Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Aceh: Kisah Datang dan Terusirnya Belanda dan Jejak yang Ditinggalkan
Rp 112.000 Rp 140.000| ISBN | 978-623-321-121-5 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Dalam buku Aceh: Kisah datang dan terusirnya Belanda dan jejak yang ditinggalkan ini, Anton Stolwijk menyusuri tapak jejak perang itu – jejak yang tidak hanya membawa pembaca menyelami kandungan catatan lama yang menguning dan kadang dilupakan, tetapi juga mengajak menelusuri Aceh pada masa sekarang dengan tinggalan historisnya.
Aceh: Kisah Datang dan Terusirnya Belanda dan Jejak yang Ditinggalkan
Penulis : Anton Stolwijk
Tebal : xxiv + 262 hlm
Ukuran : 16 x 24 cm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi :
Perang Aceh (1873-1942) merupakan salah satu lembar terhitam dalam sejarah Belanda. Pertempuran antara tentara kolonial Belanda yang kejam melawan kaum muslim Aceh yang fanatik telah menelan 100.000 korban jiwa, termasuk ribuan perempuan dan anak-anak Aceh.
Dalam buku Aceh: Kisah datang dan terusirnya Belanda dan jejak yang ditinggalkan ini, Anton Stolwijk menyusuri tapak jejak perang itu – jejak yang tidak hanya membawa pembaca menyelami kandungan catatan lama yang menguning dan kadang dilupakan, tetapi juga mengajak menelusuri Aceh pada masa sekarang dengan tinggalan historisnya.
Penelusuran jejak itu terwujud dalam kisah menarik dengan jalinan cerita yang apik didasarkan pada satu sisi antara fakta sejarah dan aktualitas, pada lain sisi antara penelitian dan jurnalistik. Kisah itu diceritakan di buku ini dalam bahasa yang mengalir.
Tags: obor indonesia, sejarah
Aceh: Kisah Datang dan Terusirnya Belanda dan Jejak yang Ditinggalkan
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.624 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Sartono Kartodirdjo Tebal : 415 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Seminar Sejarah Nasional I, yang berlangsung di Yogyakarta pada tahun 1957 merupakan peristiwa penting untuk historiografi Indonesia. Karena pada saat itu telah dilegitimasikan pandangan Indonesiasentris dalam penulisan sejarah nasional. Telah tumbang pendekatan… selengkapnya
Rp 89.250 Rp 105.000Penulis : B. J. O. Schrieke Tebal : xxiv + 307 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : …. [Schrieke], seorang ilmuwan sederhana yang lahir dari dunia kolonial, namun telah memberikan sumbangan besar bagi kajian sosial-humaniora tentang Indonesia melalui pendekatan historis-sosiologisnya. Dasar pemikiran yang dikembangkan Schrieke menjadi tonggak… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Pada bulan Juli 1946 Piet Hidskes mendaftarkan diri sebagai sukarelawan pada Depot Speciale Troopen (DST, Depot Pasukan Khusus), korps elite dari Koninklijke Nederlansch-Indisch Leger (Pasukan Hindia-Belanda) di bawah komando Kapten Westerlingyang menerima carte blanche untuk menumpas pemberontakan di Indonesia dan melakukan aksi-aksi pembersihan. Setelah mengikti pelatihan selama enam bulan, Hidskes ditempatkan di Sulawesi Selatan. Dia kemudian terlibat… selengkapnya
Rp 72.000 Rp 90.000Penulis : Hera Astuti, Zul ’Asri, Zafri Tebal : 246 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Terdiri dari 15 bab, meliputi pendahuluan, sumber sejarah zaman hindu – buddha, proses masuknya budaya India ke Nusantara, agama Hindu dan Buddha, dan beberapa sejarah kerajaan seperti kerajaan Kutai, Kerajaan Tarumanegara, kerajaan Melayu,… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Penulis : Ida Liana Tanjung Tebal : 128 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini mengkaji tentang modernitas di perkotaan Sumatera Selatan pada abad ke-20, khususnya di Palembang dan Plaju, dalam konteks kolonialisasi dan dekolonisasi. Memasuki awal abad ke-20, terjadi pertumbuhan simbol-simbol modernitas kolonial yang sangat pesat di… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Balai Arkeologi Sumatera Selatan Tebal : 178 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Buku ini mempresentasikan hasil-hasil kajian terbaru mengenai tinggalan arkeologis dan lingkungannya di dataran tinggi jambi yang diteliti sampai tahun 2016. Ada delapan tulisan yang membahas kondisi geografis-geologis dan tinggalan arkeologis di dataran tinggi jambi. Tinggalan… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000Penulis : Helius Sjamsuddin Tebal : 490 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan kajian sejarah yang mencoba memahami perubahan- perubahan sosial-politik yang terjadi dalam sejarah panjang Kerajaan Sintang khususnya tanpa mengabaikan kerajaan-kerajaan lain di Kalimantan Barat pada umumnya. Tujuannya adalah untuk mendapatkan suatu historiografi Sintang yang… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : AB. Takko Bandung Tebal : 308 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Pada awalnya orang Bugis hanya menetap di tanah Bugis. Dari segi geografis tanah Bugis terletak di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Mattulada (1998:24) memperkirakan bahwa pada awalnya suku Bugis tinggal di pesisir utara Teluk Bone yang… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Makbul Mansyur Tebal : 156 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Melalui Kapitulasi Tuntang pada 1811, Inggris menggantikan Belanda untuk menguasai Jawa. Semua wilayah di Jawa tunduk pada Inggris, kecuali Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang saat itu dipimpin oleh Hamengkubuwono II. Karena ia menolak kedaulatan asing, maka Inggris… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Ketika arus revolusi semakin kuat di Jawa, maka di luar Jawa terutama Indonesia Timur mengalami nasib yang tragis. Betapa tidak, di daerah yang disebut terakhir, kuasa kolonial justru menguat setelah van Mook membentuk Negara Indonesia Timur yang berpusat di Makassar. Bagaimana hukum pergi berhaji ke Mekah bagi umat Islam Indonesia yang mampu pada era revolusi?… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.