Amir Piliang dan Jejen Jaelani Tebal : 281 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Setidak-tidaknya ada dua ‘semangat zaman’ (Zeitgeist) yang membangun cultural studies sebagai sebuah kecenderungan pemikiran, yaitu modernisme dan posmodernisme. Pada fase modern, cultural studies akrab dengan dengan isu-isu budaya populer, budaya massa, industrialisasi, media… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.