● online
- Petualangan Pedagang Rempah: Yang Mengubah Perjala....
- Prosedur-Prosedur Analisis Populer Aplikasi Riset ....
- Tentang Kuasa: Lingkup Kajian, Metodologi, dan Pen....
- Every Word You Cannot Say: Tentang Memaafkan dan M....
- The Alter Ego Effect....
- Geologi Umum Bagian Kedua....
- Glosarium Psikologi Forensik....
- Panduan Lengkap Belajar CorelDRAW X8....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Harmoni Keluarga Beda Agama: Komunikasi Antarkeluarga dalam Menjalankan Praktik Keagamaan
Rp 102.000 Rp 120.000| ISBN | 978-623-8234-24-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Penulis : Nia Kurniati Syam
Tebal : - hlm
Ukuran : 17,5 x 25 cm
Penerbit : Manggu
Harmoni Keluarga Beda Agama: Komunikasi Antarkeluarga dalam Menjalankan Praktik Keagamaan
Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan adat istiadat, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan, pelaksanaan agama bisa dipengaruhi oleh adat istiadat daerah setempat.
Setiap insan manusia tentu memiliki kepercayaan dan keyakinan terhadap satu agama. Dengan agama yang dianutnya tersebut, insan manusia wajib tunduk dan patuh terhadap aturan-aturan agama tersebut. Selain itu, insan manusia yang menganut agama, harus menjalankan apa-apa yang diperintahnya dan menjauhkan dirinya dari apa-apa yang dilarangnya.
Menganut satu agama dengan ta’at adalah kewajiban setiap insan manusia dalam agamanya masing-masing. Oleh sebab itu, mendalami ilmu agama yang dianut adalah sebuah kewajiban bagi setiap insan manusia. Karena, dengan pemahaman agama yang dianut, tentu insan manusia tersebut akan menjalankan agamanya dengan bersunguh-sungguh.
Menganut dan menjalankan agama yang dianut oleh seorang insan manusia, bukan berarti mencela atau menyalahkan agama lain yang orang lain anut. Toleransi dalam beragama bukan berarti harus menjalankan atau ikut serta perayaan agama lain. Tetapi, membiarkan orang lain untuk menjalankan ketentuan-ketentuan agama yang dianutnya dengan aman dan nyaman. Yaitu, tanpa merasa terganggu oleh kita yang menganut agama yang berbeda.
Di Indonesia, agama yang diakui sebagai agama yang boleh dianut oleh masyarakatnya ada 6, yaitu: Islam, Katolik, Kristen, Budha, Hindu, dan Konghucu. Selain keenam agama tersebut, aliran kepercayaan juga diakui sebagai kepercayaan yang masih banyak dianut oleh masyarakat Indonesia. Dan, semua masyarakat Indonesia dapat perlindungan hukum dari negara untuk menjalankan agamanya masing-masing.
Akulturasi masyarakat sudah pasti ada dalam kehidupan masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat Dunia. Akulturasi tersebut dilatarbelakangi oleh adanya interaksi antara manusia satu dengan manusia lainnya. Interaksi tersebut tentu akan melibatkan manusia, baik dalam bidang ekonomi (seperti perdagangan), sosial, budaya, dan lain sebagainya. Interaksi tersebut tentu tidak memandang agama yang dianut seseorang. Dengan begtu, interaksi atar penganut agama juga pasi akan terjadi.
Semua insan manusia dianugrahi Tuhan begitu banyak. Salah satunya adalah rasa cinta yang tumbuh dalam dada setiap insan mansuia. Cinta terhadap lawan jenis, laki-laki mencintai perempuan atau perempuan yang mencintai laki-laki, merupakan salah satu anugerah Tuhan yang memberikan manfaat banyak bagi kehidupan manusia.
Pasangan suami-istri yang mengarungi hidup berumah tangga sampai memiliki keturunan adalah didasari dan diawali adanya rasa cinta dalam diri masing-masing (laki-laki dan perempuan). Rasa cinta itulah membuat keluarga dapat utuh dan menjalankan kehidupan berumah tangga dengan harmonis.
