Beranda » Agama » Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini

Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini

DISKON 15% ISBN: 978-602-17575-0-5 Stok: Tersedia
Berat 200 gram
Kondisi Baru
Kategori Agama, Spiritual
Dilihat 1.342 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 33.150 Rp 39.000
Hemat Rp 5.850
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini
Rp 33.150 Rp 39.000
Tersedia / 978-602-17575-0-5
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Buku Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini

Penulis     : Th. Sumartana

Tebal         : xxviii + 133 hlm

Ukuran     : 13 x 19 cm

Penerbit   : Gading Publishing

Deskripsi:

Sudah banyak karya dan kajian yang ditulis orang mengenai Kartini. Sudah banyak pula aspek yang di-ungkap dari hayatnya yang pendek tersebut. Kartini meninggal dalam usia yang belia sekali, tapi usia yang singkat itu penuh dengan pergumulan dan perjuangan. Karena itu selalu ada yang bisa dipelajari dari sosok ini, di antaranya, pertanyaan dan perenungannya mengenai agama.

Sebagaimana judulnya, buku ini menelusuri ke ceruk yang paling sempit dan dasar yang paling dalam dari pandangan Kartini mengenai agama. Agama di benak Kartini bukan sesuatu yang telah terterima begitu saja. Agama adalah sebuah pencarian, dan karena itulah, ia dimulai dengan keraguan, dan seren tetan pertanyaan dan gugatan. Barangkali agak mengejutkan, beberapa pertanyaan Kartini hampir seratus tahunan lalu itu masih relevan hingga kini.

Awalnya karya ini merupakan bagian dari disertasi berjudul Mission at the Cross Road, dari Th. Sumartana (1944-2003), di Vrije Universiteit, Amsterdam, Belanda. Jelas se kali kalau kita menengok keseluruhan isi disertasi tersebut, Th. Sumartana menempatkan Kartini dan pemikirannya sebagai bagian penting dari dinamika kehidupan intelektual dan sosial di peralihan dan awal abad ke-20 di Hindia-Belanda. Ikhtiar keras Kartini adalah menjadikan agama itu sebagai suatu yang manusiawi, dan bukan suatu yang dogmatis dan terasing dari kehidupan kemanusiaan. Dan ikhtiar ini membawanya pada problem-problem sosial lain di luar agama. Agama memang bukan sesuatu yang bisa diisolasi dari lingkungan sosialnya. Problem keagamaan pada dasarnya berhubungan dan bahkan tak jarang menjadi bagian dari problem sosial, budaya dan politik juga. Tak aneh, kalau surat-surat Kartini yang diterbitkan sebagai Habis Gelap Terbitlah Terang telah menjadi salah satu bacaan kalangan nasionalis pada awal abad ke-20 itu.

Dalam konteks pergumulan di atas, Th. Sumartana juga menempatkan Kartini sebagai seorang pionir dalam dialog antaragama. Keberaniannya melakukan kritik dan kesediaannya menerima kritik menjadi dasar dari sebuah dialog. Kerendahan hati dan ketulusan iman membuatnya tak pernah memiliki kekuatiran bertemu dan bertukar pikiran dengan orang yang berbeda dengannya. Kartini adalah ‘ibu dialog antariman’ di Indonesia.

Buku ini pernah terbit persis duapuluh tahun lalu (1993). Sekarang hampir mustahil untuk  mempero lehnya di pasaran. Mengingat nilainya, kami merasakan penting untuk menerbitkannya kem bali. Penulisnya, Th. Sumartana, adalah seorang cendi-kiawan, sastrawan, kolomnis dan aktivis dialog antar-iman yang terkemuka pada era 70-an hingga awal 2000-an. Bersama Gus Dur, Ibu Gedong Bagoes Oka, Rm. Mangunwijaya (kini semuanya sudah wafat), Th. Sumartana aktif menggelar dialog antaragama pada era 1990-an dan mendorong agama(-agama) sebagai bagian dari gerakan demokratisasi. Dalam sebuah buku, Interfaith Heroes (Read The Spirit Books, Michigan, 2008), yang ditulis dan disunting oleh Daniel L. Buttry, nama Th. Sumartana masuk sebagai salah seorang ‘Pahlawan’ yang mencurahkan pikiran dan tenaganya untuk hubungan antaragama yang sehat, adil, dan damai, bersama tokoh-tokoh lain seperti Rumi, Gandhi, Tagore, Martin Buber, dan lainnya.

Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Retno Winarti (istri), Dyah Nuringtyas, Nurwijayadi, Nur Adinugroho (anak-anak), yang memberikan izin kepada kami untuk menerbitkan kembali risalah ini.

Salam takzim dan selamat membaca!

 

Tags: ,

Buku Terkait
Diskusi Produk (0)

Silakan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja