● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Surabaya 1945; Sakral Tanahku
Rp 112.000 Rp 140.000| ISBN | 978-979-461-638-3 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Surabaya 1945; Sakral Tanahku
Penulis : Frank Palmos
Tebal : xviii + 462 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Surabaya 1945: Sakral Tanahku mengungkap sejarah lengkap tegak berdirinya RI di tahun 1945 melalui kesaksian para pelaku sejarah, detil-detil perjuangan, pengorbanan para pejuang dan taktik mereka dalam mempertahankan kemerdekaan. Nyawa merenggang dan kekerasan mewarnai masa awal RI antara Agustus dan Desember 1945. Dengan berani, pejuang di Surabaya mencapai tiga capaian: menaklukkan pasukan Jepang dan melucuti senjatanya, melawan dan menggagalkan kekuatan Belanda yang hendak mengambil kembali bekas jajahannya, dan menantang tentara gabungan Inggris-India dengan misi mereka memulangkan pasukan Jepang yang telah kalah perang dan membantu Belanda berkuasa kembali di Hindia Timur (Indonesia).
Yang tak banyak diketahui adalah bahwa setelah proklamasi kemerdekaan, pasukan Inggris dan Jepang dengan cepat mampu menguasai Jakarta dan secara brutal menumpas tuntutan merdeka di Bandung, Bogor, Cirebon, dan Semarang. Pada bulan Oktober 1945 pasukan Inggris mendarat di Surabaya dengan tujuan untuk menaklukkannya, namun mereka gagal.
Hanya di Surabaya, pejuang RI mampu memberikan perlawanan yang berarti bagi pasukan Jepang dan Inggris-India. Para Arek Suroboyo, di bawah arahan jitu para tokoh nasionalis lokal, melucuti senjata tentara Jepang, menggagalkan usaha Belanda menundukkan Surabaya dan akhirnya menggempur pasukan Inggris-India di bulan Oktober 1945. Wilayah RI pertama yang secara riil merdeka adalah kota Surabaya, dan karena itu penduduknya adalah WNI pertama yang mengecap kemerdekaan.
Buku karya sejarawan Dr Frank Palmos menyajikan kisah-kisah 99 hari heroik yang bergolak di Surabaya dari tanggal 22 Agustus hingga 30 November 1945, sebuah rangkaian peristiwa yang memutuskan harapan Belanda dan Inggris untuk berkuasa kembali.
Surabaya 1945; Sakral Tanahku
| Berat | 500 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.616 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Moehkardi Tebal : 508 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Akademi Militer Yogyakarta tak bisa dilepaskan dari kisah sejarah revolusi nasional Indonesia. Hal itu disebabkan menulis sejarah Akademi Militer Yogyakarta hakikatnya menulis sejarah mikro, bagian dari sejarah nasional Indonesia. Dipandang sepintas dari kacamata sejarah nasional, nilainya… selengkapnya
Rp 112.200 Rp 132.000Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Syamsul Bakri Tebal : 396 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : LKiS Deskripsi: Dalam penggalan sejarah pergerakan di Indonesia, terdapat komunitas masyarakat yang melakukan aktualisasi ajaran Islam dalam gerakan komunisme. Hal itu dilakukan dengan jalan menemukan titik temu, dan menghilangkan pemahaman yang menjauhkan di antara keduanya. Adaptasi ini kemudian berkembang menjadi… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Adrian Perkasa Tebal : 164 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Kediri adalah pusat dari peradaban Jawa, di mana seni, budaya, dan agama berkembang pesat serta menandai era kejayaan sebelum kemunculan Majapahit.”—Slamet Muljana, penulis Menuju Puncak Kemegahan. “Kerajaan Kediri adalah satu dari kerajaan tertua di Jawa yang menorehkan sejarah dengan pengaruhnya dalam bidang sastra, seni, dan politik.”—Purwadi, penulis Sejarah Raja-Raja Jawa. Kerajaan Kediri bukan hanya salah… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Sofwan Noerwidi (Editor) Tebal : 184 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Pustaka Obor Indonesia Deskripsi : Secara geografis, Riau terletak di bagian tengah pantai timur Sumatra, berhadapan dengan Selat Melaka. Pada Juli 2004, kawasan ini secara administratif dibagi menjadi dua, yakni Provinsi Riau yang mencakup daratan utama di Pulau… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 367 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Penciptaan NKRI yang amat panjang dan melelahkan sejatinya adalah anak kandung dari pemikiran-pemikiran progresif yang bertumpu kepada nilai kemanusiaan, baik kebebasan, kesetaraan maupun kesejahteraan manusia. Kondisi amat buruk yang dialami bangsa ini… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Denise A. Spellberg Tebal : 488 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pada 1765, sebelas tahun menjelang Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat (AS), Thomas Jefferson membeli al-Quran. Rupanya, ini menandai awal dari minatnya yang panjang terhadap Islam. Setelah itu, ia terus mencari sejumlah buku tentang… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Harry A. Poeze Ukuran : 16 x 24 cm Tebal : 414 hlm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia dengan menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Ia tinggal di sebuah kampung kecil di Jakarta dan kemudian bekerja sebagai mandor buruh tambang batu bara… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.