● online
- The Digital Mindset: Hal-Hal yang Dibutuhkan untuk....
- Allah Maha Pencemburu: Kenikmatan Hakiki dalam Kem....
- Bangun Karakter Diri, Raih Impian Anda....
- Hukum Bisnis; Kajian Khusus UMKM Indonesia....
- Eminus Dolere: Panduan Mempersiapkan Perpisahan....
- Tirakat Bisnis: Menarik Kekayaan dengan Kekuatan B....
- Kelola Seni: Lukisan, Wayang, Film, Hingga Jazz....
- Pengetahuan Dasar Teknik Tari Modern....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Sejarah Sosial: Konseptualisasi, Model, dan Tantangannya
Rp 38.250 Rp 45.000| ISBN | 978-602-7544-90-1 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Sejarah |
Penulis : Sartono Kartodirdjo
Tebal : 190 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Pilih Kuponmu!
- puskit001
- puskit002
- puskit003
- puskit004
Sejarah Sosial: Konseptualisasi, Model, dan Tantangannya
Buku ini merupakan kumpulan tulisan terdiri dari delapan tulisan dari tujuh penulis, dibagi menjadi tiga bagian. Pertama, “konseptualisasi” terdiri dari tiga tulisan. Pada bagian ini diuraikan mengenai pengertian-pengertian, konsep-konsep sejarah sosial dan model penulisan metodologis dari sejarah sosial. Kedua, “historiografi”, terdiri dari empat tulisan. Bagian kedua ini ingin memperlihatkan berbagai aspek dalam kajian sejarah sosial, antara lain: gerakan sosial perkawinan dan sejarah keluarga; gaya pakaian dan; kaum miskin kota.
Ketiga, “tantangan”. Bagian ini membahas tentang kegagalan historiografi Indonesia menghadirkan sejarah kehidupan sehari-hari masyarakat dari sejarah orang kebanyakan sebagai salah satu kategori dalam sejarah sosial. Uraian dan penjelasan yang sangat metodologis pada bagian ini merupakan refleksi dan sekaligus tantangan untuk sejarah sosial di Indonesia sekarang dan pada masa-masa mendatang. Kepada para pembaca semoga buku ini dapat memenuhi meski terbatas kebutuhan akan bacaan sejarah sosial. Selamat membaca.
Sejarah Sosial: Konseptualisasi, Model, dan Tantangannya
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 3.404 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Herbert Adams Gibbons Tebal : 408 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Khilafah Utsmani merupakan imperium yang sangat kuat dalam sejarah. Imperium ini berkuasa sekitar 625 tahun dan pada masa kejayaannya mampu menguasai semenanjung Arab hingga Asia Selatan, serta memiliki kekuatan tempur terbesar di dunia kala itu…. selengkapnya
Rp 80.750 Rp 95.000Penulis : Adora Kinara Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Perang Jawa, yang juga dikenal sebagai Perang Diponegoro, adalah salah satu peristiwa besar dalam sejarah Indonesia yang tidak hanya mengguncang Pulau Jawa, tetapi juga menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap penjajahan. Perang ini, yang berlangsung dari… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Rihlah atau melancong telah menjadi aktivitas umum banyak orang dari berbagai bangsa sejak zaman kuno. Motifnya bermacam-macam, mulai dari ekonomi, politik, ilmu pengetahuan, pekerjaan, hingga sekadar jalan-jalan untuk memuaskan rasa ingin tahu akan daerah atau negeri lain. Namun, dari beragam rihlah itu, tak banyak yang mengamati secara cermat dan mencatat secara detail daerah-daerah atau negeri-negeri… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Jan Newberry Tebal : xiv + 284 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Obor Deskripsi: Banyak pelajaran yang dapat dipetik dari pintu belakang rumah kampung. Buku ini adalah sebuah buku etnografi perkotaan yang menyorot sebuah lingkungan kampung di sudut kota kraton Yogyakarta, Jawa Tengah, selama pemerintahan Orde Baru. Bertolak dari… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Pemerintah mengubah fungsi kota tradisional menjadi kota modern untuk beberapa kota di Jawa dan Madura pada 1906. Program modernisasi itu berbasis industrialisasi ekonomi. Sebagai contoh kasus di Kota Cirebon, pemerintah Hindia Belanda bertujuan mengubah fungsi Kota Cirebon dari kota tradisional menjadi kota modern dan dari kota yang tidak sehat menjadi kota yang sehat. Tujuan tersebut… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Palestina, dengan Yerusalem atau al-Quds sebagai ibukotanya, merupakan Tanah Suci bagi tiga agama Abrahamik. Wilayah ini dikenal juga sebagai negeri para Nabi, tempat diturunkannya wahyu langit, tanah yang diberkati, dan banyak sebutan lainnya. Selama hampir 4000 tahun sejarahnya, Palestina telah berulang kali menjadi rebutan dan wilayah taklukkan berbagai bangsa karena keistimewaannya. Agama Yahudi, Kristen, dan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Harry A. Poeze Ukuran : 16 x 24 cm Tebal : 398 hlm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Tan Malaka sosok penuh misteri dalam kancah kemerdekaan RI baik di masa persiapan maupun perjuangan mempertahankan kemerdekaan dari upaya kembalinya penjajah di Indonesia. Dengan menggunakan nama samaran, ia menulis berbagai artikel dalam surat kabar dan… selengkapnya
Rp 108.000 Rp 135.000Penulis : Ibrahim Alfian Tebal : 258 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Pada 1873, Pemerintah Hindia Belanda mengumumkan pernyataan perang terhadap Kerajaan Aceh. Agresi Belanda ini dihadapi Aceh dengan manifestasi kolektif melalui bentuk perlawanan bersenjata yang menjadi perang terlama dalam sejarah kolonial Belanda di Indonesia. Agresi ini pun… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000“Kalau pelurumu habis, gunakan bayonetmu! Kalu bayonetmu patah, gunakan tanganmu untuk memukul! Kalau tanganmu patah, gunakan gigimu untuk mengigit! Dan kalau gigimu patah, gunakan matamu untuk mematahkan semangat musuh!” Perang Bali adalah memoar I Gusti Ngurah Pindha, seorang prajurit muda yang mengiringi I Gusti Ngurah Rai dalam perang gerilya mempertahankan tanah Bali dari pendudukan Belanda… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Budiawan (ed.) Tebal : xxvi + 170 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Mengapa orang menciptakan sesuatu—entah benda, ‘event’, atau apapun—untuk mengingat masa lalu? Apakah ingatan memang tidak bisa diandalkan sehingga orang perlu membuat tanda pengingat? Apa yang terjadi ketika yang hadir di masa kini hanyalah tanda-tanda… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.