Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami

Pemasaran
● online
Pemasaran
● online
Halo, perkenalkan saya Pemasaran
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
  • Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
  • Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
  • Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
  • Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Beranda » Bahasa dan Sastra » Sastra » Membaca Sastra Membaca Dunia
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Membaca Sastra Membaca Dunia

Rp 42.500 Rp 50.000
Hemat Rp 7.500
ISBN 978-602-391-317-4
Stok Tersedia
Kategori Sastra

Penulis     : Azwar, S.S., M.Si.

Tebal         : 176 hlm

Ukuran     : 14 x 20 cm

Penerbit   : Basabasi

Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Membaca Sastra Membaca Dunia

…di batu penghabisan ke Huesca pagar penghabisan dari kebanggaan kita kenanglah sayang, dengan mesra kau kubayangkan di sisiku ada dan jika untung malang menghamparkan aku dalam kuburan dangkal ingatlah sebisamu segala yang baik dan cintaku yang kekal. Saya yakin banyak anak muda sekarang yang bisa menulis bait-bait puisi yang lebih puitis dari kutipan puisi di atas. Akan tetapi dia tidak menjadi luar biasa karena kisah pengarangnya tidak seluar biasa kisah kematian John Cornford. Bayangkan saja, betapa hebatnya luka yang diderita seniman muda itu yang menahan cinta dalam usia yang baru sehari genap dua puluh satu tahun, akan tetapi harus berakhir dalam perang saudara di front Cordoba, Spanyol. Inilah kemudian yang membuat puisi “To Margot Heinemann” sama indahnya dengan teks kematian pengarangnya dan pengetahuan pembaca atas kedua teks itu (puisi dan sejarah hidup John Cornford). Pengarang tidak hanya menjadi abadi seorang diri, akan tetapi orang yang hadir di dalam karyanya pun menjadi abadi. Seperti Margot Heinemann, perempuan teman kuliah John Cornford, yang kepadanya dia tujukan puisi terakhirnya sebelum benar-benar tewas sehari setelah ulang tahunnya yang kedua puluh satu di front Cordoba. Karena pengetahuan pembaca akan teks lain di luar teks karya sastralah, puisi Heusca itu menjadi semakin bermakna. Inilah satu bagian yang dikritisi buku kritik sastra ini perihal adagium “pengarang telah mati” Roland Barthes yang popular melalui esainya “The Death of Author”. Pernyataan Barthes bahwa ketika pengarang selesai menulis karyanya, maka sebenarnya ia (pengarang) telah mati; ia terpisah dari teksnya; teks bukan miliknya lagi –mendapat perlawanan tajam dari buku ini. Ada banyak tema kritik sastra lainnya yang disajikan buku langka ini. Dari khazanah sastra lokal hingga dunia. Sangat berharga untuk dibaca oleh setiap peminat sastra.

Tags: ,

Membaca Sastra Membaca Dunia

Berat 200 gram
Kondisi Baru
Dilihat 875 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Produk Terkait

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: