Beranda » Hukum » Prinsip Hukum Pengelolaan Hutan Bakau di Indonesia

Prinsip Hukum Pengelolaan Hutan Bakau di Indonesia

DISKON 15% ISBN: 978-602-5879-20-3 Stok: Tersedia
Berat 450 gram
Kondisi Baru
Kategori Hukum
Dilihat 300 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Prinsip Hukum Pengelolaan Hutan Bakau di Indonesia

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 233.580 Rp 274.800
Hemat Rp 41.220
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Pesan Langsung
Prinsip Hukum Pengelolaan Hutan Bakau di Indonesia
Rp 233.580 Rp 274.800
Tersedia / 978-602-5879-20-3
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Prinsip Hukum Pengelolaan Hutan Bakau di Indonesia

Penulis     : Supriadi dan Dewi Kemala Sari

Tebal         : xxiv + 398 hlm

Ukuran     : 17 x 24 cm

Penerbit   : Suluh Media

Deskripsi :

Salah satu tumbuhan yang memiliki keunikan karena tumbuh dan berkembang pada daerah tertentu yang ada di pinggir laut, dan air payau, adalah “Mangrove” atau “Bakau”. Tidak semua pinggir laut dapat ditumbuhi bakau, tetapi apabila pinggir pantai tersebut, terdapat air payau. Tumbuhan bakau ada beberapa macam, yang disesuaikan dengan kedekatannya dengan daratan di mana manusia bermukim. Bakau yang hidup di dekat daratan, akan tumbuh dua macam, yaitu bakau yang akarnya terdiri atas akar yang menjalar, sehingga berfungsi untuk menahan terpaan ombak dan menahan laju erosi, sedangkan yang berdekatan dengan pemukiman penduduk, bakau yang tumbuh merupakan pohon bakau yang memiliki batang yang sangat tinggi, karena berfungsi untuk menahan angin laut yang berhembus, dan menjadi pelindung pemukiman dari terpaan ombak. Hutan bakau saat ini telah hampir mengalami kepunahan, karena hutan bakau yang tinggal di sepanjang pantai, telah menjadi sasaran manusia untuk diubah fungsinya. Pemerintah sebagai penanggung jawab atas tumbuh dan berkembangnya hutan bakau, ternyata tidak mampu membendung terjadinya alih fungsi hutan bakau, malahan di pelupuk mata, para pejabat atau pemerintah dan pemerintah daerah, menyaksikannya, tetapi tidak ada rekasi untuk melarangnya. Oleh karena itu, kebijakan yang dikeluarkan berupa peraturan, tidak juga mampu untuk mencegah berkurangnya hutan bakau. Keberadaan hutan bakau sebagai hutan yang unik, dan mempunyai fungsi yang sangat penting bagi kehidupan masyarakat, khususnya masyarakat yang bermukim di sepanjang pantai. Maka, masyarakat harus melawan setiap alih fungsi hutan bakau untuk kepentingan lain, yang akan mengancam kelangsungan kehidupannya.

Tags: ,

Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja