● online
- Model Pembelajaran Inovatif Bahasa dan Sastra Indo
- Jalan Keempat
- Biografi Syekh Nawawi Al-Bantani; Penghulu Ulama
- Produk Kreatif dan Kewirausahaan Multimedia SMK/MA
- Best Management Practice Kelapa Sawit
- Nanti Kita Sambat tentang Hari Ini
- Fermentasi Pangan: Aplikasi dan Teknologi Fermenta
- Mediatisasi Agama Post-Truth dan Ketahanan Nasiona
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Aktor Di Balik Tuntutan Otonomi Khusus
Rp 56.000 Rp 70.000| ISBN | 978-602-433-938-8 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial Politik |
Buku bunga rampai ini merupakan kajian pada tahun keempat Tim Otonomi Daerah, Pusat Penelitian Politik LIPI tahun 2018. Kajian yang berjudul Aktor di Balik Tuntutan Otonomi Khusus: Studi Kasus di Bali dan Maluku Utara ini merupakan rangkaian kelanjutan dari kajian sebelumnya yang juga mendiskusikan soal problematika desentralisasi asimetris. Fokus kajian pada tahun ini adalah memetakan dinamika usulan baru daerah untuk mendapatkan status desentralisasi asimetris. Kajian ini mengambil studi kasus Bali dan Maluku Utara yang menuntut status otonomi khusus di daerahnya dan masih berlangsung hingga kini.
Aktor Di Balik Tuntutan Otonomi Khusus
Penulis : Dini Suryani, R. Siti Zuhro, dkk.
Tebal : x +206 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Pustaka Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku bunga rampai ini merupakan kajian pada tahun keempat Tim Otonomi Daerah, Pusat Penelitian Politik LIPI tahun 2018. Kajian yang berjudul Aktor di Balik Tuntutan Otonomi Khusus: Studi Kasus di Bali dan Maluku Utara ini merupakan rangkaian kelanjutan dari kajian sebelumnya yang juga mendiskusikan soal problematika desentralisasi asimetris. Fokus kajian pada tahun ini adalah memetakan dinamika usulan baru daerah untuk mendapatkan status desentralisasi asimetris. Kajian ini mengambil studi kasus Bali dan Maluku Utara yang menuntut status otonomi khusus di daerahnya dan masih berlangsung hingga kini.
Bagi Indonesia yang sangat majemuk, praktik desentralisasi asimetris adalah sesuatu yang tidak terhindarkan. Apalagi mengingat model asimetri tersebut juga dijamin secara konstitusional. Akan tetapi, dalam penerapannya perlu lebih sistematik dan ada standar yang objektif. Tim Otonomi Daerah P2P LIPI selama kurun waktu 2015-2017 telah melaksanakan riset mengenai daerah dengan status desentralisasi asimetris (otonomi khusus dan istimewa). Kajian-kajian tersebut memperlihatkan bahwa daerah dengan status otonomi khusus dan istimewa belum bisa menjalankan kewenangan politik, administrasi dan fiskalnya secara memadai. Oleh karena itu, terlepas dari keniscayaan model asimetri dalam penerapan desentralisasi, sangat penting untuk mengidentifikasi kebutuhan dan kemampuan daerah secara tepat.
Buku ini dihasilkan melalui sebuah penelitian dengan metode kualitatif yang datanya diperoleh melalui riset lapangan dan diskusi grup terpumpun (focus group discussion/FGD). Penelitian yang dilakukan juga termasuk menelusuri dokumen-dokumen yang relevan.
Buku Aktor di Balik Tuntutan Otonomi Khusus: Studi Kasus di Bali dan Maluku Utara memberikan perspektif aktor yang berada di balik tuntutan otonomi khusus di Bali dan Maluku Utara. Lebih dari itu, buku yang disunting oleh Dini Suryani dan R. Siti Zuhro ini juga berusaha memetakan siapa melakukan apa, mengapa, dan bagaimana tuntutan otonomi khusus diajukan dalam dua studi kasus tersebut.
Buku dengan lima bab komprehensif ini relevan dan signifikan bagi para stakeholder terkait seperti pemerintah pusat, pemerintah daerah secara umum, pemerintah daerah dengan status asimetris, DPR, DPD, DPRD, serta pemangku kepentingan lain. Buku Aktor di Balik Tuntutan Otonomi Khusus: Studi Kasus di Bali dan Maluku Utara juga dapat menjadi referensi bagi para pengkaji isu desentralisasi dan politik lokal karena membahas dan memberikan perspektif aktor dalam usulan baru desentralisasi asimetris yang belum banyak dibahas.
