Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Success Revolution, Jadi Miliarder Sejak Muda deng....
- Analisis Runtun Waktu dan Aplikasinya dengan R....
- Pengendalian Kualitas....
- Manajemen Pelayanan dan Pengembangan Organisasi Pu....
- Sosiologi Sastra....
- Pengantar Studi Hubungan Internasional Teori dan P....
- Seri Yuk Mewarnai Hewan Laut....
- Melawan Kekerasan Seksual....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Cak Nun dan Majlis Ilmu Maiyah: Fenomena Maiyah dalam Dinamika Kebudayaan Islam di Indonesia
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-623-8234-54-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Cak Nun dan Majlis Ilmu Maiyah: Fenomena Maiyah dalam Dinamika Kebudayaan Islam di Indonesia
Penulis : Adieb Aji Kurnia Ramadhan
Tebal : 126 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Manggu
Deskripsi :
Jama’ah Ma’iyah lahir di tengah-tengah derasnya arus Modernisasi dan globalisasi. Modernisasi dan globalisasi yang terjadi secara massif sedikit banyaknya telah mengubah tatanan kehidupan umat Islam sebagai penduduk mayoritas di Republik Indonesia. Di sisi yang lain pemerintah sebagai pelayan rakyat dinilai tidak berhasil mewujudkan kehidupan bernegara yang adil, makmur, sejahtera, aman dan sentosa. Pemerintah dianggap tidak mampu menegakkan negara yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.
Dampak dari semua itu, lahirlah gerakan-gerakan resisten dari kalangan umat Islam sendiri. Gerakan-gerakan yang beridentitaskan Islam hadir dengan wajah dan orientasi yang berbeda satu sama lain. Ada yang menggunakan jalur politik praktis dan ada pula yang menempuh jalan kultural. Jama’ah Ma’iyah adalah salah satu gerakan yang termasuk di dalamnya. Keberadaan aktivitasnya yang berpusat di kota-kota yang tersebar di sebagian besar wilayah Indonesia khususnya pulau Jawa turut mengandaikan terjadinya transformasi kebudayaan Islam di Indonesia.
Cak Nun dan Majlis Ilmu Maiyah: Fenomena Maiyah dalam Dinamika Kebudayaan Islam di Indonesia
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 362 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Anton Sutandio Tebal : 142 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam dunia akademis Indonesia, tidak banyak buku teks yang berbicara mengenai perfilman Indonesia, terlebih lagi dalam genre horor. Oleh sebab itu, buku ini diharapkan dapat memperkaya keragaman buku-buku akademik mengenai industri film Indonesia yang semakin hari… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : I Made Purna Tebal : 150 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Buku Musik Keroncong ini membahas tentang sejarah musik keroncong, periode perkembangan musik keroncong, jenis-jenis musik keroncong, penyajian lagu keroncong, para seniman dan penyanyi musik keroncong, serta perkembangan musik keroncong saat ini. Selain itu, penulis juga mencoba menjelaskan tentang penyebaran musik keroncong di Indonesia dan peranannya sebagai warisan budaya bangsa. Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia,… selengkapnya
Rp 61.880 Rp 72.800Penulis : Cita Yustisia Serfiyani, Iswi Hariyani, dan R. Serfianto Tebal : xvi + 438 hlm Ukuran : 17 x 24 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Ekonomi Kreatif (termasuk industri kreatif) telah menjadi andalan ekonomi negara maju setelah era ekonomi pertanian, ekonomi industri, dan ekonomi informasi. Menyadari pentingnya sektor perekonomian yang baru… selengkapnya
Rp 132.600 Rp 156.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 386 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini dimulai dengan definisi semiotika yang mencengangkan dari Umberto Eco. Secara tandas ia mewedarkan bahwa semiotika pada prinsipnya adalah “sebuah disiplin yang mempelajari segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berdusta (lie).” Definisi Eco… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Ign. Eka Hadiyanta Tebal : 211 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam perspektif kekinian cagar budaya merupakan kekayaan budaya material bangsa (tangible), sebagai perwujudan hasil pemikiran dan perilaku manusia dalam mengarungi kehidupan. Eksistensi cagar budaya terkait langsung dengan akumulasi pengalaman kolektif manusia pendukung budaya pada zamannya…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Di sela rutinitas kita berlari cepat setiap saat, kadangkala kita perlu berhenti, duduk rileks barang sekejap. Karena itulah, kita membutuhkan banyak rest area. Air bah informasi mengalir susul-menyusul. Jika kita memaksa diri untuk terus mengikutinya, kita pasti terengah-engah. Kita memang akan sampai pada tahap “mengetahui”, namun belum tentu kita paham ada apa di balik segunung… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Indra Hermawan, Novitasari Ratna Dewi, Okti Fathoni Purnama, Dyah Ratna Widi Atmaja Tebal : 235 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Cerita dari Timur adalah cerita sekelompok anak muda yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 50 Taman Nasional-Mahasiswa Pecinta Alam Silvagama sekembalinya mereka menjelajahi empat taman nasional di… selengkapnya
Rp 72.675 Rp 85.500Penulis : Supriadi Hamdat Tebal : 171 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Tulisan ini bertujuan mempelajari mengenai rumah tangga dalam fungsinya sebagai unit produksi melalui kegiatan usaha bertenun sutra tradisional di Wajo Sulawesi Selatan sekitar akhir abad ke-20. Selanjutnya, buku ini mencoba melihat sejauh mana rumah tangga sebagai… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini adalah sebuah buku sumber informasi tentang masyarakat yang disusun untuk masyarakat Ujir dan keturunannya. Sejak dahulu kala Ujir adalah kampung perdagangan yang utama di Kepulauan Aru. Sejak kedatangan pertama Belanda di Aru pada abad ke-17, masyarakat Ujir dan kampungnya tercantum sangat menonjol dalam dokumentasi sejarah tentang Aru, tetapi hanya sedikit, bahkan bisa dikatakan… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000


Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.