Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Memoar Sidarto Danusubroto; Ajudan Bung Karno
Rp 55.250 Rp 65.000| ISBN | 978-602-258-053-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Penulis : Asvi Warman Adam
Tebal : xviii+320 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Memoar Sidarto Danusubroto; Ajudan Bung Karno
Lahir di Pandeglang 11 Juni 1936, Sidarto Danusubroto hidup pada tiga zaman yang masing-masing mengutamakan idealisme, kekuatan, dan uang. Bersekolah di Yogyakarta, beliau masuk PTIK tahun 1955 dan kemudian melanjutkan pendidikan kepolisian ke AS tahun 1964/1965.
Beliau menjadi ajudan Presiden Sukarno saat peralihan kekuasaan pasca Supersemar yang berdampak kepada interogasi yang dialaminya selama empat tahun. Setelah terhambat sekian lama, antara lain, 7,5 tahun menjabat kolonel, secara perlahan beliau meneruskan karier kepolisian bahkan sempat dua kali menjadi Kapolda. Setelah pensiun beliau bergerak dalam bidang swasta dan peralihan kekuasaan tahun 1998 membawanya ke ranah politik sebagai anggota DPR selama tiga periode.
“Sisi sejarah yang hilang” sebetulnya ungkapan eufisme bahwa telah terjadi manipulasi sejarah yang perlu dijernihkan kembali. Sukarno dijatuhkan dan perannya direduksi dalam sejarah Indonesia. Mengungkapkan “sisi sejarah yang hilang” tidak lain dari memberikan tempat yang tepat dan layak bagi Bung Karno.
Sidarto Danusubroto menjadi saksi bagaimana buruknya tindakan pemerintah terhadap seorang presiden yang masih menjabat walaupun de facto sudah nonaktif. Sukarno tidak pernah diputuskan menjadi tahanan kota bahkan tahanan rumah, namun untuk bepergian dari rumahnya di Batu Tulis di Bogor beliau harus meminta ijin kepada dua Pangdam. Pangdam Siliwangi untuk meninggalkan Bogor dan Pangdam Jaya untuk memasuki wilayah Jakarta dalam rangka berobat ke Rumah Sakit Carolus misalnya. Lebih parah lagi, sesudahnya harus menjalani tahanan rumah di Wisma Yaso.
Uraian tentang Supersemar agak panjang dalam buku ini karena itu merupakan titik balik perubahan kekuasaan di republik ini. Bagian lain mempersoalkan kenapa wajah Sukarno pada saat proklamasi kemerdekaan dihilangkan pada sebuah buku yang ditulis sejarawan yang juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam terjemahan buku Cindy Adams terdapat dua paragraf yang tidak ada pada buku asli dalam bahasa Inggris yang mengadu domba Sukarno dengan Hatta dan Sjahrir. Siapa yang menambahkan dua alinea tersebut? Sidarto juga mengingatkan bahwa Trikora dicanangkan Presiden Sukarno di Yogyakarta dan setelah itu memang terjadi operasi militer, namun peran diplomasi yang dijalankan Sukarno sangat menentukan terutama dengan memainkan kartu Uni Soviet dan Amerika Serikat sehingga Belanda tidak berkutik.
Pada 10 Desember 1967 saat menjadi ajudan presiden yang ketika itu sudah mengalami penahanan, beliau menerima buku dari Bung Karno yang diberi catatan dengan tulisan tangan “Untuk sdr. Sidarto, dalam edisi Indonesia dari buku ini, saya menulis: Man Totet den Geist nicht (Freeiligrath), yang arti(nya): Djiwa, idee, ideologi, semangat, ta’ dpat dibunuh” Sukarno. 10/12-67.
