● online
- Terampil Berpikir Sejarah (Jilid 4)....
- Tragedi Sukarno: Dari Kudeta Sampai Kematiannya....
- Pengantar Bioteknologi untuk Pemuliaan Tanah....
- Gerbang Bandar....
- Laku Prihatin....
- Agribisnis Tanaman Buah SMK XII....
- Jaringan Syaraf Tiruan; Implementasi CNN menggunak....
- Bimbingan dan Konseling Perkawinan Ed. Revisi....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Fort De Kock dan Depresi Ekonomi: Catatan Suksesnya Kongres XIX Muhammadiyah di Bawah Empasan Badai Malaise
Rp 95.200 Rp 112.000| ISBN | 978-623-359-609-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Fort De Kock dan Depresi Ekonomi: Catatan Suksesnya Kongres XIX Muhammadiyah di Bawah Empasan Badai Malaise
Penulis : Fikrul Hanif Sufyan
Tebal : xxxvi + 218 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Deskripsi :
Fort de Kock adalah nama yang disematkan pada Bukittinggi pada masa kolonial. Keindahan alamnya yang eksotis, ditambah lubang karabao (Karbauwengat)—penamaan di masa kolonial Belanda untuk Ngarai Sianok—yang memukau tiap-tiap mata yang memandang, membuat Fort de Kock booming, terutama di kalangan para pelancong. Namun, siapa yang pernah menduga, di masa depresi ekonomi melanda dunia, ranah kelahiran Bung Hatta ini menjadi tuan rumah perhelatan akbarnya Muhammadiyah.
Penunjukan Fort de Kock selaku tuan rumah Kongres ke-19 Muhammadiyah adalah kali pertama di luar Jawa. Di Kongres ke-18 di Solo, Kiai Fachrodin meminta pada utusan asal Minangkabau agar bersedia menjadi tuan rumah berikutnya untuk menyelenggarakan acara besar di luar tanah Jawa. Pengalamannya dua kali kunjungan ke Sumatra Westkust dan menyaksikan semaraknya Islam modernis yang bergerak bersama Muhammadiyah menjadi satu dari sekian sebab Kiai Fachrodin terpesona dengan pesatnya persyarikatan di ranah Minang.
Kongres yang diadakan pada tahun 1930 merupakan sebuah kegiatan besar yang diadakan di tengah-tengah krisis ekonomi yang lazim disebut malaise, sesuatu yang tak pernah diduga sebelumnya oleh para pengurus Muhammadiyah Cabang Bukittinggi yang ditunjuk menjadi tuan rumah. Meski secara umum kondisinya tidak begitu baik, ternyata pelaksanaan Kongres Muhammadiyah ke-19 di Bukittinggi, yang sering disebut sebagai Kongres Muhammadiyah Minangkabau, yang diselenggarakan pada 14-21 Maret 1930 berjalan amat sukses.
Fort De Kock dan Depresi Ekonomi: Catatan Suksesnya Kongres XIX Muhammadiyah di Bawah Empasan Badai Malaise
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 95 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Isawati Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Timur Tengah tak ubahnya seperti “panggung sandiwara” yang tidak pernah berhenti menyajikan adegan demi adegan yang lebih sering diwarnai konflik daripada perdamaian. Berbagai peristiwa penting di Timur Tengah pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Semua melalui sebuah proses,… selengkapnya
Rp 29.750 Rp 35.000Penulis : Tome Pires Tebal : cxxviii + 452 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: “Tome Pires adalah seorang pengembara dari Portugis yang membuat catatan perjalanannya yang dibukukan dan diberi judul Suma Oriental. Catatan perjalanan ini menjadi bahan bacaan yang menarik tentang paruh pertama abad ke-16 dalam dunia perdagangan dari Laut… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 200.000“Sebuah buku yang tak diragukan lagi adalah karya terbesar dari jenisnya yang belum pernah diciptakan oleh pikiran siapa pun di waktu atau tempat mana pun.” — Arnold J. Toynbee, Sejarawan Inggris. Apa istimewanya buku Muqaddimah ini sehingga pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, memasukannya dalam daftar bacaan wajib manusia era digital? Ibnu Khaldun (1332—1406) adalah manusia abad… selengkapnya
Rp 339.150 Rp 399.000Kebudayaan Indis lahir akibat kebiasaan hidup membujang para prajurit dan pejabat Belanda di Hindia Belanda. Ketiadaan wanita Eropa mendorong mereka mengambil perempuan Pribumi sebagai pasangan. Alhasil bukan saja anak, tetapi juga gaya hidup dan budaya campuran yang meliputi aspek kehidupan dan budaya dalam arti luas. Mulai dari bangunan indische stijl, perabotan meubilair, makanan rijstaffel, bahasa… selengkapnya
Rp 67.500 Rp 90.000I believe there is no one possessed of more information respecting Java than myself. (Saya yakin tak ada orang yang memiliki informasi mengenai Jawa sebanyak yang saya miliki.) Thomas Stamford Raffles Tak diragukan lagi, buku The History of Java telah menjadi salah satu sumber sejarah paling penting untuk mengetahui kehidupan masyarakat Jawa di masa… selengkapnya
Rp 180.000 Rp 200.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 367 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Penciptaan NKRI yang amat panjang dan melelahkan sejatinya adalah anak kandung dari pemikiran-pemikiran progresif yang bertumpu kepada nilai kemanusiaan, baik kebebasan, kesetaraan maupun kesejahteraan manusia. Kondisi amat buruk yang dialami bangsa ini… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Yaroslav Trofimov Tebal : 384 hlm Ukuran : 12,5 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Pada 20 November 1979, sebuah peristiwa besar terjadi di Kota Suci Mekkah. Sekelompok orang bersenjata pimpinan Juhaiman al-Utaibi, seorang Islamis radikal, menguasai Masjid al-Haram. Mereka memprotes kebobrokan Pemerintah Arab Saudi dan aliansinya dengan Barat. Gejolak politik… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Herry Porda N.P., M. Z. Arifin Anis, Mansyur Tebal : 390 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Wilayah Kalimantan (Borneo), menyimpan banyak urban legend, ceritera lisan/folklore, legenda hingga artefak yang mengindikasikan adanya kota hilang/the lost city yang kini menjadi misteri terbalut cerita mistis. Seperti legenda dari Suku… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Usman Thalib dan L. Rahman Tebal : 315 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Sejak dikenal sebagai rempah, pala (Myristica fragrans) telah menjadi komoditas primadona dalam perdagangan lokal maupun global. Orang-orang Cina, India, Arab, dan Persia yang terlibat dalam perdagangan di Nusantara pada abad ke-15–17 menjadikan pala… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Penulis : Sudharmono Tebal : 220 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini merupakan rangkaian penulisan Sejarah Asia Tenggara Modern yang dimulai pada 1350 M, yaitu adanya perubahan yang berlangsung di kawasan Asia Tenggara di bidang agama dengan digantinya peran agama Hindu/Budha Mahayana oleh agama Budha Theravada di Asia… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.