Harmoni Keluarga Beda Agama: Komunikasi Antarkeluarga dalam Menjalankan Praktik Keagamaan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 429 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Artikel-artikel ini, setelah empat puluh lima tahun, untuk pertama kalinya dikumpulkan dan dicetak dalam bentuk buku. Artikel-artikel ini menjadi pernik-pernik yang tak ternilai harganya bagi karya Marx tentang coup d’etat Napoleon II (Der Achtzehnte Burmaire des Louis Bonaparte). Artikel-artikel dan karya tersebut dibuat dalam periode yang sama, dan keduanya oleh Engels disebut sebagai “karya yang… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Khaerul Umam Noer, Titiek Kartika H, dkk. (Editor) Tebal : xvi + 298 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Angka kekerasan seksual di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Catatan Tahunan Komnas Perempuan (2021) mencatat, dalam kurun waktu 12 tahun, kekerasan seksual meningkat sebanyak 792%. Kekerasan seksual… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000“Tak banyak akademisi yang pandai menulis esai. Dari yang tak banyak itu, lebih sedikit lagi yang sempat menulis esai. Lebih-lebih jika ia telah menduduki jabatan: dekan, rektor atau dirjen misal. Mujiburrahman adalah pengecualian. Di sela kesibukannya sebagai rektor, ia masih sempat dan rutin menulis esai. Esai penting karena bisa menjadi jembatan untuk menemui masyarakat kebanyakan…. selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Edward S. Kennedy Tebal : xviii + 248 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Buku Mojok Deskripsi : Born Outlaw adalah 33 catatan tentang aksi mafia, kartel, pembangkang, dan anarkis di berbagai belahan dunia. Tidak hanya perihal kejahatan yang mereka lakukan, tetapi juga berbagai faktor yang menjadi pendorongnya.
Rp 66.300 Rp 78.000Penulis : Jan J.J.M. Wuisman Tebal : 468 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini, Penelitian Ilmu Sosial: Meneladani Pendekatan Sistematis adalah kelanjutan dari buku Teori dan Praktek: Memperoleh kembali kenyataan supaya memperoleh masa depan. Jika dalam buku kedua penulis mengurai permasalahan pemanfaatan ilmu sosial dan ilmu lain… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Penulis : Dadang Suhandar dan Enas Tebal : 104 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sebagai salah satu moda transportasi yang digerakkan oleh tenaga manusia, becak sempat menjadi andalan bagi sebagian warga Yogyakarta. Lajunya yang relatif lebih cepat daripada berjalan kaki, kemampuannya dalam mengangkut penumpang, baik manusia maupun barang,… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Lucia Ratih Kusumadewi (Editor) Tebal : x + 92 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Pengelolaan pendidikan di Indonesia hari ini, cenderung mengedepankan urusan-urusan trivial dan melupakan masalah fundamental dalam pendidikan. Selain terjebak dalam pemaknaan pendidikan modern-populis yang sempit dan kurang mengakar pada filosofi pendidikan yang kuat,… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 50.000Penulis : Endang Turmudi (Editor) Tebal : xiv + 246 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Berbagai konflik pernah terjadi di wilayah Indonesia. Ada konflik yang berlatar belakang primordial, ada yang berakar pada persaingan ideologi dan kekuasaan, dan ada pula yang dilandasi oleh sentimen status sosial ekonomi. Konflik… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Suan Juanjuan dan Du Peng (Ed.) Tebal : 348 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Tiongkok memiliki populasi lansia terbesar di dunia. Pada 2015, jumlah orang yang berusia 60 atau lebih di Tiongkok mencapai 220 juta. Populasi yang menua telah memiliki dampak besar pada pertumbuhan ekonomi,… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : Huston Smith Tebal : 328 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Basabasi Deskripsi : Dalam beberapa hal, Tuhan sama sekali tak terjangkau rasio manusia, yakni saat Dia tertransenden dari segala bentuk deskripsi. Huston Smith Ironisnya, setelah kita menggali tradisi mistik dari arus utama kebudayaan dan menyatakannya tidak relevan dengan zaman… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.