● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Rp 120.000 Rp 150.000| ISBN | 978-602-433-469-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Penulis : Minako Sakai
Tebal : xii + 414 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat. Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan.
Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.
Tags: budaya, obor indonesia
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.260 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Larasmadya. Demikian nama genre sebuah ekspresi budaya musik tradisi Jawa-Islam di daerah Surakarta dan Yogyakarta. Larasmadya Islamic Javanese Traditional Music ini secara umum membicarakan peran sebuah seni pertunjukan musik tradisi Jawa, yang kenyataannya dapat dimaknai secara strategis untuk kepentingan dakwah Islam. Orang mulai banyak melihat langkah-langkah kultural dakwah Islam yang diekspresikan lewat media seni budaya… selengkapnya
Rp 88.230 Rp 103.800Genderuwo merupakan cerita hantu yang cukup terkenal di Indonesia, termasuk Jawa. Menurut sejarah, kepercayaan akan hantu ini telah ada sejak era Hindu-Buddha. Nama genderuwo sendiri berasal dari bahasa Kawi, yakni gandharwa yang berarti roh atau hantu berbadan besar dan kekar seperti raksasa, kulitnya berwarna hitam kemerahan, dan tubuhnya ditutupi bulu lebat. Cerita mengenai hantu genderuwo… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Pada suatu hari, Darmagandhul, seorang murid yang tajam hatinya, bertanya kepada gurunya, Kiai Kalamwadi, tentang awal mula kenapa penduduk Jawa meninggalkan agama Shiwa Buddha dan beralih memeluk agama Islam. Pada saat itulah Kiai Kalamwadi mulai menyadari bahwa rahasia kehancuran Majapahit dan Jawa yang tersembunyi selama berabad-abad patut dibabarkan kepada Darmagandhul, agar menjadi pelajaran bagi generasi mendatang…. selengkapnya
Rp 108.000 Rp 135.000Penulis : R.M. Soedarsono Tebal : 418 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini merupakan semacam ensiklopedia mini yang menyajikan secara lengkap perkembangan seni pertunjukan di Indonesia. Untuk itulah perlunya penelusuran sejarahnya sejak masa prasejarah hingga masa kini, karena ada beberapa bentuk seni pertunjukan yang jika dilihat… selengkapnya
Rp 45.900 Rp 54.000Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa dan budaya. Setiap suku bangsa mempunyai kearifan lokal yang menjadi dasar kehidupannya. Dari situlah keseimbangan alam dan manusia terbentuk secara utuh dan berkesinambungan. Secara turun-temurun tradisi itu diwariskan ke generasi bcrikutnya. Kebhinckaan dan harmoni suku-suku bangsa itu menjadi khazanah budaya yang dikagumi dunia. Permasalahan muncul ketika kita—manusia Indonesia—memasuki tahap modern…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Anthony Synnott Tebal : 468 hlm Ukuran : 15 x 21 cm Penerbit : Jalasutra Deskripsi : Inilah buku yang menunjukkan bahwa tubuh dan indra kita telah dikonstruksi secara sosial dengan pelbagai cara, oleh pelbagai macam populasi. Dalam argumennya buku ini pun mencoba untuk mengembalikan tubuh pada tempatnya yang utama di dalam kehidupan… selengkapnya
Rp 150.000Penulis : Aries Zulkarnain Tebal : 120 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 34.000 Rp 40.000Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku ini merangkum 13 kisah horor yang melegenda di tanah Kalimantan, salah satunya adalah kuyang. Makhluk halus yang paling membuat geger… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Riyan Hidayatullah Tebal : viii + 60 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : Arttex Kemampuan membaca dan mendegar adalah modal utama untuk mempelajari teori musik. Kedua kemampuan ini saling terkait dengan materi pembelajaran musik lainnya karena sifatnya saling mendukung. Bermain alat musik akan sulit tanpa mendengar, selain itu kemampuan membaca… selengkapnya
Rp 84.830 Rp 99.800




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.