● online
- Selayang Pandang Dinasti Fatimiyah....
- Sehat dan Semangat di Usia Emas, Panduan Kesehatan....
- Fikih Darurat....
- Budaya Organisasi Persektif Administrasi Publik....
- Geger Portugis di Tanah Ternate dan Tidore; Sebuah....
- Cepat Mahir Berhitung Penjumlahan dan Pengurangan....
- Analisis Makanan....
- Selayang Pandang Dinasti Utsmaniyah....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tan Malaka, Gerakan Kiri, Dan Revolusi Indonesia Jilid 4
Rp 112.000 Rp 140.000| ISBN | 978-979-461-865-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi, Sejarah |
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang illegal dan antikolonial.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, Dan Revolusi Indonesia Jilid 4
Penulis : Harry A. Poeze
Ukuran : 16 x 24 cm
Tebal : x + 489 hlm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai Repoeblik Indonesia yang illegal dan antikolonial.
Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Tetapi segera pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kendali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan’perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomatis’. Ia mendirikan Persatoean Perdjoeangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintahan moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali – dari Maret 1946 sampai September 1948.
Jilid empat ini meliputi periode dramatis setelah pembebasan Tn Malaka sampai ia menghilang pada Februari 1948. Ia mulai dengan menghimpun pendudukannya yang telah tercerai-berai dan pada November 2948 mendirikan partai baru yang bernama Partai Murba. Akan tetapi pembentukan partai terganggu oleh Serangan Belanda Kedua pada Desember 1948. Saat itu Tan Malaka bermarkas di Kediri di bawah perlindungan bataliyon TNI yang dipimpin Sabarudin. Sabarudin memiliki reputasi buruk sebagai seorang panglima perang yang bengis dan kejam. Di Kediri, Tan Malaka mempersiapkan tentara dan rakyat melakukan perang gerilya terhadap Belanda dengan tujuan Indonesia sebagai Negara sosialis. Sesudah ikut bergerilya ke Gunung Wilis, dalam pamflet yang ditulisnya tiap hari, ia menyerang Soekarno dan Hatta yang telah ditahan Belanda dan menuduh TNI di daerah yang bersikap putus asa. Bahkan ia memproklamir dirinya sebagai Presiden Indonesia. Serentak TNI beraksi. Markas besar Tan Malaka dan Sabarudin ditumpas. Setelah suatu rangkaian peristiwa yang luar biasa, Tan Malaka dieksekusi oleh satuan lokal TNI di desa Selopanggung, 21 Februari 1949. Kematiannya dirahasiakan.
Sesudah 58 tahun barulah terungkap lokasi, tanggal, dan pelakunya, yaitu dalam edisi asli buku ini yang berbahasa Belanda (2007). Kematian Tan Malaka tidak mengakhiri gagasan radikalnya. Sampai akhir 1949 para pendukungnya terlibat dalam aksi-aksi gerilya melawan TNI, dan pemimpin Republik. Namun dukungan rakyat ternyata tidak memadai sehingga kekalahan tidak dapat dihindari. Buku ini secara mendetail menggambarkan hal ihwal perlawanan radikal ini.
Bab akhir mendokumentasikan pencarian lokasi kuburan Tan Malaka, penggalian jenazahnya pada tahun 2009, serta hasil autopsi.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, Dan Revolusi Indonesia Jilid 4
| Berat | 690 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.175 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Sarman dkk Tebal : hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Asia tenggara merupakan suatu kawasan regional yang berada di Benua Asia. Sebagian wilayah tengara merupakan kepulauan yang berada pada posisi silang, yaitu diapit oleh Benua Asia dan Benua Australia serta diapit oleh Samudera Hindia dan Samudera Pasifik…. selengkapnya
Rp 62.050 Rp 73.000Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarkan diri sebagai sukarelawan pada Depot Speciale Troopen (DST, Depot Pasukan Khusus), korps elite dari Koninklijke Nederlansch-Indisch Leger (Pasukan Hindia-Belanda) di bawah komando Kapten Westerlingyang menerima carte blanche untuk menumpas pemberontakan di Indonesia dan melakukan aksi-aksi pembersihan. Setelah mengikti pelatihan selama enam bulan, Hidskes ditempatkan di Sulawesi Selatan. Dia kemudian terlibat… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Jan Newberry Tebal : xiv + 284 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Deskripsi: Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari pintu belakang rumah kampung. Buku ini adalah sebuah buku etnografi perkotaan yang menyorot sebuah lingkungan kampung di sudut kota kraton Yogyakarta, Jawa Tengah, selama pemerintahan Orde Baru. Bertolak dari… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Yulian Harsono Tebal : 112 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Thomas Stamford Raffles (6 Juli 1781–5 Juli 1826) adalah seorang pejabat kolonial Inggris yang menorehkan pengaruh besar dalam lini masa sejarah Nusantara. Meskipun masa pemerintahannya tergolong singkat, Raffles banyak membuat kebijakan kontroversial selama memerintah di… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Gerak-langkah M. Natsir di segala medan memberikan kesan tersendiri dan menarik ditelusuri. Salah satunya, ia memiliki andil besar dalam menyelesaikan konflik antara pemerintah Soekarno dengan Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang diketuai oleh Sjafruddin Prawiranegara. Keterampilan ini juga tampak saat ia berdialog dengan Daud Beureueh, membujuk supaya Aceh mau tetap bergabung dengan NKRI. Kemunculan M… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Rihlah atau melancong telah menjadi aktivitas umum banyak orang dari berbagai bangsa sejak zaman kuno. Motifnya bermacam-macam, mulai dari ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, pekerjaan, hingga sekadar jalan-jalan untuk memuaskan rasa ingin tahu akan daerah atau negeri lain. Namun, dari beragam rihlah itu, tak banyak yang mengamati secara cermat dan mencatat secara detail daerah-daerah atau negeri-negeri… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Hasani Ahmad Said Tebal : 216 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci Al-Quran. Buku Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Abad XVI-XXI membahas tentang potret literatur tafsir… selengkapnya
Rp 81.158 Rp 95.480Penulis : Hera Astuti, Zul ’Asri, Zafri Tebal : 246 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Terdiri dari 15 bab, meliputi pendahuluan, sumber sejarah zaman hindu – buddha, proses masuknya budaya India ke Nusantara, agama Hindu dan Buddha, dan beberapa sejarah kerajaan seperti kerajaan Kutai, Kerajaan Tarumanegara, kerajaan Melayu,… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Abdul Hamid as-Sahhar Tebal : 328 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Islam melahirkan banyak tokoh besar dan penting yang mengubah sejarah, di antaranya Sa‘ad bin Abi Waqqash. Lahir dari keluarga kaya dan masih kerabat Nabi Muhammad dari jalur ibu, ia lebih memilih Nabi dan Islam dibandingkan… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.