Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Sejarah » Di Bawah Tiga Bendera: Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Di Bawah Tiga Bendera: Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Rp 83.300 Rp 98.000
Hemat Rp 14.700
ISBN978-979-1260-48-0
Stok Habis
Kategori Sejarah, Sosial Politik
Tentukan pilihan yang tersedia!
HABIS
Maaf, produk ini tidak tersedia.
Bagikan ke

Di Bawah Tiga Bendera: Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Penulis     : Benedict Anderson

Tebal         : xii + 378 hlm

Ukuran     : 14 x 20,3 cm

Penerbit   : Marjin Kiri

Deksripsi:

“Anderson mengajukan argumentasinya dengan kegigihan seorang peneliti yang sedang membongkar sejarah tersembunyi, merujuk sumber-sumber dari ber-bagai bahasa dalam rentang yang mengagumkan … paparan memukau tentang arus global ide-ide anarkis dan antikolonial.”PUBLISHERS WEEKLY

“Anderson sendiri tak bisa dengan gampang digolong-golongkan. Seorang ilmuwan politik dan poliglot sejati dengan minat yang tak habis-habisnya pada budaya, sejarah, dan jelas segala sesuatu lainnya… [ia] menderetkan bukti-bukti yang tak lazim, yang disusun secara inovatif, dan tak sungkan-sungkan menampakkan simpati politiknya sendiri.”IN THESE TIMES

Dalam buku ini, Benedict Anderson menyelidiki gelanggang perpolitikan dan kebudayaan akhir abad ke-19 dengan berfokus pada gerakan anarkisme militan di Eropa dan benua Amerika, runtuhnya imperium Spanyol yang ditandai dengan pemberontakan bersenjata José Martí di Kuba dan tumbuhnya nasionalisme Filipina, serta protes-protes antimperialis di Tiongkok dan Jepang. Anderson memetakan interaksi intelektual yang kompleks antara dua penulis besar Filipina, José Rizal dan Isabelo de los Reyes, dengan perpolitikan dan sastra avant-garde Eropa dan menunjukkan bagaimana simpul-simpul terbentuk dan terhubung dalam suatu “globalisasi perdana” antara gerakan-gerakan nasionalis dengan para aktivis anarkis global saat itu.

“Di Bawah Tiga Bendera” adalah karya brilian yang sungguh orisinal, eksplorasi menggetarkan tentang keterkaitan saling-silang antara perjuangan kemerdekaan di tingkat nasional dengan arus politik di aras global.

 

Tags: ,

Di Bawah Tiga Bendera: Anarkisme Global dan Imajinasi Antikolonial

Berat 400 gram
Kondisi Baru
Dilihat 2.787 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa