● online
- Senjata Hebat Para Introver: Hal-Hal yang Dianggap
- Big Data untuk Ilmu Sosial: Antara Metode Riset da
- Lost, Menghilang dan Kehilangan adalah Sepaket Kep
- Transformasi Aceh Menuju Demokrasi
- Tidak Ada yang Sempurna; Seni Memaksimalkan Kelebi
- Masyarakat Nelayan Malaysia dan Indonesia
- Organization Development And Change (Pengembangan
- Dunia Koleksi: Hulu Hilir Kepemilikan Karya Seni
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Komunitas Cina dan Perkembangan Kota Surabaya
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-258-299-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Komunitas Cina dan Perkembangan Kota Surabaya
Penulis : Handinoto
Tebal : xviii + 389 hlm
Ukuran : 14.5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi:
Buku ini berisi tentang sejarah perkembangan komunitas Cina di Surabaya dari abad XVIII sampai pertengahan abad XX. Secara garis besar ada tiga periode gelombang imigrasi masyarakat Cina di Surabaya. Gelombang pertama adalah komunitas dari abad XIII/XV hingga abad XVII. Tercatat dalam sejarah bahwa orang Cina sudah datang ke Surabaya pada tahun 1293, melalui ekspedisi yang dikirim oleh Kublai Khan, sampai adanya kunjungan Ma Huan (1433), antara lain ke Tuban, Gresik, dan Surabaya yang menyimpulkan bahwa hampir semua penduduk Cina di sana waktu itu beragama Islam. Tidak banyak peninggalan masyarakat Cina Surabaya pada abad-abad tersebut, sehingga diperkirakan mereka ini terserap ke dalam masyarakat Pribumi setempat. Gelombang kedua mulai dari abad XVIII sampai akhir abad XIX. Pada gelombang kedua ini telah terjadi proses peranakanisasi pada masyarakat Cina di Surabaya, dengan munculnya perkawinan campur dan dinasti pedagang kaya dari keluarga Han 韩, Tjoa 蔡 dan The 郑. Gelombang ketiga mulai dari awal abad XX sampai tahun 1940-an. Pada gelombang ketiga terjadi proses resinisasi (Resinisation) pada masyarakat Cina di Surabaya. Imigrasi gelombang pertama tidak terjadi secara besar-besaran seperti dua gelombang terakhir. Buku ini bermaksud untuk mengisi kekosongan tentang sejarah permukiman Cina di Surabaya yang masih sangat sedikit sekali. Semoga bermanfaat.
Tags: Cina, handinoto, komunitas cina, ombak, penerbit ombak, surabaya, tionghoa, tiongkok
Komunitas Cina dan Perkembangan Kota Surabaya
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.768 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Alex John Ulaen Tebal : 228 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Yusliani Noor Tebal : 564 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini sangat penting dibaca bagi semua kalangan yang ingin memahami sebuah potret Islam Nusantara dalam perspektif sejarah. Bagaimana agama Islam dapat diterima dan tersebar di Banjarmasin? Bagaimana proses terbentuknya Urang Banjar? Mengapa sebagian besar komunitas… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Penulis : Paul Moses Tebal : 440 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pada 1219, ketika Perang Salib V berlangsung, St. Fransiskus dari Assisi menyeberangi garis pasukan Muslim untuk menemui Sultan Malik al-Kamil di kampnya di tepi Sungai Nil. Menawarkan perdamaian, ia meminta sang Sultan memeluk Kristen. Negosiasi tak… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000“Sesungguhnya akan ditaklukkan Kota Konstantinopel, sebaik-baik pemimpin adalah yang memimpin saat itu, dan sebaik-baik pasukan adalah pasukan perang saat itu.” ―HR. Imam Ahmad 4/235, Bukhori 139 Sejak masa Byzantium hingga era Khilafah Utsmani, Konstantinopel (atau di Islam lebih dikenal dengan Istanbul) adalah kota terbesar dan termakmur di Eropa. Kota ini menjadi penting karena letaknya yang… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Huub de Jonge Tebal : 162 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini terdiri dari tiga manuskrip pendek—ditambah satu artikel dari Huub de Jonge—yang menghadirkan potret skematis tentang bagaimana roda pemerintahan Kerajaan Sumenep dijalankan pada abad ke-19. Dokumen pertama berisi gambaran pola administrasi, data pendapatan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 168 hlm Ukuran : Penerbit : Noktah Deskripsi : Hamzah bin Abdul Muthalib adalah sahabat, paman, dan saudara susu Nabi Muhammad Saw. Ia mendapat julukan “Asadullah” (Singa Allah) karena kepahlawanannya dalam membela Islam. Ia digambarkan sebagai orang yang tegas dan berani. Sedangkan Khalid bin Walid adalah sahabat Nabi Muhammad… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Ida Liana Tanjung Tebal : 128 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini mengkaji tentang modernitas di perkotaan Sumatera Selatan pada abad ke-20, khususnya di Palembang dan Plaju, dalam konteks kolonialisasi dan dekolonisasi. Memasuki awal abad ke-20, terjadi pertumbuhan simbol-simbol modernitas kolonial yang sangat pesat di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Dalam sejarah modern, India berada di posisi penerima akhir dari banyak sekali pengaruh budaya yang berasal dari luar perbatasannya. Tetapi, selama satu setengah milenium sebelumnya, mulai sekitar 250 SM sampai tahun 1200, India adalah pengekspor yang percaya diri atas peradabannya sendiri yang beragam, menciptakan sebuah imperium gagasan yang berkembang menjadi “Indosfer” di sekitarnya dengan pengaruh… selengkapnya
Rp 143.650 Rp 169.000Siapa Bani Israil? Benarkah orang-orang di negara Israel yang sekarang itu adalah para Bani Israil keturunan Yakub a.s.? Buku ini secara ringkas berusaha menguraikan siapa itu Bani Israil beserta ajaran Yudaisme yang mereka anut, siapa itu umat Yahudi, bagaimana sistem religi mereka perjalanan Bani Israel dalam sejarah, berbagai mukjizat dan keistimewaan mereka sebagai umat pilihan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Imam Muhtarom, dkk (editor) Tebal : 224 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi Sebagian penduduk Indonesia hidup di atas cincin api yang paling aktif di dunia. Cincin api ini di daratan akan membentuk gunung berapi. Dalam sepuluh tahun terakhir letusan gunung berapi di Nusantara dapat dilihat daya rusaknya…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.