Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Indonesia Perspektif Lokal dan Global
Rp 127.500 Rp 150.000| ISBN | 978-602-8335-27-0 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Sejarah Indonesia Perspektif Lokal dan Global
Penulis : Sri Margana & Widya Fitrianingsih
Tebal : 632 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Perspektif global sangat diperlukan dalam penulisan sejarah Indonesia, paling tidak untuk dua tujuan utama. Pertama, untuk mengintegrasikan historiografi Indonesia ke dalam historiografi dunia. Integrasi historiografi ini penting untuk mengimbangi pemahaman orientalistik dan mengakhiri stigma the people without history (masyarakat tanpa sejarah) seperti disarankan Eric Wolf. Dengan bahasa Andree Gunther Frank, berpikir re-Orient atau memposisikan Timur sebagai pusat peradaban perlu dikembangkan agar masyarakat Asia, Indonesia khususnya, tidak lagi menjadi sekedar rest of the world dalam historiografi dunia seperti yang dilabelkan oleh Braudel. Dengan demikian historiografi dunia tidak hanya berbicara tentang kontribusi Barat terhadap pemberadaban Timur, sebaliknya juga membicarakan kontribusi Timur bagi peradaban Barat. Kedua, perspektif global penting untuk menempatkan fungsi sejarah dalam menjawab permasalahan kekinian. Namun perlu dicatat bahwa perspektif global bukanlah semata-mata upaya adaptif terhadap tuntutan kekinian dan tidak berarti mengesampingkan perspektif lokal atau nasional. Perspektif lokal masih penting untuk memberikan keseimbangan pemahaman global terhadap fenomena sejarah, dan menggali local wisdom (kearifan lokal) yang juga diperlukan untuk memelihara keseimbangan peradaban sekaligus sebagai kritik terhadap generalisasi.
Berbagai tulisan yang terhimpun dalam buku ini memperlihatkan bagaimana kedua perspektif di atas digunakan dalam membangun narasi sejarah Indonesia yang menghasilkan historiografi Indonesia yang tidak tunggal, tetapi lebih beragam, bernuansa dan manusiawi.
Tags: penerbit ombak, sejarah
Sejarah Indonesia Perspektif Lokal dan Global
| Berat | 696 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.304 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pada 17 Agustus 1945, dua hari setelah Jepang menyerah, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Belanda menolak mengakui proklamasi kemerdekaan tersebut dan beralih menggunakan kekuatan militer guna mengambil kendali proses dekolonisasi yang tak terelakkan. Alhasil, perang yang sengit serta negosiasi yang pelik berlangsung selama empat tahun penuh. Pada tahun 2005, pemerintah Belanda menyatakan bahwa Belanda tak seharusnya mengobarkan perang di… selengkapnya
Rp 144.000 Rp 180.000Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 367 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Penciptaan NKRI yang amat panjang dan melelahkan sejatinya adalah anak kandung dari pemikiran-pemikiran progresif yang bertumpu kepada nilai kemanusiaan, baik kebebasan, kesetaraan maupun kesejahteraan manusia. Kondisi amat buruk yang dialami bangsa ini… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Endah Sri Hartatik Tebal : 376 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Nurmahera Deskripsi : Buku ini mengupas tentang sejarah transportasi Jalan Raya Pantai Utara Jawa dengan fokus pada Pantai Utara Jawa Tengah. Pemilihan fokus Jawa Tengah karena hanya wilayah ini yang memiliki akar kronologis yang lebih panjang tentang perkembangan… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : L. Santoso AZ Tebal : 528 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Laksana Deskripsi : “Kesaksian Widjanarko tersebut tidak benar…. Tanggal 29 September 1965 tidak ada pertemuan antara Bung Karno, Omar Dani, dan Suparjo. Jadi, keterangan kesaksian Widjanarko adalah palsu dan bohong.” Kolonel (Purn) CPM Maulwi Saelan “Tanpa bukti yang… selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Bangsa Mongol dikenal luas karena satu hal: penaklukan. Mereka digambarkan dengan seram, beringas, dan haus darah―yang menguasai negara-negara lain dengan kekuatan dan kekerasan. Padahal, jauh dari pandangan tersebut, Bangsa Mongol adalah bangsa yang membangun kota, mempunyai rezim politik yang unik―pengaturan pembagian kekuasaan yang kompleks di antara khan dan kaum bangsawan, menghargai para administrator dan diplomat… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Buku ini berupaya merekonstruksi perjalanan historis al-Quran yang diharapkan dapat bertahan terhadap kritik sejarah sekaligus bisa berhadapan dengan berbagai prasangka ilmiah Barat. Masalah-masalah utama dalam pewahyuan al-Quran serta pengumpulan dan stabilisasi teksnya menjadi fokus kajian dalam buku ini. Dengan demikian, obyek studi ini mencakup keseluruhan etape perjalanan kesejarahan al-Quran, dan hasilnya diharapkan memberikan kontribusi signifikan… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Gaung kebesaran Kerajaan Pajajaran bukan hanya terkenal di Nusantara. Kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Siliwangi ini juga dikenal di luar negeri. Hasil bumi, pala dan kapas, yang berkualitas tinggi membuat negara-negara seperti India dan Maladewa melakukan kerja sama jual beli. Setidaknya, China dan Portugis juga membuat catatan khusus tentang kerajaan ini. Catatan-catatan itulah yang menjadi… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Kerajaan Majapahit bukan sekadar kerajaan besar yang pernah berdiri di tanah Nusantara, tetapi juga simbol dari kekuatan politik, ekonomi, dan budaya yang menyatukan berbagai wilayah di Indonesia, bahkan hingga ke Asia Tenggara. Perjalanan Majapahit yang penuh dengan kebijaksanaan, kepemimpinan, serta pergolakan internal dan eksternal, memberikan banyak pelajaran berharga yang relevan bagi kehidupan bangsa kita saat… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Pembauran etnis di Lasem telah menelurkan proses asimilasi dan akulturasi budaya yang saling mempengaruhi. Misalnya, rumah warga Tionghoa di Lasem tak murni berasitektur China. Tingginya nilai tolerasi antar warga inilah yang kemudian menjadikan kehidupan lintas agama dan etnis menjadi berkembang. K.H. Zaim Ahmad Ma’shom Pengasuh Pesantren Kauman-Lasem dan Majelis Pengasuh Pesantren Indonesia (MPPI) Kami… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Perguruan Adabiah adalah nama yang tidak asing dalam dunia pendidikan di Minangkabau/Sumatera Barat. Perguruan Adabiah tidak hanya merupakan salah satu lembaga pendidikan yang besar, dalam artian memiliki banyak jenjang pendidikan (Taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama, Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, dan Sekolah Tinggi), memiliki banyak siswa/mahasiswa, banyak pengajar, tenaga akademis, dan alumni, tetapi… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.