Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Rp 120.000 Rp 150.000| ISBN | 978-602-433-469-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
Penulis : Minako Sakai
Tebal : xii + 414 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku ini merupakan studi etnografis mengenai masyarakat Gumay Sumatera Selatan di Indonesia. Buku ini menelaah bagaimana orang Gumay mendefinisikan identitasnya dalam konteks perubahan sosial dan politik dan tentang proses kontestasi dan negosiasi identitas Gumay. Kajian antropologi ini berdasar dari riset lapangan selama dua tahundi tengah masyarakat. Gumay adalah salah satu dari sejumlah kelompok etnik berbahasa Melayu yang tinggal di dataran tinggi Sumatera Selatan yang tradisinya relatif masih tidak diketahui bukan saja oleh para peneliti melainkan juga orang Indonesia umumnya. Kelompok etnik seperti Kikim, Basemah, Semendo dan Lintang adalah penghuni dataran tinggi berbahasa Melayu ini. Cara produksi utama mereka adalah bercocok tanam, khususnya kopi dan karet. Islam adalah agama yang mengatur adat siklus kehidupan mereka, namun sejumlah ritual atau sedekah memperingati leluhur masih juga dipraktikkan.
Buku ini bertujuan untuk menelaah pentingnya keberlangsungan ritual asal-usul Gumay dalam konteks perubahan sosial yang cepat. Generasi muda orang Gumay berkeinginan untuk menjadi warga negara kelas menengah dan menetap di perkotaan. Kekuatan praktik ritual asal-usul Gumay terletak pada kenyataan bahwa generasi yang lebih muda masih mengaitkan kesuksesan dan kesulitan mereka di perkotaan dengan leluhur mereka. Untuk memperoleh rezeki atau saat mengalami kesulitan di kota atau lokasi merantau, generasi baru Gumay kembali ke tempat asal untuk melaksanakan kewajiban sedekah sebagai bukti mengingat asal mereka. Lingkungan sosial yang berubah dengan cepat di dataran tinggi Sumatera Selatan berkontribusi pada praktik dan kesinambungan ritual asal-usul Gumay dan menjadikan orang Gumay tetap menjaga identitas mereka yang khas.
Tags: budaya, obor indonesia
Kacang Tidak Lupa Kulitnya: Identitas Gumay, Islam, dan Merantau di Sumatra Selatan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.289 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Rochman Romadon Tebal : 168 hlm Ukuran : 21 x 15 cm Penerbit : Rene Islam Deskripsi : Siapa bilang belajar di pondok pesantren seperti Gontor itu enggak enak? Pilihannya cuma dua: uenakk atau uenakk banget? Hehe… Bangun dini hari, tidur tengah malam. Tiap hari full activity, sampai terkantuk-kantuk. Disiplin bak militer, ngomong… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Reka Sakti Tebal : x + 140 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Dalam keluarga Jawa, orang tua adalah struktur objektif dominan sementara anak dianggap subjek belaka. Anak yang pada awalnya nir-nilai, kosong, kemudian diisi. Anak sama sekali belum memahami dunia, keluarga memahamkannya, jika bukan memaksanya… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : H.R. Bambang Irianto dan Dyah Komala Laksmiwati Tebal : xxxii + 296 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Deepublish Deskripsi : Batik bukanlah merupakan produk budaya yang seketika ada. Namun mempunyai sejarah yang panjang pada proses pembentukannya sehingga muncul dalam bentuknya dewasa ini. Makna atau arti dari suatu ragam hias… selengkapnya
Rp 342.550 Rp 403.000Dinamika perkembangan masyarakat dan kebudayaan berjalan sangat cepat. Perkembangan itu didorong oleh penemuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, yang kemudian membawa sejumlah perubahan pada kehidupan masyarakat. Fenomena itu memengaruhi hubungan-hubungan sosial yang ada di dalam masyarakat. Bagaimana perubahan sosial dan perubahan budaya yang terjadi pada masyarakat? Buku ini didesain secara khusus untuk menjawab serangkaian… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Bernadette Bucher, dkk Tebal : xviii + 370 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Buku ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama terdiri dari enam bab, yaitu: “Totemisme: Istilah dan Benda-bendanya” ditulis oleh Alfred Adler; “Struktur, Transformasi Dan Morfogenesis Atau Strukturalisme Yang Diilustrasikan Oleh Pascal dan… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Marie-Louise von Franz Tebal : 312 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pencarian tentang identitas diri sedang melanda kaum perempuan di dunia Barat. Setiap saat, mereka mencari citra yang dapat mendefinisikan identitas diri mereka. Pencarian ini dimotivasi oleh disorientasi dan ketidakpastian mendalam bahwa mereka tidak memiliki wakil… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Wayang merupakan salah satu seni budaya asli dari Indonesia yang pada zaman wali sanga (wali sembilan/sembilan sunan) digunakan sebagai media untuk menyebarkan ajaran Islam. Dalam buku ini, penulis mencoba menguak tentang sejarah wayang, berbagai jenis wayang, perlengkapan yang dibutuhkan dalam pertunjukan wayang, tokoh-tokoh dalam pewayangan, dan beberapa contoh cerita pewayangan. Hal yang menarik dalam cerita-cerita… selengkapnya
Rp 53.380 Rp 62.800Cerita horor dari Tanah Jawa sudah bukan lagi hal yang asing di telinga masyarakat. Bahkan setiap daerah di pulau tersebut memiliki kisah menyeramkannya masing-masing. Di antara semua cerita seram itu, salah satu yang paling dikenal dan menakutkan adalah pocong. Saking terkenalnya, hantu ini telah menjadi ikon dalam dunia perhantuan di Indonesia sehingga sering muncul dalam… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : Adi Kusrianto Tebal : xiv + 202 hlm Ukuran : 19 x 23 cm Penerbit : Andi Deskripsi : Batik yang sering disebut sebagai warisan budaya nenek moyang bangsa Indonesia yang memiliki nilai adiluhung dan harus dilestarikan itu sebenarnya hanya dapat diklaim oleh “batik klasik Bukan batik kekinian yang diproduksi atas nama tren… selengkapnya
Rp 147.900 Rp 174.000Penulis : Keluarga Besar Komunitas Rumah Cinta Tebal : 322 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Membaca semua testimoni dalam buku ini akan memperhadapkan kita pada kenyataan bahwa betapa Ahyar Anwar selalu menempatkan setiap orang yang bertaut dengan dirinya pada posisi yang “intim” di dalam hidupnya. Dia menempatkan semua… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.