● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
Rp 59.500 Rp 70.000| ISBN | 978-602-258-557-2 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Ada empat fakta terkait sejarah dan budaya maritim. Pertama, fakta geografis Indonesia sebagai negara maritim. Hal ini tidak dapat dibantah karena dua pertiga wilayahnya berupa lautan. Fakta itu berpengaruh terhadap fakta yang kedua, yakni fakta historis, sebagaimana makna kata bahari. Kejayaan maritim Indonesia terkenal sejak zaman Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-13) sampai pertengahan abad ke-17. Setelah abad itu, dunia maritim mengalami dinamika yang hebat terutama akibat kolonialisme. Ketiga, budaya maritim. Meskipun secara geografis adalah negara maritim, menyitir pendapat Fernand Braudel, tetapi bukan laut yang menghubungkan wilayahnya, melainkan oleh para pelaut. Selain berfungsi infrastruktur, laut merupakan ruang kehidupan yang harus dijaga demi kelangsungan hidup masyarakat bahari. Keempat, yakni segi hukum laut.
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
Penulis : Abd. Rahman Hamid
Tebal : xviii + 249 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Ada empat fakta terkait sejarah dan budaya maritim. Pertama, fakta geografis Indonesia sebagai negara maritim. Hal ini tidak dapat dibantah karena dua pertiga wilayahnya berupa lautan. Fakta itu berpengaruh terhadap fakta yang kedua, yakni fakta historis, sebagaimana makna kata bahari. Kejayaan maritim Indonesia terkenal sejak zaman Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-13) sampai pertengahan abad ke-17. Setelah abad itu, dunia maritim mengalami dinamika yang hebat terutama akibat kolonialisme. Ketiga, budaya maritim. Meskipun secara geografis adalah negara maritim, menyitir pendapat Fernand Braudel, tetapi bukan laut yang menghubungkan wilayahnya, melainkan oleh para pelaut. Selain berfungsi infrastruktur, laut merupakan ruang kehidupan yang harus dijaga demi kelangsungan hidup masyarakat bahari. Keempat, yakni segi hukum laut. Setelah Indonesia merdeka, para pemimpin bangsa membuat dan memperjuangkan konsep batas maritim lewat jalur hukum.
Tags: penerbitombak, sejarah
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
| Berat | 315 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.807 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Supriyanto Tebal : 176 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Pelabuhan Palembang termasuk dalam wilayah Keresidenan Palembang, terletak di muara Sungai Musi, yaitu pertemuan Sungai Musi dengan Selat Sunda atau Laut Jawa. Pelabuhan itu memiliki peranan penting bagi perkembangan ekonomi masyarakat terutama dalam kaitannya dengan aktivitas pelayaran dan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Theodore Friend Tebal : 887 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Buku ini membahas tema beragam, yang menyentuh masa kejayaan Majapahit hingga masa kepresidenan Megawati, yang mungkin akan mengingatkan pada permainan puzzles: kepingan kecil-kecil Indonesia dari Sabang sampai Merauke, yang lengkap, yang jika dipasang sambung-menyambung secara… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Perguruan Adabiah adalah nama yang tidak asing dalam dunia pendidikan di Minangkabau/Sumatera Barat. Perguruan Adabiah tidak hanya merupakan salah satu lembaga pendidikan yang besar, dalam artian memiliki banyak jenjang pendidikan (Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, dan Sekolah Tinggi), memiliki banyak siswa/mahasiswa, banyak pengajar, tenaga akademis, dan alumni, tetapi… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Uli Kozok Tebal : 220 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Peran Misi Protestan Jerman dalam sejarah Tanah Batak dan dalam perkembangan masyarakatnya tidak dapat disangkal lagi. Namun yang masih diperdebatkan, ialah sikap para misionaris dalam proses penjajahan Tanah Batak. Berdasarkan dokumen-dokumen otentik (surat dan artikel… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 50.000Wilayah Palestina masih menjadi medan konflik dan perebutan antara Israel dan Palestina. Sejak mencaplok wilayah tersebut, Israel terus melakukan perluasan wilayah baik dengan jalan perang maupun pengusiran terhadap warga Palestina. Orang Palestina menganggap bahwa Israel adalah penjajah, karena secara semena-mena merampok tanah yang sejak lama mereka huni bahkan jauh sekali sebelum Israel. Siapa sebenarnya orang… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Walaupun kajian tentang masyarakat Minangkabau sudah mengalami kemajuan yang semakin pesat sejak beberapa tahun terakhir ini, penelitian tentang sejarah Sumatera Barat khususnya masih dirasakan amat langka. Terutama mengenai sejarah periode abad ke-19 hanya ada beberapa tulisan tulisan dari Christine Dobbin tentang Perang Paderi,*) yang sejak beberapa tahun terakhir ini belum dapat diterbitkan.
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Abd. Rahim Yunus dan Abu Haif Tebal : 366 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku daras ini disusun dengan maksud untuk membantu para mahasiswa memahami kondisi umat Islam dan berbagai peristiwa yang terjadi pada masa pertengahan Islam. Pandangan umum yang berkembang di kalangan umat Islam, dan… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : xxviii + 150 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kata-kata seperti “gerak, “gerakan”, dan “pergerakan” merupakan ungkapan kunci dalam sejarah Indonesia modern. Kata-kata tersebut bisa membangkitkan dan juga menumbangkan sebuah zaman. Ungkapan per-gerak-an itu juga bisa diartikan sebagai pendobrakan, pembangkangan dan pembaharuan. Bagaimana… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Buku ini tidak persis berbentuk polemik seperti yang berlangsung antara Soedjatmoko dengan Boejoeng Saleh, yang merupakan artikel berbalas artikel. Bukan pula polemik seperti yang terjadi antara BM. Diah (Merdeka) dengan Njoto (Harian Rakjat). Atau antara sastrawan yang dicap kelompok Manikebu dengan Lekra. Tetapi kumpulan tulisan antara dua orang sejarawan Indonesia yang sebagian pendapatnya bertentangan dan… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Ibnu Syihab az-Zuhri Tebal : 320 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Banyak buku tentang sirah nabawiyyah, dari yang klasik hingga mutakhir. Namun, tidak semua sumber riwayat yang dirujuk buku-buku itu punya bobot nilai yang sahih. Banyak pula yang mengambil rujukan dari sumber-sumber sekunder yang kredibilitas dan… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.