Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Musa dan Monoteisme....
- Kualitas Jurnalisme Publik di Media Online: Kasus ....
- Hukum Pembubaran, Likuidasi, Dan Pengakhiran Statu....
- Hama Pascapanen dan Pengelolaannya Edisi Revisi....
- Mengelola Produksi BUM Desa secara Profesional....
- Seni Penyembuhan Diri....
- Rekayasa Hidrologi, Edisi Revisi....
- Pengantar Ilmu Penyakit Tumbuhan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Satu Kota Empat Zaman: Donggala Pada Masa Tradisional Hingga Terbentuknya Kabupaten
Rp 85.000 Rp 100.000| ISBN | 978-602-258-413-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Lukman Nadjamuddin, dkk
Tebal : 242 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Satu Kota Empat Zaman: Donggala Pada Masa Tradisional Hingga Terbentuknya Kabupaten
Donggala yang menjadi fokus kajian dalam buku ini adalah sebuah kota dengan masyarakat yang heterogen, sejak lama telah berinteraksi dengan dunia luar, dan merupakan salah satu lahan garapan sejarah lokal yang belum banyak disentuh oleh sejarawan. Muklis Paeni2 menyatakan bahwa sejarah lokal berhubungan dengan kisah dari hal ikhwal masa lampau masyarakat yang berada pada suatu ruang lingkup geografis yang terbatas. Keterbatasan ruang lingkup geografis ini, tidak berarti bahwa logika yang ditampilkan dalam pengungkapan realitas lokal akan meniadakan pengaruh luar yang merubah keadaan lokal tidak mendapat perhatian. Keseluruhan masalah itu tidak terlepas dari jangkauan penulisan sejarah lokal, karena sasaran penulisan sejarah lokal adalah asal-usul, pertumbuhan, kemunduran, dan kejatuhan dari kelompok masyarakat lokal.
Buku ini berusaha mengungkap dan merekonstruksikan Donggala dari masa awal perkembangannya hingga terbetuknya kabupaten. Sebutan Donggala bersumber dari Don ‘Nggolo kemudian berubah menjadi Donggala, sesuai dialek setempat dan sejak itu kata Donggala mulai diperkenalkan.5 Dalam literatur Perancis, kata Donggala disebut dengan kata Dunggally. Pemuatan kata Dunggally tersebut dapat dilihat dalam peta tua Pulau Sulawesi yang dibuat oleh Lodocus Hondius pada 1611, Donggala disebut istilah Durate.
Tags: donggala, ombak, penerbit ombak, sulawesi tengah
Satu Kota Empat Zaman: Donggala Pada Masa Tradisional Hingga Terbentuknya Kabupaten
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.902 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Rizem Alzid Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Kesultanan Mamluk yang berkuasa di Kairo, Mesir, sejak 1250 sampai 1517 M memiliki sumbangan penting bagi peradaban Islam. Di Mesir, Bani Mamluk sudah muncul dan bahkan menjadi majikan sejati dengan status sosial di atas orang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Untuk menceritakan kelangsungan hidup bangsa Yahudi selama 4.000 tahun di empat benua dan di enam peradaban besar, buku ini menggunakan metode baru. Buku ini menyajikan sejarah umum masing-masing peradaban, lalu menganalisis peristiwa Yahudi dalam kerangka budaya lain, kemudian menguji gagasan-gagasan unik yang memungkinkan mereka mampu bertahan sebagai kelompok bangsa dan memberi mereka vitalitas untuk melanjutkan… selengkapnya
*Harga MulaiRp 120.000
Demak Bintara merupakan negara Islam pertama di Tanah Jawa, negara Islam ketiga di Nusantara, dan negara Islam keempat di Asia Tenggara. Kerajaan ini—yang didirikan oleh Wali Sanga dengan Raden Patah bertindak sebagai raja—dicetuskan tidak lebih dari alasan sebagai penopang dakwah Islam yang dikomando oleh Sunan Ampel dan Raden Santri. Para wali menginginkan dakwah Islam yang… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Taqiyuddin al-Maqrizi Tebal : 240 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Bani Umayyah dan Bani Hasyim, dua klan besar Quraisy keturunan Abdu Manaf bin Qushay, telah terlibat dalam konflik, bahkan sebelum era Islam. Pada masa Islam, banyak tokoh Bani Umayyah yang menentang begitu keras Rasulullah dan Bani… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : xv + 154 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Dalam melihat gardu yang cukup menarik adalah saat Soeharto menempatkan gardu sebagai salah satu elemen penting dalam mengamankan “Indonesia” dalam konteks intelijen. Lewat pos Hansip yang diisi oleh para hansip yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Isawati Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Timur Tengah tak ubahnya seperti “panggung sandiwara” yang tidak pernah berhenti menyajikan adegan demi adegan yang lebih sering diwarnai konflik daripada perdamaian. Berbagai peristiwa penting di Timur Tengah pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Semua melalui sebuah proses,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Darwin Susianto Tebal : 124 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku Menyibak Misteri Bangkahulu merupakan sebuah kisah dan asal usul Negeri Bengkulu yang ketika itu masih bernama Sungai Serut atau Limau Nipis dan daerah Lebong masih bernama Ranah Sekalawi. Akan tetapi, pada kenyataannya masih banyak dari… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penalaran yang diamalkan ilmuwan dan penghayatan yang dipraktikkan novelis lewat karya-karya memiliki kontribusi yang penting dalam rangka memahami Nusantara. Nusantara adalah peradaban yang khas dengan konteks waktu dan ruang tertentu. Nusantara menjadi bingkai peradaban dalam mengalami kehidupan masa kini dan menatap ke masa depan kita.
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Imas Emalia Tebal : 516 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pemerintah mengubah fungsi kota tradisional menjadi kota modern untuk beberapa kota di Jawa dan Madura pada 1906. Program modernisasi itu berbasis industrialisasi ekonomi. Sebagai contoh kasus di Kota Cirebon, pemerintah Hindia Belanda bertujuan mengubah fungsi Kota… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Al-Quran menyebut kisah Adam dan Nuh dalam banyak ayat-ayatnya, tetapi tidak menyebut apakah di antara Adam dan Nuh ada nabi-nabi Allah kepada manusia. Sementara itu, sumber-sumber Taurat menyebut ada sejumlah orang yang diklaim sebagai nabi di antara Adam dan Nuh yang berjumlah sepuluh orang, dan mereka hidup di Sumeria, salah satu peradaban besar kuno. Mereka… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.