Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Dear Future Husband
- Nihilisme: Derrida dan Masalah Metafisika
- Yang Gaib dan Yang Kasatmata : The Seen and The Un
- Tembang Talijiwo
- Model dan Paradigma Teori Sosiologi Sastra
- Cara Mudah Menjadi Mahasiswa/i Tajir di Era Digita
- Ibnu Rusyd: Biografi dan Intisari Filsafatnya
- Aqidah Aswaja Perspektif Imam Maturidi
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
K.H. Ali Maksum: Ulama, Pesantren, dan NU
Rp 131.750 Rp 155.000| ISBN | 978-602-6610-11-9 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Penulis : Ahmad Athoillah
Tebal : hlm
Ukuran : cm
Penerbit : LKiS
K.H. Ali Maksum: Ulama, Pesantren, dan NU
Ketika nyantri di Pesantren Krapyak, saya terkesan kebersahajaan KH. Ali Maksum. Beliau merupakan salah satu ulama khos, yang berpenampilan sederhana dan dekat dengan para santrinya. Setiap menjelang subuh membangunkan para santrinya melalui pengeras suara satu per satu khususnya mereka yang tinggal di Komplek H yang terdiri dari anak-anak kuliahan. Dalam setiap pengajian terutama ngaji tafsir Quran setiap ba’da magrib beliau tidak pernah lupa menanamkan kecintaan para santrinya terhadap tanah air melalui khidmat di NU dan inilah yang termaktub dalam syair gubahannya, nyanyian dzikir sangkan paraning dumadi. Syair tersebut memuat nasihat tentang pedoman dalam menempuh kehidupan.
Kebersahajaannya tersebut menurun dari ayahnya, KH. Maksum (di kalangan pesantren sering dikenal panggilan “Mbah Maksum Lasem”), kiai legendaris pengasuh Pesantren Al-Hidayah di Lasem, Rembang. Pada saat kepemimpinannya, terdapat desakan akan Pancasila dijadikan asas tunggal. Sekitar tahun 1982 pemerintahan Soeharto berencana memberlakukan Pancasila sebagai asas tunggal bagi semua ormas, sehingga KH Ali Maksum, KH Mujib Ridwan, KH Imron Hamzah, KH Sahal Mahfudz, dan lain sebagainya untuk keliling Jawa silaturahmi kepada para kiai untuk diminta pendapatnya. Salah satunya adalah KH. Hamid Kajoran.
K.H. Ali Maksum: Ulama, Pesantren, dan NU
| Berat | 400 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.606 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Almas Isa Muazzam Tebal : 188 hlm Ukuran : Penerbit : Laksana Deskripsi : Pada tahun 2009, Habib Umar bin Hafidz menempati urutan ke-36 sebagai ulama yang sangat berpengaruh di dunia. Sepuluh tahun kemudian, yakni pada 2019, beliau menempati urutan ke-8 sebagai ulama yang sangat berpengaruh di dunia. Pertanyaannya, apa yang menyebabkan reputasi,… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Emalia Iragiliati Sukarni Tebal : xii + 428 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Siapakah di antara pemuda yang berada di balik Peristiwa Rengasdengklok? Salah satu di antara pemuda yang berperan penting dalam peristiwa tersebut bernama Sukarni atau Bung Karni. Beberapa jam setelah Peristiwa Rengasdengklok, Proklamasi Kemerdekaan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : A.J. Siraj dan A.H. Mahmoud Tebal : 364 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : “Wahai Tuhanku, jika aku menyembah-Mu karena takut dari siksa neraka-Mu, maka bakarlah diriku dengan api itu. Dan, jika menyembah-Mu karena mengharapkan masuk ke surga-Mu, maka haramkanlah surga itu dari diriku. Namun, jika aku… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : K.H. Husein Muhammad Tebal : 234 hlm Ukuran : Penerbit : IRCiSoD Deskripsi : Ada banyak perempuan ulama, cendekia, intelektual, dan pemilik pengetahuan Islam yang luas serta mendalam. Bahkan, mereka boleh jadi merupakan para pejuang keadilan dan kemanusiaan. Sayangnya, sejarah dan aktivitas keilmuan serta sosial mereka tidak banyak direkam dan diabadikan oleh para… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kiai Kholil Bangkalan merupakan seorang ulama kharismatik dari Madura, tepatnya Kabupaten Bangkalan. Dijuluki syaikhona (Guru Kami) karena ia adalah gurunya para guru dan kiai (ulama) di Indonesia. Dalam kaitannya dengan NU, Kiai Kholil memiliki jasa… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penuli : M. Kamalul Fikir Tebal : 210 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : Hadirnya buku ini diharapkan dapat menjadi bahan rujukan untuk mengenal lebih dekat Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki beserta segala koontribusinya, baik melalui dakwahnya, pemikirannya, karya-karyanya, hingga melalui murid-muridnya. Dalam buku ini, pembaca dapat menemukan pembahasan… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Nama Al-Kindi sudah tidak asing lagi bagi orang yang pernah belajar filsafat Islam. Namanya melambung di dalam sejarah peradaban Islam karena ia adalah filsuf pertama di dunia muslim dan mendapatkan predikat sebagai Bapak Filsafat Arab. Ia memberikan bentuk, visi, dan cakupan bagi masa depan filsafat di dunia Islam. Upayanya yang hebat dalam memopulerkan filsafat Yunani… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam abad ke-14 di Indonesia adalah Sunan Bonang. Putra dari Sunan Ampel ini tidak hanya mendalam ilmu agamanya, tetapi juga lihai dalam bidang kesenian. Kemampuan ini kemudian dijadikannya sebagai media dakwah untuk mengajak dan menarik hati masyarakat Jawa masuk Islam. Asimilasi budaya lokal dengan ajaran Islam yang dilakukan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : Maulana Muhammad Ali Tebal : 384 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Turos Pustaka Deskripsi : Tak hanya sekadar biografi Tak hanya sekadar biografi Rasullah saw., buku ini menjadi catatan perjalanan Rasulullah sebagai pembaharu umat manusia dalam segala bidang. Tidak hanya oleh umat Islam, sejatinya Rasulullah saw. diakui sebagai sosok… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia tidak didapatkan dengan mudah. Ada banyak sekali anak bangsa yang berjuang untuk melepaskan negara tercinta ini dari tangan penjajah. Salah satu tokoh bangsa yang tidak lelah berjuang itu adalah Ki Hajar Dewantara. Kiprahnya yang fokus dalam dunia pendidikan, menjadikan tanggal lahirnya yakni 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional setiap tahunnya…. selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.