● online
- Kinerja dan Profesionalisme Kepala Sekolah....
- Waringin Sungsang Jawa: Sunan Kalijaga dan Para Mu....
- Seni Penyembuhan Diri....
- Pengakuan Pejuang Khilafah....
- Mata Waktu....
- Panduan Lengkap Instalasi dan Konfigurasi Jaringan....
- Fisika untuk Matematikawan....
- Master Your Emotions, Enjoy Your Life: Kiat-Kiat S....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Para Ulama dan Intelektual yang Memilih Menjomblo; Dedikasi dan Khidmah kepada Ilmu Pengetahuan (Edisi Baru)
Rp 55.250 Rp 65.000| ISBN | 978-623-6699-09-6 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Penulis : K.H. Husein Muhammad
Tebal : 192 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Ircisod
Para Ulama dan Intelektual yang Memilih Menjomblo; Dedikasi dan Khidmah kepada Ilmu Pengetahuan (Edisi Baru)
Pernahkah Anda mendengar nama Imam Nawawi, Ibnu Jarir ath-Thabari, atau Ibnu Taimiyah? Nama pertama adalah raksasa Madzhab Syafi’i, nama kedua terkenal sebagai Guru Besar Para Mufasir, sedangkan nama ketiga adalah ulama kebanggaan kaum Salafi. Ketiganya adalah ulama besar, dan mereka tentu saja mafhum soal hukum menikah. Namun, hingga akhir hayatnya, mereka memilih untuk melajang (jomblo). Mengapa? Anda akan menemukan jawabannya dengan membaca buku ini.
Buku ini berisi biografi singkat 21 tokoh jomblo, dari generasi shalafush shalih hingga kontemporer, baik tokoh laki-laki maupun perempuan. Mereka terdiri dari ahli tafsir, ahli hadits, ahli fiqh, sufi, sastrawan, politisi, fiminis, bahkan Wali Quthub, mujtahid (ahli ijtihad), mujaddid (pembaru), dan mujahid (pejuang). Ada banyak alasan mereka memilih untuk tidak menikah. Karena sangat larut dalam telaga keimanan dan peribadatan, tenggelam dalam telaga ilmu pengetahuan, hingga sangat sibuk berjuang. Di bagian akhir, penulis memberikan keterangan yang sangat memikat mengenai hukum menikah lintas mazhab.
Para Ulama dan Intelektual yang Memilih Menjomblo; Dedikasi dan Khidmah kepada Ilmu Pengetahuan (Edisi Baru)
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 271 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
“Kami datang bukan sebagai orang yang ingin dimuliakan oleh 73 juta rakyat, kami datang untuk mengabdi.” (Recep Tayyip Erdogan) *** Recep Tayyip Erdogan. Di bawah kepemimpinannya, Turki dalam lima belas tahun terakhir menjelma menjadi negara yang memainkan peran kunci dalam isu-isu internasional di kawasan Timur Tengah dan Eropa. Apalagi, ditinjau dari posisi strategis Turki, yang… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Ashad Kusuma Djaya Tebal : vi + 310 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Sudah banyak buku yang mengungkap biografi politik Soekarno. Buku ini tidak hanya bicara perjalanan politik, tetapi juga mengungkap perjalanan intelektual Soekarno. Sang Proklamator tersebut bukan hanya negarawan yang politikus, tetapi juga pemikir… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Pada saat Jepang menyatakan menyerah kalah terhadap Sekutu, banyak sekali pasukan militer Jepang yang masih berada di Indonesia. Meskipun ada pengangkutan para pasukan militer Jepang untuk kembali ke Jepang oleh Sekutu, pada kenyataannya terdapat sekitar 1000 orang masih berada di Indonesia. Sampai akhirnya mereka pun tetap tinggal di Indonesia. Menurut data Yayasan Warga Persahabatan (YWP)… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Reni Nuryanti Tebal : 196 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Sunan Kalijaga lahir di Tuban. Ayahnya bernama Tumenggung Wilwatikta. Nama asli Tumenggung Wilwatikta adalah Aria Teja, putra dari Aria Wiraraja, Bupati Sumenep di Pulau Madura. Sunan Kalijaga penuh dengan kreativitas dalam berdakwah. Wali yang bernama asli Raden Syahid ini adalah ulama besar, pernah menjadi penasihat keraton, seniman mumpuni, dan arsitek yang ulung. Tetapi, sebelum itu,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000“Zahir Mania benar-benar beruntung memiliki imam majelis seperti Habib Bidin. Banyak habib di Indonesia, tetapi sosok seperti beliau sulit ditemukan duanya. Wajahnya yang tampan, tubuhnya yang bugar, dan suara merdunya menjadi kombinasi langka yang membuat beliau begitu istimewa.” —KH. Anwar Zahid, kiai kondang dari Bojonegoro. Buku ini mengajak Anda menyelami kehidupan dan kontribusi Habib Ali… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kiprah, pemikiran, dan perjuangan Mbah Wahab Hasbullah memiliki fungsi dan kontribusi penting bagi kemajuan NU khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya. Bagaimanapun, Mbah Wahab Hasbullah adalah seorang ulama pejuang yang berperan aktif dalam melawan penjajahan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Sunan Giri bernama asli Jaka Samudra. Lahir sekitar tahun 1365 M di Blambangan. Ayahnya orang Aceh. Ibunya bernama Dewi Sekardadu anak Prabu Menak Sembuyu, Raja Blambangan. Menginjak dewasa, Jaka Samudra menimba ilmu ke Pasai, sembari menemui sang ayah di sana. Kelak, Jaka Samudra mendirikan “Pesantren Giri” di Desa Sidomukti, Kebomas. Muridnya bertebaran sampai mancanegara, seperti… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku ini akan mengungkapkan bagaimana bentuk representasi yang diperjuangkan masyarakat Cepu atas Arya Penangsang sebagai tokoh lokalnya. Hal ini menjadi penting sebab pada masa lalu Arya Penangsang bukan sekadar tokoh Cepu, tetapi tokoh dari Kadipaten Jipang yang memiliki wilayah luas diperkirakan meliputi beberapa daerah di Pesisir (Blora, Bojonegoro, Lasem, Rembang, Pati, dan sebagian Kudus). Secara… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Salah satu tokoh penting dalam sejarah penyebaran Islam abad ke-14 di Indonesia adalah Sunan Bonang. Putra dari Sunan Ampel ini tidak hanya mendalam ilmu agamanya, tetapi juga lihai dalam bidang kesenian. Kemampuan ini kemudian dijadikannya sebagai media dakwah untuk mengajak dan menarik hati masyarakat Jawa masuk Islam. Asimilasi budaya lokal dengan ajaran Islam yang dilakukan… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.