● online
- Maraqi al-‘Ubudiyyah (HC)
- Konseling Kesehatan Mental Klinis
- Seri Yuk Mewarnai Buah Indonesia 2
- Elektronika Digital
- Evaluasi dan Penilaian Pembelajaran Kurikulum 2013
- Perawatan Luka dengan Pendekatan Multidisiplin
- Persiapan Diri Menghadapi TOEFL PBT-CBT-IBT, Plus
- Reproduksi dan Obstetri Veteriner (Edisi Kesembila
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Genealogi Moral
Rp 63.750 Rp 75.000| ISBN | 978-623-305-457-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Filsafat |
Penulis : Friedrich Nietzsche
Tebal : 220 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Basabasi
Genealogi Moral
Pemikiranku tentang genealogi moral mempunyai bentuk singkat dan sementaranya dalam kumpulan aforisme berjudul Human, all-too-Human, a Book for Free Minds. Aku menulis buku itu pada sebuah musim dingin di Sorento yang membuatku beristirahat dari rimba pikiranku yang liar serta buas. Kala itu musim dingin 1876-1877; namun, pikiran tersebut datang kepadaku lebih awal. Dan ide-ide yang serupa pula inilah yang kuharap berlanjut dalam buku ini: mari kita meyakinkan diri bahwa jeda yang lama ini membuatnya makin matang, sempurna, jernih, dan jelas. Setidaknya, fakta bahwa aku masih memegang pemikiran ini hingga sekarang, bahwa selama bertahun-tahun pemikiran ini terus berkelindan dengan pemikiran lainnya, mendorongku untuk percaya sejak awal bahwa pemikiran ini tidaklah terisolasi ataupun teragitasi, melainkan tumbuh dari akar banal, dari sebuah hasrat utama pengetahuan, diciptakan jauh mendalam pada batas-batas dan tuntutan-tuntutan yang kian bertambah.
Kita membutuhkan kritik terhadap nilai-nilai moral, dan untuk tujuan ini, diperlukan pengetahuan tentang kondisi dan keadaan tempat nilai-nilai ini tumbuh, dan di mana mereka mengalami evolusi dan distorsi (moralitas sebagai akibat, sebagai gejala, sebagai topeng, sebagai Tartuffisme, sebagai penyakit, sebagai kesalahpahaman; tetapi juga moralitas sebagai sebab, sebagai stimulan, sebagai perangsang, sebagai rintangan, sebagai obat), terutama karena pengetahuan semacam itu belum ada hingga saat ini. Nilai-nilai ini diterima begitu saja sebagai fakta yang tak terbantahkan, yang tidak diragukan lagi.
Friedrich Nietzsche
Terlepas polemik atas metodologi Nietzche dalam buku ini, tak bisa dipungkiri bahwa buku ini menawarkan daya ungkap yang kuat terhadap wacana moralitas, salah satunya mengenai “moralitas aristokrat” dan “moralitas budak”. Dengan pendekatan psikologi sosial, Nietzsche membedah ragam interaksi manusia dan konsekuensinya secara timbal balik terhadap kesadaran manusia terkait moralitas. Karena itu pula, baginya, budaya dan moralitas bukanlah kebenaran abadi, melainkan buatan manusia.
Genealogi Moral
| Berat | 250 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 446 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Konsumerisme merupakan isu yang lekat pada kehidupan manusia modern dewasa ini. Ketika kita merunut awal mula kemunculannya, konsumerisme sangat dekat dengan hasrat-hasrat terkait pencarian manusia terhadap kekuasaan dan kesenangan yang dianggap sebagai suatu nilai mendasar yang perlu untuk dikejar atau dipenuhi dalam hidup. Konsumerisme juga berkaitan erat dengan variabel ekonomi yang dipandang secara deterministik. Nilai-nilai… selengkapnya
Rp 52.700 Rp 62.000Penulis : Erich Fromm Tebal : 116 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Berabad-abad lamanya, para nabi, agamawan, penguasa, pemerintah, polisi, industrialis, dan orang tua menanamkan kata-kata berikut ke benak kita: kepatuhan adalah kebajikan yang utama, sedangkan ketidakpatuhan adalah keburukan yang nista. Tetapi, sekarang, mari kita putar 180 derajat cara pandang ini dan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Filsafat merupakan induk segala ilmu pengetahuan. Jika diibaratkan orang tua dan anak, filsafat itu orang tuanya, sementara cabang-cabang ilmu pengetahuan lain adalah anak-anak filsafat. Sebab, esensi filsafat adalah berpikir, yang menjadi dasar bagi seluruh cabang ilmu pengetahuan. Dalam ranah praksisnya, belajar filsafat memberikan banyak manfaat bagi kita ketika hidup bermasyarakat. Orang yang belajar filsafat akan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Agus Hiplunudin Tebal : 170 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Buku Filsafat Ilmu ini menjelaskan filsafat, Ilmu Pengetahuan, Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi dalam Filsafat, Filsuf Pra-Socrates, Yunani, Filsuf Terbesar Yunani Socrates Plato dan Aristoteles, Helenistik, dan Filsafat dan Tradisi Ilmiah. Filsafat adalah kajian masalah mendasar dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Abu Yasid Tebal : 316 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “Pondok pesantren adalah lembaga pendidikan tradisional Islam untuk mempelajari, memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dengan menekankan pentingnya moral keagamaan sebagai pedoman perilaku sehari-hari.” Zamakhsyari Dhofier, cendekiawan dan penulis buku Tradisi Pesantren. Pembahasan tentang pendidikan pesantren… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Buku yang mengulas mengenai sosok Alfred Schutz, terlebih metodologinya, dapat dikatakan tidak banyak tersedia di tengah dunia akademik. Padahal, sosok Alfred Schutz merupakan salah satu tokoh penting baik dalam ranah ilmu sosial maupun filsafat. Dalam ranah filsafat, ia dikenal sebagai sosok yang mendalami tradisi fenomenologi Husserlian. Dalam ranah ilmu sosial, khususnya sosiologi, ia mendalami proyek… selengkapnya
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Plato Tebal : 356 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Apologia Socrates berisi catatan pidato yang dibuat Socrates di persidangan ketika dia dituduh tidak mengakui dewa-dewa yang diakui negara, menciptakan dewa-dewa baru, dan merusak para pemuda Athena. Namun, ucapan Socrates sama sekali berbeda dengan “permintaan maaf” dalam… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Agama sudah menjadi bagian integral dari kebudayaan manusia selama ribuan tahun, namun hanya dalam dua abad terakhir ini para pemikir meyakini bahwa agama bisa dijelaskan dengan analisis kritis dan ilmiah. Kapan dan bagaimana agama muncul? Kekuatan atau motif apa yang menciptakannya? Apakah agama itu rasional atau emosional? Apakah agama dapat memenuhi kebutuhan individu atau masyarakat?… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Erich Fromm Tebal : 242 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pandangan Erich Fromm yang seimbang mengenai sumbangan Freud kepada pengertian kita mengenai diri sendiri merupakan kesimpulan yang tepat untuk karier termasyhur pengarangnya—dan suatu penjelasan yang gamblang dan ringkas atas karya sang psikoanalis terbesar. Fromm adalah jenis… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Ma’an Ziyadah Tebal : 260 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : Buku ini merupakan sebuah Tesis penelitian dari Ma’an Ziyadah (1938-1997) di Faculty of Graduate Studies and Research, McGill University, Institute of Islamic Studies, Kanada pada tahun 1969. Buku ini meneliti tentang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000





Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.