Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Budaya » Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia

Rp 68.000 Rp 80.000
Hemat Rp 12.000
ISBN978-623-139-067-7
Stok Tersedia
Kategori Budaya
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia

Penulis     : Akhmad Siddiq

Tebal         : 136 hlm

Ukuran     : 13 x 20 cm

Penerbit   : Cantrik Pustaka

Deskripsi :

Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama budaya santri tersebut membentuk jaringan keagamaan (religious networks) di Madura yang dikendalikan oleh para kiai. Akibatnya, para kiai menjadi penghubung antara ketiga unsur budaya santri tersebut. Akhmad Siddiq dalam buku ini berhasil memotret jaringan keagamaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Madura di Malaysia. Walaupun minus unsur NU dan pesantren, tetapi kehadiran para kiai dan mahasiswa asal Madura yang menggantikan peran kiai—yang di buku ini disebut kiai kongsi karena aktivitas mereka di kongsi atau tempat penampungan para pekerja—jelas membuktikan bahwa jaringan keagamaan Madura di Malaysia berkembang dan memiliki beragam fenomena sendiri, yang memiliki persamaan sekaligus juga perbedaan dengan apa yang terjadi di kampung halaman para pekerja.

Yanwar PribadiGuru Besar Antropologi Agama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) & UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

 

Tags: ,

Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia

Berat 150 gram
Kondisi Baru
Dilihat 377 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: