● online
- Kamus Istilah Ilmu Tanah
- Kehamilan dan Persalinan; Panduan Praktik Pemeriks
- Ahmad Syafii Maarif: Memoar Seorang Anak Kampung
- Membuat Aplikasi Menggunakan Database MySQL dan JA
- Mei Merah 1998 (Kala Arwah Berkisah)
- Bootstrap 4, Designing Awesome Responsive Website
- Politik Luar Negeri Indonesia dan Isu Migrasi Inte
- Salwatul Ahzan
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Batu-Batu Kelaparan
Rp 34.000 Rp 40.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Puisi |
Penulis : Rabindranath Tagore
Tebal : 108 hlm
Ukuran :
Penerbit : Diva Press
Batu-Batu Kelaparan
Seluruh bagian bangunan itu seakan-akan hidup; bangunan itu menyerapku, lambungnya yang besar mencernaku dengan perlahan. Mungkin ia telah mulai mencernaku saat pertama kali aku menginjakkan kaki di sana, tetapi aku masih dapat mengingat dengan jelas hari itu ketika untuk pertama kalinya aku tersadar akan kekuatannya.
Aku berdiri dengan perlahan. Meskipun tidak ada jiwa lain kecuali aku di dalam istana ini dengan ratusan ruang dan kelengangan yang mahaluas, saat orang bisa tertidur dengan lelap dan hanya gema yang terdengar, aku masih merasa ketakutan kalau-kalau aku membangunkan seseorang. Sebagian besar kamar di dalam istana ini tertutup, dan aku belum pernah masuk ke sana sebelumnya; jadi, aku tidak bisa mengatakan ke mana dan lewat jalan mana aku melangkah malam itu.
Aku duduk di tempat tidur dan mendengar seseorang merintih dan meratap; seseorang yang sedang menangis di bawah tempat tidur, di balik lantai, terkubur dalam kegelapan, dalam batu-batu fondasi istana. Bebaskan aku; hancurkan pintu dari khayalan yang sia-sia ini, dari tidur yang nyenyak, dan khayalan yang kejam; angkat aku ke atas kudamu, dekap aku di dadamu, bawa aku jauh-jauh menyusuri hutan, melintasi gunung, sungai menuju tembok cahayamu!
Siapa aku? Bagaimana caranya aku menyelamatkannya?
• Batu-Batu Kelaparan
• Hukuman
• Sang Tamu
• Penyerahan Kekayaan
• Thakurda
Tags: diva press, puisi
Batu-Batu Kelaparan
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 448 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Arif Rahman banyak menggunakan kata arkhais di dalam puisi-puisinya, tapi tanpa memanjakan pembaca dengan daftar sarikata. Tentu saja, cara ini tidak bertujuan ornamental belaka karena cara demikian boleh jadi akan menutup visi asali jalan puitiknya: seperti melabur gapura berbata merah dengan semen dan lepa. Dengan buku ini, penyair juga terobsesi untuk mengajak pembaca kisah-kisah Nabi… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Arco Transept Tebal : 96 hlm Ukuran : cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Aku tak menghitung berapa jarak yang telah kutempuh mencarimu, tapi kau tahu aku akan berjalan sendiri di kota yang kata-katanya bukan cuma milikku. Banyak yang harus kita tanggalkan untuk menjadi tunggal, dan kau satu-satunya yang kuinginkan tinggal di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Dapat dikatakan bahwa karya-karya Rumi, juga para sufi yang lain, tidak lain merupakan puisi-puisi abadi dalam pemahamannya yang luas dan mendalam. Kenapa abadi? Karena karya-karya itu sebenarnya merupakan bayang-bayang langsung dari kemahaindahan Tuhan yang abadi, yang tidak mungkin lekang oleh siang, oleh malam dan oleh segala atribut apa pun yang menunjuk kepada kefanaan waktu. Jadi,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Sejauh ini, kita mengenal perayaan Maulid Nabi Muhammad saw. melulu berupa pembacaan kitab maulid, baik Berzanji atau Dayba’i, atau bagaimana ia dimeriahkan dengan pengajian, atau disemarakkan dengan riasan pada rumah, atau dirayakan di jalanan, juga ditingkahi aneka perlombaan. Ternyata, di tempat yang lain, ada rupa-rupa perayaan yang rancak, tapi tak terungkap. Nah, Eko Sabto kini… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Ibu Mini adalah seorang yang gampang khawatir. Sedikit saja terjadi keributan di jalan, baginya seakan-akan semua pemabuk di dunia ini sedang berlari menuju rumah kami. Ia tak mampu mengusir dari benaknya—walaupun pengalaman hidupnya (yang tidak banyak)—kecemasan bahwa dunia ini penuh dengan banyak pencuri, penjahat, pemabuk, ular, macan, malaria, ulat bulu, kecoak, dan perampok berkulit putih…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000“Keshar Lal berhasil melepaskan diri dari hukuman mati lalu mengungsi ke Nepal. Aku pergi ke tempat itu. Setelah beberapa bulan hidup di sana, aku mendengar bahwa ia telah lama meninggalkan Nepal dan pergi entah ke mana, tak seorang pun yang mengetahuinya. “Aku berkelana melintasi pegunungan. Ini bukan tanah India. Ini tanah Bhutan dan Lepchas dengan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Agus Noor Tebal : 171 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Puisi-puisi Agus Noor bukanlah puisi yang membuat kening kita berkerut, tetapi membawa kita dalam kehangatan. Kata-kata itu seperti menyentuh perasaan kita dengan lembut dan kadang tak terduga, kemudian terasa lega. (Sha Ine Febriyanti) Seperti menikmati… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Sifat lirik yang lebih pekat—dengan kata lain, kadar puisi yang besar, menghasilkan sajak-sajak indah, misalnya sajak Elegi, Sajak, Ibu dan Aku Kini Doa. Sajak-sajak itu tidak mengarahkan perhatian kepada satu pokok, akan tetapi mampu membuka pikiran, perasaan dan khayal kita untuk menghayati suatu wilayah pengalaman yang luas. Ini tidak mungkin terjadi kalau bahasa sajak-sajak itu… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Daruz Armedian Tebal : 76 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Dalam buku ini, saya ingin mendokumentasikan sebuah kota yang dulu pernah berjaya di masa lalu, pada zaman kerajaan, lalu kejayaan itu runtuh ketika orang-orang Alas Angin atau Eropa datang ke Nusantara. Meski tidak lengkap, setidaknya ada secuil yang bisa saya catat… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Rainer Maria Rilke Tebal : 108 hlm Ukuran : Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kita mesti menyatu dengan getaran universum, lalu melalui tindakan ruhani jangan cuma mencipta hal-hal ruhani, melainkan –barangkali– bahkan mencipta bintang-bintang baru. (Rilke)
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.