Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Nutrisi Ruminansia: Kepentingan Energi dan Protein
- Etika Protestan dan Kapitalisme Barat: Relevansiny
- Tata Kelola Sumber Daya Manusia Pemerintahan
- Afiksasi Verba Bahasa Lampung
- Menyingkap Tabir Kuasa di Tanah Buton: Orang Kulis
- Nihilisme: Derrida dan Masalah Metafisika
- Pengantar Metode Komputasi: untuk Sains dan Teknik
- Sejarah Arab Sebelum Islam Jilid 1
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tambora
Penemuan tengkorak kepala manusia dan kopiah emas menyeret langkah Lesly dan Jeff menuju Indonesia. Dua artefak tersebut dibawa Profesor Thomas, ayah Lesly, ke Amerika setelah ia menemukannya pada ekspedisi penggalian tanah di sekitar Tambora, gunung suci di Pulau Sumbawa yang meledak tahun 1815 dan mengubur tiga kesultanan di sana. Ketika Lesly memasang kopiah emas pada tengkorak tersebut, sosok misterius muncul di tengah cahaya kemilau dan berpesan kepadanya agar benda-benda itu dipulangkan ke tempat asalnya.
Dalam perjalanan menuju Tambora, ditemani Uma dan Wayan, mobil yang membawa mereka dari Bali mogok dan hujan lebat datang tiba-tiba. Sosok misterius itu muncul lagi, memandu mereka membelusuk lorong waktu menuju tahun 1815. Tanah Sumbawa membuka pintunya dan mengizinkan empat orang itu menjadi saksi meletusnya Tambora dan rahasia-rahasia yang menyelimutinya. Penderitaan rakyat Sumbawa di tengah kebun kopi yang subur, kekejaman Penjajah Belanda, dan perang saudara, terpampang nyata di hadapan mereka.
Novel ini mencoba menyatukan keping-keping kisah di seputar meletusnya Tambora yang mengguncang dunia dua ratus tahun silam, sebuah peristiwa alam mahadahsyat yang menggegerkan dunia.
“Memadu fakta dan mitos! Mencekam namun romantis! Beruntunglah Anda yang membaca karya Agus Sumbogo, si petualang spiritual ini.”
—Ahmad Tohari, pengarang Ronggeng Dukuh Paruk
Tags: agus sumbogo, javanica, sumbawa, tambora
Tambora
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.735 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Hidup Sora berubah sejak kakak lelakinya, Raya, dirawat di rumah sakit jiwa. Dia menilik ulang biografi keluarganya, menemukan bahwa akar permasalahannya adalah toksik maskulinitas dalam diri ayahnya yang mempengaruhi sendi-sendi kehidupan keluarga mereka sejak Sora dan Raya masih kanak-kanak. Bagai bandul yang terayun-ayun, Sora melakukan perbandingan antara sifat maskulin yang ditunjukkan Raya sejak remaja dan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Arthur Conan Doyle Tebal : 144 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Dalam cerita Misteri di Wisma Wisteria, Holmes bakal dipertemukan dengan lawan yang sama-sama tangguh. Diawali dengan kejadian aneh ketika tuan Eccles ditinggalkan sendirian di Wisma Wisteria setelah malam sebelumnya ia diundang menginap oleh seorang pemuda Spanyol bernama Garcia. Keanehan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Nikolai Vasilevich Gogol Tebal : iv + 550 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penulis : Obor Indonesia Deskripsi : Jiwa-jiwa menggambarkan akal licik pegawai yang ambisius guna memperoleh keuntungan dari hasil manipulasi dan korupsi. Sindiran yang terbungkus rapi dalam humor, bagaikan pisau bedah yang menyayat borok nafsu tamak manusia serakah, tapi… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : Sir Richard Burton Tebal : 576 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Rene Book Deskripsi : Kisah Seribu Satu Malam dibuka dengan kisah Raja Syahrayar yang berubah menjadi kejam setelah melihat istrinya berselingkuh. Ia menganggap semua wanita sama piciknya seperti istrinya. Sang Raja memutuskan untuk menikahi gadis yang berbeda setiap… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Sesuai dengan judulnya, dongeng Voltaire ini menceritakan pengalaman Candide setelah diusir dari Istana Baron Thunder-ten-Tronckh, tempat nyaman masa kecil, di mana ia mendapat pendidikan dari guru filsafat Pangloss. Ia diusir gara-gara hal sepele saja, yaitu karena ia berani mencium Cunégonde, putri sang Baron. Candide yang lugu dan polos sesuai dengan namanya, sangat penurut dan menyerap… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Manusia dan segala dinamikanya selama menjalani kehidupan, tidak pernah ada habisnya untuk diangkat ke permukaan. Selalu ada yang baru dari tiap generasi manusia yang terlahir ke dunia. Setiap individu terlahir dengan keunikannya masing-masing. Setiap individu memberikan reaksi berbeda-beda ketika dihadapkan pada suatu masalah. Ada yang setelah berhadapan dengan sebuah masalah, ia terpuruk lalu bangkit kembali,… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Jamil Massa Tebal : 244 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Cerpen “Pembangkangan di Meja No. 8” bercerita tentang seorang suami yang takut dan selalu menurut dengan istrinya yang berikhtiar melawan sang istri. Pembangkangannya dilakoni dengan cara yang sepele yakni pulang malam dan, belakangan, pulang subuh. Menjelang akhir… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Frida Kurniawati, dkk. Tebal : 151 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Di Sebujit, listrik membanjir hanya dari pukul enam atau tujuh malam selama kurang lebih empat jam. Bahkan, pernah dalam suatu masa ketika kami tinggal di sana, listrik menyala dua atau tiga hari sekali, bukan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Fye Tebal : 316 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi: Aku sudah jatuh cinta pada seseorang dengan begitu dalam. Lantas bagaimana aku bisa kembali jatuh cinta pada gadis lain saat aku bahkan sudah tidak bisa melihat gadis lain selain dia? (Fandy Prayudha) Jika saja kami tidak berkomitmen untuk… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Maka, Hamidah memutuskan menggelar syukuran besar-besaran. Bukan hanya untuk menyamarkan kesedihan, tapi juga untuk memberi tahu para perempuan–yang Hamidah sebut–sok kaya di dusun lain kalau ia baik-baik saja. Hamidah tahu, mereka kerap mencemoohnya sebagai Orang Kaya Baru karena ketiban dua puluh hektar lahan sawit produktif warisan suami. Semuanya ia ketahui dari unggahan-unggahan mereka di media… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.