Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
Rp 34.000 Rp 40.000| ISBN | 978-602-8335-38-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang terdapat dalam Upacara Pesta Ponan (UPP) pada masyarakat Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kebupaten Sumbawa, yaitu: 1. Untuk menjaga solidaritas dan; 2. Memberi kesempatan untuk rekreasi dan membantu ekonomi penduduk setempat Fungsi-fungsi tersebut pada hakikatnya sejalan dengan ajaran agama Islam yang hampir keseluruhan dianut oleh masyarakat Desa Poto.
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
Penulis : I Made Purna
Tebal : 150 hlm
Ukuran : 14,5 x 21 cm
Penerbit : Ombak
Deskripsi :
Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang terdapat dalam Upacara Pesta Ponan (UPP) pada masyarakat Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Kebupaten Sumbawa, yaitu: 1. Untuk menjaga solidaritas dan; 2. Memberi kesempatan untuk rekreasi dan membantu ekonomi penduduk setempat Fungsi-fungsi tersebut pada hakikatnya sejalan dengan ajaran agama Islam yang hampir keseluruhan dianut oleh masyarakat Desa Poto.
Penyelenggaraan UPP pada masyarakat Desa Poto, bukan semata-mata menjalin struktur dengan prinsip vertikal (agama-spiritual), melainkan juga menjalin struktur dengan prinsip horisontal, yaitu membentuk pengembangan sumber daya manusia yang berjiwa sosial didasari oleh hidup selaras dengan rasa saling, seperti rasa saling prihatin, saling sayang, cinta, kasihan, dan saling percaya, serta saling mengingatkan. Jika rasa saling tersebut di atas dijalani dengan baik, maka anggota masyarakat Desa Poto akan menjadi manusia yang memiliki harga diri (Ila).
Melalui UPP, berbagai konflik dapat direda/teratasi. Secara manifes hidup dalam kondisi keseimbangan juga nampak tidak hanya antarwarga yang berpotensi konflik, tetapi juga dengan warga yang berasal dari luar Desa Poto. Hubungan dengan mereka juga dapat terwujud melalui kawin-mawin.
UPP yang di masyarakat Desa Poto kini semakin menarik wisatawan, yang dengan begitu berpotensi memperkenalkan dan mengembangkan kearifan lokal dari masyarakat setempat. Dengan memperkenalkan Upacara Pesta Ponan sebagai paket rekreasi (pariwisata], maka tidak menutup kasanah budaya lain seperti kain tenun, dan gerabah tradisional juga ikut dipasarkan kepada para wisatawan.
Tags: budaya, penerbit ombak
Pesta Ponan: Kearifan Lokal Masyarakat Samawa (Sumbawa)
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.721 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sejak 1998, yang menandai akhir dari tiga puluh tiga tahun rezim Orde Baru di bawah Presiden Suharto, kekerasan dan konflik etnis di Indonesia meningkat secara dramatis. Dalam uraiannya yang inovatif dan persuasif, Jacques Bertrand berpendapat bahwa konflik-konflik di Maluku, Kalimantan, Aceh, Papua, dan Timor Timur adalah akibat dari tafsir-ulang Orde Baru yang sempit dan mengekang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Suwarna Tebal : xvii + 252 hlm Ukuran : 17,50 x 25 cm Penerbit : Histokultura Deskripsi : Kebudayaan merupakan buah budi-daya manusia, berisi: sistem religi dan upacara keagamaan; sistem dan organisasi kemasyarakatan; sistem pengetahuan; bahasa; kesenian; sistem mata pencaharian hidup; serta sistem teknologi dan peralatan. Hal ini terwujud dalam: (1) idiovak, sebagai… selengkapnya
Rp 110.330 Rp 129.800Penulis : Keluarga Besar Komunitas Rumah Cinta Tebal : 322 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Membaca semua testimoni dalam buku ini akan memperhadapkan kita pada kenyataan bahwa betapa Ahyar Anwar selalu menempatkan setiap orang yang bertaut dengan dirinya pada posisi yang “intim” di dalam hidupnya. Dia menempatkan semua… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Dunia drama atau lebih akrab disebut teater dapat dianggap sebagai bagian dari teori permainan (games theory) dan teori Homoluden (manusia yang bermain-main) oleh para pelakunya. Oleh karena itu, para aktor dan para aktivis teater selama ini di dalam perjalanannya bermain di atas pentas, sekaligus juga bermain di dalam kehidupan. Skenario dalam dunia teater disebut lakon,… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : James P. Spradley Tebal : xxiv + 348 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : …. bagi Spradley, “ilmu untuk ilmu” sudah ketinggalan zaman. Ilmu harus mempunyai kegunaan praktis dalam menyelesaikan masalah-masalah kemanusiaan. Begitu juga halnya dengan penelitian etnografi: seorang peneliti yang berhasil adalah juga seorang problem… selengkapnya
Rp 60.000 Rp 75.000Penulis : Reka Sakti Tebal : x + 140 hlm Ukuran : 13 x 19 cm Penerbit : EA Books Deskripsi : Dalam keluarga Jawa, orang tua adalah struktur objektif dominan sementara anak dianggap subjek belaka. Anak yang pada awalnya nir-nilai, kosong, kemudian diisi. Anak sama sekali belum memahami dunia, keluarga memahamkannya, jika bukan memaksanya… selengkapnya
Rp 49.300 Rp 58.000Penulis : St. Sunardi Tebal : xvi + 444 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Jalasutra Deskripsi :
Rp 80.000Penulis : R. Muhammad Mihradi dan Maman S. Mahayana Tebal : xii + 45 hlm Ukuran : 16 x 23 cm Penerbit : Obor Indonesia Begitulah hukum di Indonesia. Ibarat buku tabungan, kondisi hukum, negara, dan budaya di negeri ini seperti rekening dengan saldo yang pas-pasan. Tak seluruhnya gelap memang. Agak remang-remang, tetapi belumlah terang-benderang. Posisi Mahkamah Konstitusi, misalnya, segala putusan yang dikeluarkan lembaga ini… selengkapnya
Rp 140.000 Rp 175.000Penulis : I Ginting Suka Tebal : 160 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Antropologi Ekologi sebagai kajian hubungan antara dinamika penduduk, organisasi sosial, dan kebudayaan kelompok manusia dengan tempat mereka hidup. antropologi ekologi mencakup baik riset komparatif maupun analisis kelompok penduduk spesifik ditinjau dari perspektif sinkronis maupun diakronis…. selengkapnya
Rp 56.100 Rp 66.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.