● online
- Menggambar Batik Menggunakan Adobe Photoshop
- Berislam secara Kaffah
- SIM: Super Intensif Matematika SMP/MTs Kelas IX
- DAS Garang Hulu: Tata Air, Erosi, dan Konservasi
- Pustakawan Profesional di Era Digital
- Wahnan Ala Wahnin: Pesan Kesalingan dalam Pernikah
- Perang Bali
- Pembibitan dan Kultur Jaringan Tanaman SMK/MAK Kel
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
On Signs
Rp 46.750 Rp 55.000| ISBN | 978-623-6166-80-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sosial |
Umberto Eco mendekati semiotika bukan sebagai semesta yang tersusun dari tanda-tanda, melainkan sebagai satu-kesatuan utuh yang tersusun dari fungsi-fungsi semiotik (sign-functions). Berbeda dengan tritunggal Peirce, ia telah mengembangkan teori semiotik yang non-referensial: Ekspresi dapat digunakan untuk merujuk pada hal-hal atau keadaan dunia, tetapi mereka berasal dari isi atau konten yang ditetapkan oleh budaya.
On Signs
Penulis : Umberto Eco
Tebal : 120 hlm
Ukuran :
Penerbit : Ircisod
Deskripsi :
Umberto Eco mendekati semiotika bukan sebagai semesta yang tersusun dari tanda-tanda, melainkan sebagai satu-kesatuan utuh yang tersusun dari fungsi-fungsi semiotik (sign-functions). Berbeda dengan tritunggal Peirce, ia telah mengembangkan teori semiotik yang non-referensial: Ekspresi dapat digunakan untuk merujuk pada hal-hal atau keadaan dunia, tetapi mereka berasal dari isi atau konten yang ditetapkan oleh budaya.
Sebuah tanda (atau fungsi-tanda) tak lagi dipahami sebagai hal-ihwal yang bersangkut-paut dengan referensi tertentu yang beku (yang dulunya merupakan perkara tanda linguistik); yang demikian, biasanya, mengambil beberapa makna, atau merujuk pelbagai realitas dalam konteks sosial budaya.
Misalnya, oktagon merah tak memiliki arti yang sama di Afrika seperti di Amerika, di mana, lantaran konvensi yang beroleh penggunaan budaya, lantas kita mengasosiasikannya dengan tanda “Stop”. Namun, bahkan dalam budaya Amerika, makna oktagon merah kadangkala bisa berubah, misalnya, umpama ditemukan dalam buku teks tentang geometri.
Tags: ircisod, sosial politik
On Signs
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.515 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sepanjang 150 tahun produksi garam di Madura, khususnya Sumenep, selama itu pula para petaninya berjuang melawan mendapat tempat sentral dalam “perbudakan”-istilah yang dialami mereka selama menjadi buruh garam dari generasi ke generasi. Sempat menjadi produsen utama kebutuhan garam dunia pada awal abad ke-20, kini komoditas garam Madura berada di kaki langit senja. Industrialisasi garam warisan… selengkapnya
Rp 89.250 Rp 105.000Buku yang ditulis Prof. Dr. Aksin Wijaya dkk. ini bisa menjadi salah satu rujukan dalam memperdalam penguatan moderasi beragama yang diamanatkan oleh pemerintah. Di dalamnya, kita bukan hanya akan mendapati moderasi beragama dalam tataran konsep-konsep abstrak, melainkan juga variasi metode dan langkah-langkah praksis yang dapat diupayakan. Buku ini mengusung misi bahwa kesadaran menyuarakan moderasi beragama… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Pierre Wilbert Orelus Tebal : xxxviii + 350 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Pustaka Pelajar Deskripsi : Cara orang-orang di kelas menengah atas memahami keadilan sosial berbeda dari cara orang-orang dari kelompok-kelompoj yang sepanjang sejarah tertindas. Bagi kelompok-kelompok ini, keadilan sosial sebagai praksis tidak mencerminkan cara-cara yang menindas karena… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Derita Prapti Rahayu dkk Tebal : viii + 256 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Senjakala Tata Kelola Timah di Bangka Belitung adalah potret buram buruknya tata kelola pertambangan timah yang berakar dari sejarah kelam masa lalu, penegakan hukum yang setengah hati, konflik agraria bernuansa pembiaran,… selengkapnya
Rp 152.000 Rp 190.000Medsos, harus diakui, memang mempermudah dan meningkatkan kualitas hidup warganet. Akan tetapi medsos juga berdampak buruk. Warganet kecanduan Google, Whatsapp, online-shop, Face Book, Instagram, X, Youtube dan Tiktok. Mereka gampang dirundung masalah kesehatan mental. Narsis. Hanya berfokus pada diri sendiri. Kurang terlatih kecakapan sosialnya. Kurang prigel berempati pada orang lain. Mudah stres. Warganet kesulitan membedakan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Abidin Kusno Tebal : 234 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Muhamad Haripin (Editor) Tebal : xii + 234 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku ini membahas perkembangan reformasi intelijen di Indonesia pada periode Reformasi (1998-sekarang). Apa saja perubahan yang berlangsung dalam komunitas telik sandi pada era pasca Orde Baru? Bagaimanakah dinamika politik memengaruhi proses reformasi intelijen?… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000Agama adalah sistem yang mengatur kepercayaan serta peribadatan kepada Tuhan serta tata kaidah yang berhubungan dengan adat istiadat, dan pandangan dunia yang menghubungkan manusia dengan tatanan kehidupan, pelaksanaan agama bisa dipengaruhi oleh adat istiadat daerah setempat. Setiap insan manusia tentu memiliki kepercayaan dan keyakinan terhadap satu agama. Dengan agama yang dianutnya tersebut, insan manusia wajib… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Atik Rochaeni Tebal : 248 hlm Ukuran : 17,5 x 25 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Pembangunan yang tidak berorientasi pada kesejahteraan publik akan kehilangan legitimasi sosial dan bisa memicu krisis sosial-politik. Oleh karena itu, kesejahteraan publik harus menjadi poros utama dari setiap kebijakan pembangunan, dalam kerangka negara hukum yang demokratis… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Lucia Ratih Kusumadewi (Editor) Tebal : x + 92 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Pengelolaan pendidikan di Indonesia hari ini, cenderung mengedepankan urusan-urusan trivial dan melupakan masalah fundamental dalam pendidikan. Selain terjebak dalam pemaknaan pendidikan modern-populis yang sempit dan kurang mengakar pada filosofi pendidikan yang kuat,… selengkapnya
Rp 40.000 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.