Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Paper Art – Hobi Unik dan Kreatif Bermain Kertas....
- Goro-Goro Menjerat Gus Dur....
- Pengantar Mekanika Klasik....
- Makanan Tradisional Indonesia Seri 3: Makanan Trad....
- Asuhan Gizi pada Lanjut Usia....
- Metodologi Penelitian Bisnis....
- Rekonstruksi Nalar Kritis; Metodologi Berpikir Kri....
- Wirausaha Ternak Puyuh Secara Intensif....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia
Rp 68.000 Rp 80.000| ISBN | 978-623-139-067-7 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia
Penulis : Akhmad Siddiq
Tebal : 136 hlm
Ukuran : 13 x 20 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama budaya santri tersebut membentuk jaringan keagamaan (religious networks) di Madura yang dikendalikan oleh para kiai. Akibatnya, para kiai menjadi penghubung antara ketiga unsur budaya santri tersebut. Akhmad Siddiq dalam buku ini berhasil memotret jaringan keagamaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Madura di Malaysia. Walaupun minus unsur NU dan pesantren, tetapi kehadiran para kiai dan mahasiswa asal Madura yang menggantikan peran kiai—yang di buku ini disebut kiai kongsi karena aktivitas mereka di kongsi atau tempat penampungan para pekerja—jelas membuktikan bahwa jaringan keagamaan Madura di Malaysia berkembang dan memiliki beragam fenomena sendiri, yang memiliki persamaan sekaligus juga perbedaan dengan apa yang terjadi di kampung halaman para pekerja.
Yanwar Pribadi, Guru Besar Antropologi Agama Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) & UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Tags: budaya, cantrik pustaka
Kiai Kongsi: Agama, Ekonomi, dan Kehidupan Sosial Pekerja Migran Madura di Malaysia
| Berat | 150 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 407 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini akan mengajak Anda berkelana ke dunia cita rasa dan kenikmatan dengan menyajikan 58 resep sup Nusantara seperti sup buntut, rawon, sup saudara, tekwan, dan sup-sup lezat yang lain. Ada pula 44 resep mi dan variannya yang Anda sukai seperti bakmi kopyok, mi ayam, mi Aceh, mi kocok, dan lain-lain, juga set menu nasi… selengkapnya
Rp 89.250 Rp 105.000Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : 305 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Suku Bajo adalah suku bangsa Nusantara yang hidup di laut. Mereka membangun rumah-rumahnya di atas laut. Mereka dikenal orang-orang darat sebagai orang laut. Karena semenjak dahulu orang-orang Bajo kerap mengembara dengan perahu, populasi mereka pun tersebar di banyak perairan Nusantara. Sebagaimana penduduk Jawa mempunyai agama Jawa dan penduduk Sunda mempunyai Sunda Wiwitan, orang-orang Bajo juga… selengkapnya
Rp 59.200 Rp 74.000Berbicara tentang industri tenun, hal ini tidak hanya mengenai produsen tekstil besar, tetapi juga menyangkut nasib banyak kelompok masyarakat perajin tenun yang tersebar di seluruh Nusantara, dimana tenun sarung adalah salah satu warisan budaya yang wajib dilestarikan dan dikembangkan. Saya bersyukur Pak Adi Kusrianto yang menjadi Humas DPD Asosiasi Profesi Batik dan Tenun Nusantara “Bhuana”… selengkapnya
Rp 182.750 Rp 215.000Suwung. Satu kata yang menjadi intisari seluruh ajaran spiritual leluhur Jawa. Suwung, yang bermakna kosong, adalah realitas terdalam kehidupan, sumber penciptaan, yang tenteram-damai sepenuhnya, melampaui suka-duka, sunyi dari gejolak emosi. Leluhur Jawa memahami Tuhan sebagai Suwung, Kemahasadaran dan Kemahakuasaan dalam bentuk kekosongan yang memangku dan meliputi seluruh keberadaan (Suwung hamengku ana). Seseorang yang telah mengalami… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 386 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Buku ini dimulai dengan definisi semiotika yang mencengangkan dari Umberto Eco. Secara tandas ia mewedarkan bahwa semiotika pada prinsipnya adalah “sebuah disiplin yang mempelajari segala sesuatu yang dapat digunakan untuk berdusta (lie).” Definisi Eco… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Sumarsam Tebal : 335 hlm Ukuran : 15,5 x 23,5 cm Penerbit : Gading Publishing Deskripsi : Prof. Dr. Sumarsam adalah pengrawit sekaligus intelektual yang sadar bahwa estetika karawitan Jawa penuh perhitungan yang sangat kompleks. Bunyi-bunyi gamelan secara empirik terwujud lewat konstruks, konsep, proposisi artistik-musikal yang terdefinisikan. Dalam buku ini, ia berusaha tekun… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Siapakah orang Aceh yang dimaksud Snouck Hurgronje dalam buku ini? Bagaimana hubungan antara Aceh dan wilayah-wilayah lain di nusantara? Apa kaitan antara budaya Jawa, Melayu, dan Aceh? Bagaimana mitos, legenda, agama, dan adat turut membentuk orang Aceh? Meskipun Islam merupakan agama yang dominan di Aceh, tetapi pengaruh budaya pra-Islarn dan adat pribumi tidak serta merta… selengkapnya
Rp 170.000 Rp 220.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Penulis : Remiswal Tebal : viii + 120 hlm Ukuran : 21 x26 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : “Buku “Menggugah Partisipasi Gender di Lingkungan Komunitas Lokal” dilatarbelakangi oleh konstelasi issu global yang mendorong penduduk supaya lebih dekat dengan pusaran akses pengembangan diri secara paripurna. Peluang dan kesempatan untuk mengakses tersebut belum sepenuhnya dirasakan… selengkapnya
Rp 49.130 Rp 57.800



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.