● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Metode Penelitian Pendidikan Sejarah
Rp 51.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-7544-40-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Metode Penelitian Pendidikan Sejarah
Penulis : Sugeng Priyadi
Tebal : 138 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Sejalan dengan tuntutan profesionalisme guru, terutama guru sejarah atau IPS, penelitian pendidikan sejarah merupakan salah satu aktivitas yang penting. Guru seharusnya tidak hanya dituntut untuk mengajar saja, tetapi kegiatan riset juga mendesak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kehidupan mereka di tengah-tengah siswanya. Kegiatan itu akan menunjang profesi guru dengan berbagai kegiatan ilmiah, misalnya, sebagai pembicara di suatu acara seminar, penulis artikel di jurnal ilmiah, dan peneliti persoalan-persoalan pendidikan secara umum dan masalah-masalah pembelajaran di kelas. Salah satu faktor yang menyebabkan guru tidak lulus sertifikasi adalah kosongnya kegiatan ilmiah dalam bentuk penelitian dan penulisan karya ilmiah.
Selama ini, guru hanya memfokuskan diri dengan kegiatan pembelajaran di kelas dan sibuk menangani administrasi sekolah, khususnya di sekolah dasar. Guru hanya membaca buku ajar, yang tentu bukan ditulisnya sendiri. Guru menjadi konsumen buku ajar karya seperti hal siswanya. Guru jarang membeli dan membaca buku-buku yang diterbitkan dari hasil-hasil penelitian untuk meraih gelar S-1, S-2, dan S-3, serta penelitian lain. Jadi, seorang guru akan mampu menulis buku ajar untuk siswanya apabila ia melakukan penelitian materi pembelajaran yang relevan berdasarkan hasil-hasil penelitian yang telah diperoleh para sejarawan.
Uraian di atas menunjukkan bahwa penelitian sejarah dengan penelitian pendidikan sejarah mencapai titik temunya. Keduanya saling melengkapi. Peneliti sejarah bisa membantu memberi jawaban dari berbagai masalah kesejarahan yang kadang-kadang membingungkan guru dan sekaligus siswanya. Buku ini berusaha menjembatani titik temu antara penelitian sejarah dan penelitian pendidikan sejarah.
Tags: metode penelitian, ombak, sejarah
Metode Penelitian Pendidikan Sejarah
| Berat | 100 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.488 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Yerusalem, yang dimuliakan selama ribuan tahun oleh tiga agama Abrahamik, yang terkoyak oleh konflik-konflik yang tak berkesudahan, yang ditaklukkan kemudian dibangun kembali, dan yang diratapi berulang-ulang kali, merupakan kota suci yang kesakralannya telah menimbulkan tragedi yang mengerikan. Dalam buku yang komprehensif ini, penulis menelusuri sejarah tentang bagaimana orang Yahudi, Kristen dan Islam sama-sama mengklaim Yerusalem… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Karena sepak bola adalah bagian penting dalam keseharian masyarakat. Meskipun pamor sepak bola di Indonesia masih kalah “penting” dengan isu politk, tapi bukan berarti dampak yang diberikannya bisa dipandang sebelah mata. Justru kadang, masyarakat lebih bangga melihat tim sepak bola menjadi jawara ketimbang melihat pergantian Ketua DPR, misalkan. Surabaya sebagai kota terbesar kedua di Nusantara… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Muhammad Ali Fakih Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Buku ini menjelaskan tentang sejarah Islam di 11 negara Asia Tenggara, dan corak kebudayaan atau eksistensi Islam di tiap-tiap negara itu. Untuk konteks Indonesia, porsi penjelasannya lebih besar ketimbang negara lain. Ini karena selain secara… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Sudharmono Tebal : 220 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini merupakan rangkaian penulisan Sejarah Asia Tenggara Modern yang dimulai pada 1350 M, yaitu adanya perubahan yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara di bidang agama dengan digantinya peran agama Hindu/Budha Mahayana oleh agama Budha Theravada di Asia… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000“APA jadinya jika di perkantoran megah mewah sebuah gedung bertingkat yang biasanya di hari-hari kerja gaduh dengan hiruk-pikuk aktivitas kesibukan manusia yang super tinggi, namun ketika tutup atau libur , suasana menjadi sepi, senyap, mamring dan magis. Terlebih ketika malam hari. Tiba-tiba —meski semua ruangan dalam keadaan gelap dan terkunci— terdengar hiruk pikuk yang sama… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Darwin Susianto Tebal : 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Menyibak Misteri Bangkahulu merupakan sebuah kisah dan asal usul Negeri Bengkulu yang ketika itu masih bernama Sungai Serut atau Limau Nipis dan daerah Lebong masih bernama Ranah Sekalawi. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak dari… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Wahjudi Djaja Ukuran : 14,5 x 21 cm Tebal : 244 hlm Penerbit : Ombak Deskripsi: Salah satu episode sejarah umat manusia yang mempengaruhi begitu banyak peristiwa dunia adalah Sejarah Eropa. Itulah di mana manusia menapaki fase kehidupannya dengan beragam peristiwa, pemikiran, penemuan, interaksi, konflik, dan perundingan atau perdamaian. Rekaman dan dokumen menyangkut… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Amin Riyadh La’ribi Tebal : 368 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Narasi populer dari kitab-kitab agama samawi (Yahudi, Kristen, Zoroaster, Islam) menyebut bahwa Adam adalah manusia pertama yang diciptakan Tuhan. Selanjutnya, Dia menciptakan Hawa untuk menjadi istrinya. Berikutnya, karena pelanggaran yang dilakukan Adam di surga, ia… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Pernahkan Puan dan Tuan mendengar kata cenek? Tahukah Puan dan Tuan bahwa kata cenek berasal dari Bahasa Inggris, dari kata chin yang berarti dagu dan kata neck yang berarti leher. Gabungan kedua kata ini, chin and neck, dilafalkan oleh Urang Awak dengan cenek. Kata cenek ini lahir dari aktivitas yang dilakukan seseorang yang nyaris mempertemukan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.