Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Puisi dan Bulu Kuduk
- Seni Bermain Anak-Anak Kreatif dan Impresif
- Bisnis Priayi: Elit Tradisional dan Bisnis di Era
- Mengelola Kinerja Sistem Logistik
- Belajar dari Kisah Fakta, Fiktif dan Legenda; Spek
- Lepas dari Pikiran Negatif dan Tekanan Batin: Menj
- Asuhan Persalinan Normal dan Bayi Baru Lahir
- Melampaui Prinsip Kesenangan
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Jack Ma: Aku adalah Seekor Buaya di Sungai Yangtze
Rp 57.375 Rp 67.500| ISBN | 978-623-244-786-8 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi |
Jack Ma: Aku adalah Seekor Buaya di Sungai Yangtze
Penulis : Adhani J. Emha
Tebal : 200 hlm
Ukuran : 14 x 20 cm
Penerbit : Anak Hebat Indonesia
Deskripsi :
Meskipun dulu pernah berkecimpung dalam dunia pendidikan sebagai pengajar bahasa Inggris, Jack Ma tidak patah arang untuk menyelami bisnis digital. Perjalanannya ke Amerika Serikat untuk mempelajari internet dipenuhi oleh pengalaman pahit. Bahkan, dia pernah disekap tatkala menjadi penerjemah dan mediator bagi pemerintah Tonglu atas kerja sama investasi dengan perusahaan swasta di Amerika Serikat.
Namun, keinginan Jack Ma untuk mempelajari internet akhirnya berbuah manis, setelah dia bertemu Stuart Trusty. Pada akhirnya, Jack Ma pun berhasil memperkenalkan internet di daratan Negeri Tirai Bambu.
Lantas, apa yang dilakukan Jack Ma hingga dia mampu membangun dan mengembangkan kesuksesan dalam dunia bisnis? Bagaimana Alibaba Group mampu merajai pasar e-commerce di Tiongkok hingga seluruh dunia? Temukan semua jawabannya di buku ini.
Tags: anak hebat indonesia, biografi
Jack Ma: Aku adalah Seekor Buaya di Sungai Yangtze
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 649 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Abu Nawas adalah sosok yang berwawasan luas, hafal al-Qur’an dan hadits, seorang dermawan yang karena kedermawanannya ia menjalani kehidupan yang serba kekurangan, dan tentu saja jenaka. Ia pernah menjadi guru hadits. Tiga tokoh terkenal, yaitu Imam Syafi’i (pendiri Mazhab Syafi’i), Muhammad al-Amin (Kekhalifahan Daulah Abbasiyah), dan Al-Jahiz (ahli prosa dan Mu’tazilah), adalah murid-muridnya. Buku ini… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Hasani Ahmad Said Tebal : 216 hlm Ukuran : 14,5 x 20,5 cm Penerbit : Manggu Deskripsi : Tokoh mufasir Nusantara ternyata sudah diakui sampai ke luar negeri. Mufasir merupakan seorang yang ahli dalam bidang tafsir ayat-ayat suci Al-Quran. Buku Jaringan dan Pembaharuan Ulama Tafsir Nusantara Abad XVI-XXI membahas tentang potret literatur tafsir… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Ibnu Sina disebut-sebut sebagai Bapak Kedokteran Modern karena karyanya, Qanun fi ath-Thibb, digunakan sebagai teks standar di Italia, Spanyol, Inggris, Prancis, dan Jerman dari abad ke-12 hingga abad ke-18. Bahkan, prinsip-prinsip pengobatan dalam kitab itu masih diajarkan di Yale University dan University of California hingga abad ke-19 awal. Temuan-temuan penting Ibnu Sina di dalam kitab… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000“Zahir Mania benar-benar beruntung memiliki imam majelis seperti Habib Bidin. Banyak habib di Indonesia, tetapi sosok seperti beliau sulit ditemukan duanya. Wajahnya yang tampan, tubuhnya yang bugar, dan suara merdunya menjadi kombinasi langka yang membuat beliau begitu istimewa.” —KH. Anwar Zahid, kiai kondang dari Bojonegoro. Buku ini mengajak Anda menyelami kehidupan dan kontribusi Habib Ali… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Sunan Giri bernama asli Jaka Samudra. Lahir sekitar tahun 1365 M di Blambangan. Ayahnya orang Aceh. Ibunya bernama Dewi Sekardadu anak Prabu Menak Sembuyu, Raja Blambangan. Menginjak dewasa, Jaka Samudra menimba ilmu ke Pasai, sembari menemui sang ayah di sana. Kelak, Jaka Samudra mendirikan “Pesantren Giri” di Desa Sidomukti, Kebomas. Muridnya bertebaran sampai mancanegara, seperti… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Bagi banyak pengagumnya, Tan Malaka adalah sosok yang menawan, seseorang yang sangat berbeda dan hanya dapat disamakan dengan tokoh-tokoh dari masa silam: para pahlawan, orang bijak dalam cerita rakyat Indonesia, atau para revolusioner dan filsuf kejayaan Barat. Ia tampak memadukan romantisme seorang “Fajar Merah Indonesia” dengan ketajaman intelektual dan disiplin organisasi dari sang revolusioner yang… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Geoffrey Parrinder Tebal : 300 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Al-Qur’an mempersembahkan lebih banyak gelar kehormatan kepada Yesus dibanding sosok-sosok masa silam lain. Ia sebuah “tanda dan bukti nyata”, simbol “kasih”, seorang “saksi” dan “teladan”. Ia dipanggil dengan nama dirinya, Yesus (Isa), memperoleh gelar Almasih (Kristus) dan Putra Maryam, dan… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Rizem Aizid Tebal : 154 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Pada pertengahan abad ke-19, lahir seorang tokoh penting dalam sejarah kolonialisme Belanda di Indonesia. Ia memiliki peranan penting dalam upaya penguasaan Belanda terhadap kaum Pribumi. Untuk mencapai keberhasilan, ia bahkan berhasil mengelabui umat Islam dengan menyamar… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Harry A. Poeze Ukuran : 16 x 24 cm Tebal : x + 489 hlm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Tan Malaka (1894-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samara sesudah 20 tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda, ia bekerja untuk Komintem (organisasi komunis revolusioner internasional) dan sesudah 1927 memimpin Partai… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000Penulis : Nur Rokhim Tebal : 100 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Suatu ketika, Kiai Abdurrahman Wahid yang kondang disapa Gus Dur itu ditanya oleh salah seorang santrinya. “Gus, apa kunci bahagia?” Seperti biasanya, Gus Dur menjawab pertanyaan itu dengan santai, “Ndak usah memikirkan apa yang kamu… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.