Tags: asvi warman adam, memoar, ombak, penerbit ombak, sidarto danusubroto
Memoar Sidarto Danusubroto; Ajudan Bung Karno
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.464 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Jamal Ma’mur Asmani dan Ah. Dalhar Muarif Tebal : 146 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Di tengah eskalasi kelompok radikal-fundamental yang mengancam keutuhan negara dan bangsa yang damai dan toleran, belajar kepada ulama yang punya pengaruh luas, baik pemikiran maupun kiprah kebangsaannya, adalah langkah urgen yang harus dilakukan, utamanya ulama… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Buku-buku biografi dan sejarah Islam klasik lebih banyak menonjolkan atau memberikan porsi lebih terhadap para sahabat lelaki Nabi Muhammad. Jarang sekali karya-karya klasik itu yang mengulas para sahabat wanita atau shahabiyah Nabi dalam satu karya utuh. Kebanyakan biografi mereka terselip atau berserakan di karya-karya yang berbeda, sehingga sering kali sulit ditemukan. Padahal, para sahabat wanita punya peran… selengkapnya
Rp 74.800 Rp 88.000Seandainya Ibnu Rusyd tidak pernah dilahirkan ke dunia maka kebangkitan Eropa akan tertunda beberapa abad. Sebab, karya dan pemikirannya menjadi sumbu dari bangkitnya Era Pencerahan dan Renaissance di Eropa. Minat bangsa Eropa terhadap karya dan pemikirannya sangatlah besar sehingga pada abad ke-13, muncul dua kelompok besar filsuf dan ilmuwan yang mengaku sebagai pengikutnya, yaitu Averroisme… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Uly Siregar mampu mendeskripsikan rinci pengalaman lewat hal-hal sederhana. Cerita tentang apel merah, misalnya, sangat kuat. Ia bercerita dengan jujur—kadang sangat jujur—dengan suara yang jenaka namun tetap bermakna dalam. Cerita soal kegamangan saat memilih pindah ke Amerika dan mempertanyakan ulang keputusan, menyentuh perasaan senasib banyak orang. Mungkin dengan pengalaman berbeda, tapi dengan rasa yang serupa…. selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Heddy Shri Ahimsa-Putra Tebal : 196 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Buku ini memaparkan kiprah Bapak Antropologi Indonesia. Koentjaraningrat, dalam membangun dan mengembangkan pendidikan ilmu antropologi di berbagai universitas di Indonesia. Bab I adalah pendahuluan yang menjelaskan tentang kedudukan Koentjaraningrat dalam dunia akademik antropologi di… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Nur Rokhim Tebal : 164 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : “Mengapa kambing saya disembelih?” tanya sang kiai. “Begini, Kiai,” jawab Gus Dur, “Kemarin Kiai dawuh, segala sesuatu yang ada di bumi ini milik Allah. Berarti kambing ini juga milik Allah.” “Ya, memang milik Allah semua, Gus. Tapi, ya, jangan kambing… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 434 hlm Ukuran : cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Dalam sejarah Islam pada Abad Pertengahan, ada dua tokoh penting yang sangat menarik untuk diceritakan. Dua tokoh itu merupakan pahlawan Islam. Mereka dikenal dengan sebutan Penakluk. Dua pahlawan Islam tersebut berhasil menaklukkan dua kekuatan besar pada masanya. Tokoh pertama… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : K.H. Husein Muhammad Tebal : 234 hlm Ukuran : Penerbit : IRCiSoD Deskripsi : Ada banyak perempuan ulama, cendekia, intelektual, dan pemilik pengetahuan Islam yang luas serta mendalam. Bahkan, mereka boleh jadi merupakan para pejuang keadilan dan kemanusiaan. Sayangnya, sejarah dan aktivitas keilmuan serta sosial mereka tidak banyak direkam dan diabadikan oleh para… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Kaka Alvian Nasution Tebal : 150 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Siapa yang tak kenal dengan Prof. Mr. Muhammad Yamin? Sosok yang lahir di Sawahlunto, Sumatera Barat ini adalah pahlawan nasional, perumus dasar negara, dan pencetus lahirnya Sumpah Pemuda yang menjadi tonggak lahirnya kesadaran rakyat… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.