● online
- Nalar Kritis Pendidikan; Aneka Pendekatan atas Ber....
- Strategi Pemasaran, Prinsip dan Penerapan....
- Tenang, Ada Allah!....
- The Communication Book (HC)....
- Istirahatkan Dirimu dari Kesibukan Duniawi....
- Buah-buahan yang Menjulai....
- Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia....
- Berkenalan dengan Hewan Herbivor, Karnivor, dan Om....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Horor Tanah Jawa: 13 Kisah Hantu Paling Seram di Pulau Jawa
Rp 59.075 Rp 69.500| ISBN | 978-623-6335-40-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Riskaninda Maharani
Tebal : 240 hlm
Ukuran : 13 x 19,5 cm
Penerbit : Araska
Horor Tanah Jawa: 13 Kisah Hantu Paling Seram di Pulau Jawa
Kisah horor yang selama ini beredar di Indonesia cenderung didominasi oleh kategori hantu dan paranormal. Padahal, cerita horor Indonesia, khususnya dari tanah Jawa, sebenarnya cukup beragam dan tidak hanya memuat dua kategori tersebut. Buku ini sengaja dihadirkan untuk memperluas mindset tersebut, yaitu dengan menyajikan berbagai kategori kisah mistik, khususnya yang berasal dari tanah Jawa. Cerita horor Jawa memang bukanlah hal asing karena telah dikenal oleh hampir seluruh masyarakat tanah air. Misalnya, suster ngesot yang merupakan urband legend dari Jakarta. Berbagai kisah, mitos, dan urband legend yang ada di tanah Jawa dalam buku ini dikemas dalam balutan cerita fiksi agar pembaca lebih mudah menangkap alurnya sekaligus bisa turut merasakan pengalaman horornya. Selain kisah yang didasarkan pada legenda suster ngesot, buku ini juga memuat beberapa cerita mistik lain, yaitu Stasiun Kaliwedi, Kemamang, Banaspati, Jerangkong, Glundung Prigis, Aul, hingga Pasar Setan Gunung Lawu.
Horor Tanah Jawa: 13 Kisah Hantu Paling Seram di Pulau Jawa
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 676 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Iman Budhi Santosa Tebal : 184 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Noktah Deskripsi : Kebudayaan-kebudayaan suku di Nusantara mewariskan kepada kita banyak local genius yang adiluhung. Salah satu wujudnya adalah peribahasa, pantun, dan ungkapan-ungkapan daerah yang memuat nilai-nilai etika, moralitas, dan filosofi dengan mutu yang sangat tinggi. Ia berbentuk… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : R. Muhammad Mihradi dan Maman S. Mahayana Tebal : xii + 45 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Begitulah hukum di Indonesia. Ibarat buku tabungan, kondisi hukum, negara, dan budaya di negeri ini seperti rekening dengan saldo yang pas-pasan. Tak seluruhnya gelap memang. Agak remang-remang, tetapi belumlah terang-benderang. Posisi Mahkamah Konstitusi, misalnya, segala putusan yang dikeluarkan lembaga ini… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Penulis : Francesc Miralles, Hector Garcia Tebal : 308 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Renebook Deskripsi : Ikigai Journey terbagi atas tiga perjalanan, yaitu perjalanan mengarungi Masa Depan: Tokyo, Masa Lalu: Kyoto, dan Masa Kini: Ise. Dari ketiga perjalanan itu, kita akan diajak mengunjungi 35 stasiun untuk menemukan dan menetapkan apa tujuan hidup… selengkapnya
Rp 92.650 Rp 109.000Penulis : Soekmono Tebal : 240 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Bangunan-bangunan purbakala yang berasal dari zaman purba terkenal dengan nama “candi”, terutama sekali di Jawa. Khusus di Jawa Timur, bangunan-bangunan itu—kecuali yang berupa gapura, yang juga disebut “candi”—lebih lazim disebut cungkup. Dijelaskan pula bahwa pengertian candi sebagai… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penelitian Lapangan (fieldwork research) merupakan bagian dari etnografi yang berusaha meneliti kehidupan suatu masyarakat atau kelompok dengan tujuan untuk mendeskripsikan, mempelajari, menganalisis dan menafsirkan pola-pola budaya dari suatu masyarakat atau kelompok mencakup perilaku, kepercayaan, pandangan, pengetahuan yang dianut. Pada buku ini, terdapat dua macam kerja lapangan yang dilakukan dengan dua objek dan subjek penelitian yang… selengkapnya
Rp 140.080 Rp 164.800“Orang Madura itu tidak feodal, sikap sosialnya egaliter, rajin kerja, kukuh mempertahankan nilai yang dianggapnya mendasar. juga cara berpikirnya aneh dan cerdas, meskipun di permukaan tampak seolah-olah bodoh.”—Cak Nun, Budayawan. “Salah satu ciri utama yang melekat pada orang Madura adalah kelincahannya dalam berkelit dengan logika-logika polos. Orang Madura, konon, pandai berkelit dan cerdik, tapi tidak… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Inisiatif “Kata Bersama” (Kalimat Sawa’, Common Word) disuarakan oleh para intelektual dan ulama Islam terkemuka yang ditujukan kepada kalangan Kristiani, menyusul pidato-kontroversial Paus Benediktus XVI di Universitas Regensburg, Jerman, 12 September 2006. Isu utamanya adalah bisakah umat Muslim mencapai titik kesepakatan bahwa mencintai Tuhan dan mencintai sesama adalah keyakinan bersama? Buku “Kata Bersama”—mencakup teori dan aplikasi—mengangkat isu-isu… selengkapnya
Rp 140.250 Rp 165.000Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku ini merangkum 13 kisah horor yang melegenda di tanah Kalimantan, salah satunya adalah kuyang. Makhluk halus yang paling membuat geger… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Penulis : AB. Takko Bandung Tebal : 308 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Pada awalnya orang Bugis hanya menetap di tanah Bugis. Dari segi geografis tanah Bugis terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Mattulada (1998:24) memperkirakan bahwa pada awalnya suku Bugis tinggal di pesisir utara Teluk Bone yang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Dalam konteks studi antropologi di Indonesia, kajian-kajian tentang kelompok suku bangsa minoritas tampaknya telah banyak ditinggalkan para peneliti kita. Sekarang banyak peneliti antropologi yang memusatkan penelitian kepada kajian masyarakat perkotaan dan kehidupan sosial pedesaan sebagai akibat dari dampak pembangunan Indonesia yang dianggap tidak adil dan merata. Dalam konteks ini kajian ini telah memberikan sumbangsih yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.