Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
Rp 76.500 Rp 90.000| ISBN | 978-602-258-557-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Ada empat fakta terkait sejarah dan budaya maritim. Pertama, fakta geografis Indonesia sebagai negara maritim. Hal ini tidak dapat dibantah karena dua pertiga wilayahnya berupa lautan. Fakta itu berpengaruh terhadap fakta yang kedua, yakni fakta historis, sebagaimana makna kata bahari. Kejayaan maritim Indonesia terkenal sejak zaman Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-13) sampai pertengahan abad ke-17. Setelah abad itu, dunia maritim mengalami dinamika yang hebat terutama akibat kolonialisme. Ketiga, budaya maritim. Meskipun secara geografis adalah negara maritim, menyitir pendapat Fernand Braudel, tetapi bukan laut yang menghubungkan wilayahnya, melainkan oleh para pelaut. Selain berfungsi infrastruktur, laut merupakan ruang kehidupan yang harus dijaga demi kelangsungan hidup masyarakat bahari. Keempat, yakni segi hukum laut.
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
Penulis : Abd. Rahman Hamid
Tebal : xviii + 249 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Ada empat fakta terkait sejarah dan budaya maritim. Pertama, fakta geografis Indonesia sebagai negara maritim. Hal ini tidak dapat dibantah karena dua pertiga wilayahnya berupa lautan. Fakta itu berpengaruh terhadap fakta yang kedua, yakni fakta historis, sebagaimana makna kata bahari. Kejayaan maritim Indonesia terkenal sejak zaman Sriwijaya (abad ke-7 sampai ke-13) sampai pertengahan abad ke-17. Setelah abad itu, dunia maritim mengalami dinamika yang hebat terutama akibat kolonialisme. Ketiga, budaya maritim. Meskipun secara geografis adalah negara maritim, menyitir pendapat Fernand Braudel, tetapi bukan laut yang menghubungkan wilayahnya, melainkan oleh para pelaut. Selain berfungsi infrastruktur, laut merupakan ruang kehidupan yang harus dijaga demi kelangsungan hidup masyarakat bahari. Keempat, yakni segi hukum laut. Setelah Indonesia merdeka, para pemimpin bangsa membuat dan memperjuangkan konsep batas maritim lewat jalur hukum.
Tags: penerbitombak, sejarah
Sejarah dan Budaya Maritim Indonesia
| Berat | 315 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.910 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Al-Quran menyebut kisah Adam dan Nuh dalam banyak ayat-ayatnya, tetapi tidak menyebut apakah di antara Adam dan Nuh ada nabi-nabi Allah kepada manusia. Sementara itu, sumber-sumber Taurat menyebut ada sejumlah orang yang diklaim sebagai nabi di antara Adam dan Nuh yang berjumlah sepuluh orang, dan mereka hidup di Sumeria, salah satu peradaban besar kuno. Mereka… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Siapa Bani Israil? Benarkah orang-orang di negara Israel yang sekarang itu adalah para Bani Israil keturunan Yakub a.s.? Buku ini secara ringkas berusaha menguraikan siapa itu Bani Israil beserta ajaran Yudaisme yang mereka anut, siapa itu umat Yahudi, bagaimana sistem religi mereka perjalanan Bani Israel dalam sejarah, berbagai mukjizat dan keistimewaan mereka sebagai umat pilihan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Hairudin Amir Tebal : 148 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini menyimpulkan bahwa pasca diberlakukannya sistem pendidikan Kolonial di Maluku Utara, terjadi perubahan orientasi pendidikan secara drastis. Sistem pendidikan tradisional (baca: Islam), lebih berorientasi pada aspek kesalihan pribadi dan sosial dalam kerangka agama. Ketika diterapkannya… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Kisah para nabi, rasul, dan orang-orang terdahulu menarik dibaca dan tak pernah lekang dimakan zaman. Sebagian kisah mereka disebutkan secara detail dan panjang dalam al-Quran, sebagian lagi pendek dan detailnya ditemukan dalam sejumlah riwayat ahli khabar (berita masa lalu). Sebagian riwayat itu ada yang sahih dan ada yang tidak. Sebagian lagi belum jelas statusnya, apakah sahih atau… selengkapnya
Rp 160.650 Rp 189.000Penulis : Harry A. Poeze Ukuran : 16 x 24 cm Tebal : x + 489 hlm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000Dikelilingi “karangan bunga air” di selat sempit Bosporus yang membelah Eropa dan Asia, Istanbul—sebelumnya dikenal dengan nama Konstantinopel—menjadi tempat tiada tara bagi pertukaran budaya, sejak awal masanya sebagai koloni Yunani Byzantium. Lebih dari dua puluh enam abad keberadaannya, kota ini selamat dari rangkaian bencana alam, malapetaka politik, penaklukan asing, dan gejolak dinasti. Kota ini mampu… selengkapnya
Rp 93.500 Rp 110.000Arab adalah salah satu peradaban penting dan berpengaruh yang pernah ada—bahkan sampai sekarang—di dunia. Ketermasyhuran Arab tidak hanya ada pada masa Islam, tetapi juga pada zaman kuno sebelum kemunculan Islam dan ekspansi kaum Muslim ke negeri-negeri lain melalui penaklukan. Sejarah peradaban Arab-Islam telah banyak kita ketahui. Tetapi, riwayat Arab kuno sebelum Islam mungkin tak banyak… selengkapnya
Rp 140.250 Rp 165.000“Singasari merupakan awal dari ekspansi kekaisaran Jawa, sebagai pendahulu Kerajaan Majapahit, meletakkan dasar bagi kekuatan maritim yang akan dimiliki oleh Jawa.”—C.C. Berg, penulis Javaansche Geschiedenis “Masa pemerintahan Singasari, terutama di bawah Kertanegara, menandai titik balik dalam sejarah kepulauan, di mana diplomasi eksternal dan kampanye militer mulai membentuk masa depan kerajaan-kerajaan Jawa.”—George Coedes, penulis The Indianized… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Bambang Purwanto Tebal : xii + 108 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merunut secara historis keberadaan eksklusivisme dalam praktik kewarganegaraan di Indonesia. Berbeda dari berbagai kajian terdahulu yang lebih menekankan pada aspek historis dalam konteks legal formal dan politis, buku ini menekankan pada pembentukan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Peta Asia Tenggara yang dibuat orang Bugis kira-kira pada tahun 1828 memberi kesan betapa jauh dan luasnya wilayah pelayaran orang-orang Bugis dan Makassar pada waktu itu. Pada peta ini, yang pernah dibicarakan oleh C.C.F.M. Le Roux pada tahun 1935, di bagian utara Australia masih terbaca bagian kata “ge” yang menurut Prof. Dr. A.A. Cense selengkapnya… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.