● online
- Antropologi Ekologi....
- Musuh Masyarakat....
- Eight Pillars of Prosperity: Delapan Pilar Kemakmu....
- Menuju Lentera Merah: Gerakan Propagandis Komunis ....
- Penyakit Tumbuhan; Dimensi Waktu dan Ruang....
- Agama dan Budaya sebagai Basis Pendidikan Karakter....
- Konseling Anak-Anak dan Remaja....
- Pengantar Psikodiagnostik....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Geger Sepehi dan Pengaruh Inggris di Kesultanan Yogyakarta 1812-1816 M
Rp 55.250 Rp 65.000| ISBN | 978-623-6003-98-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Geger Sepehi dan Pengaruh Inggris di Kesultanan Yogyakarta 1812-1816 M
Penulis : Makbul Mansyur
Tebal : 156 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Manggu
Deskripsi :
Melalui Kapitulasi Tuntang pada 1811, Inggris menggantikan Belanda untuk menguasai Jawa. Semua wilayah di Jawa tunduk pada Inggris, kecuali Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang saat itu dipimpin oleh Hamengkubuwono II. Karena ia menolak kedaulatan asing, maka Inggris melakukan penaklukan militer untuk menundukan Yogyakarta pada 18 sampai 20 Juni 1812 M. Tentara yang dikerahkan Inggris untuk menyerang keraton kebanyakan berasal dari India yang dikenal dengan Brigade Sepehi. Pasca penaklukan Keraton Yogyakarta oleh Inggris, terjadi penjarahan barang berharga milik keraton dan karya intelektual. Selain itu, terjadi perubahan tatanan adat keraton karena pertamakalinya negara asing berkuasa penuh atas Kesultanan Ngayogyakarta. Dalam 5 tahun, Inggris memberikan berbagai pengaruh di kesultanan ini.
Untuk menganalisis dan merekonstruksi peristiwa Geger Sepehi, penulis merumuskan masalah yang akan dibahas dengan pembahasan mengenai latar belakang terjadinya geger, proses terjadinya, dan berbagai pengaruh Inggris setelah berhasil menundukan Yogyakarta. Pembahasan dalam buku ini menggunakan pendekatan sosial politik untuk memahami keadaan masyarakat Yogyakarta pada masa tersebut sekaligus juga mengetahui keadaan politik di keraton yang membuat peristiwa geger tersebut terjadi.
Geger Sepehi dan Pengaruh Inggris di Kesultanan Yogyakarta 1812-1816 M
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 170 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Hegar Valdmar Revaldo Tebal : 136 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kepercayaan terhadap hal-hal yang tidak dapat dipastikan kebenarannya memang tergolong cukup aneh. Meskipun begitu, tidak dapat dipungkiri bahwa sebagian manusia masih menempatkan mitos sebagai sesuatu yang penting. Bahkan, di abad modern sekalipun manusia masih… selengkapnya
Rp 32.300 Rp 38.000“Para tiran awal mungkin semua kaya dan pebisnis, tetapi kekayaan dan aktivitas bisnis mereka bukan dasar atau fitur pembeda dari pemerintahan mereka.” —Percy Neville Ure Abad ke-7 dan ke-6 Sebelum Masehi (SM) merupakan salah satu periode paling penting dalam sejarah dunia. Pencapaian terbesar bangsa Yunani bermula dari dua abad tersebut, baik di bidang kesusastraan, seni,… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Tulisan tentang Kesultanan Palembang ini penting dalam tiga hal. Pertama, pengalaman Palembang mengungkapkan beberapa aspek dari tradisi politik kerajaan-kerajaan di Indonesia. Kedua, beberapa ciri khas dari kerajaan maritin yang berbeda sifatnya dengan kerajaan agraris, juga kelihatan dengan agak jelas. Dan ketiga, dari tulisan ini kita dapat mengerti corak hubungan dan konflik antara kerajaan di Tanah… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Hanno Sauer Tebal : 432 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Apa yang membuat kita menjadi makhluk bermoral? Bagaimana kita memutuskan apa yang benar dan salah? Apakah nilai moral bersifat universal, atau hanya produk budaya dan zaman? Dalam buku visioner ini, Hanno Sauer menelusuri lima juta… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Penulis : Wahjudi Djaja Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 244 hlm Penerbit : Ombak Deskripsi: Salah satu episode sejarah umat manusia yang mempengaruhi begitu banyak peristiwa dunia adalah Sejarah Eropa. Itulah di mana manusia menapaki fase kehidupannya dengan beragam peristiwa, pemikiran, penemuan, interaksi, konflik, dan perundingan atau perdamaian. Rekaman dan dokumen menyangkut… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini ditulis dalam rangka memotret sejarah kekejian Israel terhadap bangsa Arab Palestina sejak pra-kemerdekaan (kemerdekaan Israel: 14 Mei 1948) hingga sekarang yang, saat buku ini ditulis, masih sedang berlangsung (Perang Israel-Gaza 2024). Titik sorot yang diambil adalah kekejian yang dilakukan terhadap warga sipil tak bersenjata, bukan pada pejuang Palestina bersenjata. Sebab, menurut Protokol Jenewa… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Agus Joko Manteus Tebal : 118 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku Pegangan Sejarah Gereja Indonesia disusun untuk mengajak pembaca menelusuri perjalanan panjang peristiwa demi peristiwa yang terjadi di tanah air dalam kaitannya dengan karya Allah. Dengan pendekatan yang komprehensif, buku ini menghadirkan gambaran luas sekaligus… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Pada 1828, saat melakukan perjalanan dari Madrid, Washington Irving menyempatkan singgah di Granada, Spanyol. Pada pandangan pertama, ia pun terpukau dengan kota tersebut dan menggambarkannya sebagai “kota paling indah dan memesona, terletak di salah satu lanskap terindah.” Ia segera meminta izin kepada otoritas setempat untuk memasuki istana dan menelusuri keindahan bangunan bersejarah tersebut. Sepanjang perjalanannya,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Pembangunan jalan kereta api yang dimulai pada tiga dasawarsa ketiga akhir abad ke-19, merupakan bagian dari pengenalan teknologi Barat di Hindia Belanda. Jalan kereta api merupakan perkembangan dari kebutuhan sarana transportasi, yang sebelumya sudah dibangun jalan raya. Sebelum jalan kereta api dibangun, di Hindia Belanda telah terbangun jaringan jalan, mulai dari jalan setapak hingga jalan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000“Buku yang ditulis Gerry van Klinken ini merupakan sumbangan penting di bidang studi kewargaan, tidak hanya di Indonesia melainkan di seluruh dunia. Berlawanan dengan paradigma bapakisme (patronase-klientelisme) yang umum di Selatan Global, penulis menunjukkan bahwa konsep kesamarataan, keadilan, keikutsertaan, inklusivitas, dan mobilisasi menjadi kekuatan yang sangat berarti dalam sejarah Indonesia. Ide-ide ini memberikan semangat berbuat… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.