● online
- Manajemen Penilaian Kinerja Karyawan edisi revisi
- Advanced Engineering Mathematics
- Kebudayaan Pembangunan dalam Perspektif Sejarah
- Cara Mudah Menyusun Skripsi dan Tugas Akhir
- Asia Tenggara Dalam Kurun Niaga 1450-1680 Jilid 2:
- Online Game for Your Better English
- Landasan Pendidikan untuk Guru dan Calon Guru Dile
- Mekanika Kekuatan Material Tingkat Lanjut Edisi 3
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Catatan Pinggir Sejarah Aceh
Rp 68.000 Rp 85.000| ISBN | 978-979-461-855-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Catatan Pinggir Sejarah Aceh
Penulis : M. Dien Madjid
Tebal : xiv + 430 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Buku ini merupakan cahaya di tengah gulita yang menyenandungkan kisah heroisme Teungku Husin Lueng Bata. Selaksa peristiwa yang dijelajahinya senantiasa aktual untuk ditelaah di era posteknologi seperti sekarang ini, kendati raganya hancur menyatu dengan debu waktu, namun suaranya akan tetap menggelegar dari liang lahatnya.
Yang terpenting dari semua ini adalah upaya memekarkan pekik sorak patriotisme dan nasionalisme yang kian pudar. Keberanian Teungku Husin mengusir Belanda dengan segala kepongahannya, tak ubahnya seperti perjalanan sebuah bangsa yang menghadapi badai besar berupa cobaan yang mendera, baik dari luar maupun dari dalam. Terlebih penjajahan yang tervisualisasi di masa ini adalah penjajahan ide, yang kerap kali mengaburkan pandangan. Terlihat baik namun jahat. Di era kekinian, memupuk patriotisme dan rasa cinta akan kebangsaan, persaudaraan, dan visi kemandirian, merupakan nilai-nilai keutamaan yang dapat dipetik dari kisah heroic Husin Leung Bata.
Belum lagi ketika menimbang keadaan sosial tempat Husin Lueng Bata berjuang, segera tubuh ini dilemparkan ke ranah penuh dengan kegetiran, ketakutan, namun tersembul pula keinginan untuk angkat senjata melawan segala bentuk penindasan. Nah, di era kontemporer, persiapan untuk berjuang tentu lebih kompleks dan beragam. Banyak hal yang harus dilakukan untuk mendandani keindonesiaan yang kian abstrak ini.
Tags: obor indonesia, sejarah
Catatan Pinggir Sejarah Aceh
| Berat | 480 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.484 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Studi tentang sejarah perkotaan akhir-akhir ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Perkembangan studi ini tidak lepas dari pengaruh perkembangan kontemporer tentang masalah sosial, ekonomi, politik dan budaya yang mulai bergeser ke wilayah perkotaan. Kota-kota di Indonesia mulai bergerak menuju sebuah identitas baru meninggalkan identitasnya yang lama. Perubahan ini hasil dari aplikasi modernisasi yang mulai bergulir… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Suatu penulisan sejarah membutuhkan buku pegangan metodologi sejarah, bila penulis ingin mempertanggungjawabkan karyanya secara ilmiah. Hingga kini di Indonesia, kita belum memiliki buku pegangan metodologi sejarah yang ditulis asli dalam bahasa Indonesia. Baru sekarang inilah (1992) pakar sejarah kita, Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo yang sejak tahun 1950-an memelopori studi sejarah Indonesia dengan pemikiran-pemikiran baru, dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 138 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Hampir tidak ada orang yang menolak betapa zhalim dan keras kepalanya bangsa Yahudi. Mereka tak henti-hentinya melakukan perusakan, kekerasan, dan kezhaliman kepada orang-orang tak bersalah. Bahkan, terhadap nabinya sendiri, mereka berbuat aniaya. Sikap buruk dan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Pratiwo Tebal : 334 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 85.000 Rp 100.000Selama lebih dari seribu tahun, Konstantinopel adalah pusat dunia Barat sekaligus pertahanan Kristen terhadap Islam. Selama itu pula kota ini tak lepas dari ancaman, namun selalu selamat dari penyerangan rata-rata setiap empat puluh tahun. Hingga akhirnya, sultan Usmani, Mehmet II, pemuda 21 tahun yang haus keagungan, berhasil melewati tembok pertahanan kota dengan bala tentaranya yang… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Pada 1482, Abu Abdallah Muhammad XI (di Barat dikenal dengan Boabdil) menjadi Raja Muslim ke-23 di Granada. Namun siapa sangka kalau ia akan menjadi raja yang terakhir. Buku ini mengulas pemerintahannya yang penuh bencana dan kekalahan pahit mengakhiri tujuh abad kekuasaan Muslim di Spanyol. Ini adalah kisah penuh aksi tentang intrik, pengkhianatan, kekejaman, kelicikan, kesopanan,… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Aman dan Muhammad Fendi Aditya Tebal : xii + 198 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Membahas sejarah tata negara baik secara makro maupun mikro, berarti masuk ke kawasan politik. Wilayah politik itu sendiri dapat dikaji dari segi: sejarah politik, sosiologi politik, antropologi politik, dan ilmu politik…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Palestina adalah tanah istimewa dan sangat bersejarah. Menjadi bagian dari wilayah Bulan Sabit Subur yang terkenal dengan peradaban besar umat manusia pada masa lalu, ia adalah tempat lahirnya para nabi dan rasul (Yudaisme dan Kristen) pembawa risalah Tuhan dengan misi membawa manusia kepada kebaikan, kemajuan, kedamaian, dan keharmonisan. Namun, akibat ulah tangan-tangan rakus politik dan… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Leo Agung dan T. Suparman Tebal : 192 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada umumnya orang mengira bahwa mata pelajaran sejarah merupakan mata pelajaran yang kurang penting. Pelajaran sejarah merupakan mata pelajaran yang harus dihafalkan. Menghafal ialah apabila dapat mengingat hal sesuatu dengan setepat tepatnya. Seolah-olah… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.