Tags: obor indonesia, sosial politik
Aktor Di Balik Tuntutan Otonomi Khusus
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.036 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sebagaimana karya-karyanya yang lain, buku ini merefleksikan kekayaan data dan ketajaman analisis Prof. Martin van Bruinessen tentang dunia pesantren. Buku ini telah menjadi klasik dan wajib dibaca siapa saja yang ingin mengkaji dan meneliti tentang kitab kuning, pesantren, dan tarekat di Indonesia. Mengabaikannya, pengkajian akan menjadi tak lengkap. Akan ada hal besar yang terasa hilang…. selengkapnya
Rp 122.400 Rp 144.000Penulis : Mayasuri Presilla (editor) Tebal : 152 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Globalisasi adalah sebuah fenomena dunia tanpa batas. Menurut asal katanya, global artinya mendunia, sedangkan sasi adalah proses. Dengan demikian secara harfiah, globalisasi adalah proses mendunia. Definisi globalisasi sendiri telah banyak diberikan oleh para ahli. Al-Rodhan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : M.D. La Ode Tebal : xxiv + 406 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia dan LIPI Deskripsi: Selama era Orde Baru keterlibatan kelompok Etnis Cina Indonesia (ECI) dalam politik dibatasi. Namun sejak awal era Reformasi 1998, kelompok ECI bebas untuk terlibat dalam politik sebagai pengurus parpol, anggota legislatif, dan… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Penulis : Ali Khomsan, dkk. Tebal : xii + 132 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Kemiskinan merupakan masalah kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain ,pendapatan, pendidikan, lokasi, gender, dan kondisi lingkungan. Kemiskinan di Indonesia dicirikan oleh banyaknya rumah tangga yang berada di sekitar garis kemiskinan…. selengkapnya
Rp 32.000 Rp 40.000Penulis : Ainur Rofiq al Amin Tebal : 254 hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : Buku ini membahas konsep negara Islam versi Hizbut Tahrir Indonesia. Lewat buku ini, penulis mengkaji aspek epistemologis dan ideologis dari konsep khilafah yang terdapat dalam kitab-kitab, buku-buku, dan tulisan-tulisan yang diterbitkan, serta pengamatan dan keterlibatan penulis di… selengkapnya
Rp 83.300 Rp 98.000Penulis : David Goldblatt Tebal : 352 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Dalam ilmu-ilmu sosial dan politik kontemporer, degradasi lingkungan menyedot perhatian besar. Persoalan ini kini menjadi kenyataan yang tak terhindarkan. Dan, David Goldblatt, lewat analisisnya yang tajam, berusaha menilik apakah teori sosial kontemporer dapat membantu kita memahami… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Penulis : M. Imdadun Rahmat Tebal : hlm Ukuran : cm Penerbit : LKiS Deskripsi : Topik tentang hubungan Islam dan kebangsaan selalu menarik perhatian banyak pihak, termasuk penulis buku ini. Raison d’atre-nya adalah suatu ikhtiar intelektual dan aktivisme sosial-kebudayaan-keagamaan dalam mencari kesesuaian (kompatibilitas) antara keislaman dan keindonesiaan. Buku ini dapat diposisikan sebagai bagian dari… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Buku Pembangunan Sosial: Teori dan Praktik ini mengantarkan pembaca untuk familiar dengan diskusi-diskusi pembangunan sosial di berbagai belahan dunia dalam rentang waktu lima puluh tahun terakhir. Penulis menggarisbawahi bahwa kebutuhan untuk memanfaatkan kekuasaan dan sumber-sumber negara untuk pembangunan sangatlah besar. Walaupun penulisan buku ini berangkat dari kerangka sosial demokrasi, penulis juga mengadaptasikan kerangka tersebut dalam konteks pembangunan… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Zeffry Alkatiri Tebal : xii + 204 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Dalam sejarah tercatat, di wilayah Eropa Barat, Tengah, dan Timur sering terjadi konflik bersenjata antarnegara. Konflik yang dapat dikatakan besar adalah pada PD I dan PD II yang melibatkan puluhan negara di wilayah… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Buku ini diawali dengan mengulas problem ketidakpercayaan (distrust) yang jamak terjadi di antara para pemangku kepentingan di sektor pengadaan barang/jasa pemerintah Indonesia. Uniknya, kecurigaan terjadi bukan saja karena ASN yang terlibat pengadaan dituding oleh aneka pihak bahwa mereka telah melakukan penyimpangan, tetapi juga karena terdapat aneka oknum aparat penegak hukum (APH) yang diindikasikan memeras ASN… selengkapnya
Rp 79.900 Rp 94.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.