● online
- Bagaimana Cara Mengatakan “Tidak”?....
- Bromocorah....
- Riset Pendidikan....
- Horor Kampus: 13 Kisah Hantu di Kampus dan Cerita-....
- Perjuangan dan Perlawanan Seorang Feminis Mesir....
- Pernikahan Generasi Minangkabau Zaman Now....
- Metodologi Penelitian Bisnis; Dilengkapi Contoh Ha....
- Mahakurawa 1: Cakra Manggilingan....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
Rp 80.750 Rp 95.000| ISBN | 978-602-386-143-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Eni Harmayani, Umar Santoso, Murdijati Gardjito
Tebal : 270 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik kontribusinya dalam memberikan asupan gizi maupun peranannya sebagai bagian dari budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan. Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki berbagai macam makanan tradisional baik berbasis nabati maupun hewani.
Makanan fermentasi tradisional merupakan komoditas pangan yang ekonomis karena bersumber dari pangan lokal. Terlebih lagi makanan fermentasi tradisional ini memiliki arti penting dalam memperkuat jati diri bangsa, sebagai icon dan identitas dari daerah tertentu, seperti tempe, semayi, dan cabuk dari Jawa Tengah, growol dan gathot dari Yogyakarta, tape Muntilan, brem padat Madiun, tempoyak dari Sumatra, dadih dari Sumatra Barat, bekasam dari Kalimantan, dan lain-lain. Selain meningkatkan aroma dan cita rasa, fermentasi tradisional ternyata juga berkontribusi bagi kesehatan seperti meningkatkan nilai gizi makanan, sumber probiotik dan prebiotik, dan memproduksi berbagai senyawa bioaktif yang menguntungkan.
Sate dan soto merupakan kuliner populer khas Indonesia yang telah mengakar dan dikenal di seluruh pelosok tanah air. Ragam sate Indonesia mencapai 85 resep yang merupakan kuliner khas dari 27 daerah di seluruh Indonesia. World Street Food Congress 2013 bahkan telah memilih sate ayam, soto ambengan, nasi kapo bukittinggi, nasi campur bali Made Weti masuk sebagai kategori 20 besar makanan ternikmat di Asia. Kelengkapan makan sate tidak hanya dibakar bersama bumbu saja, tetapi juga disertai irisan bawang merah, kubis, cabai, tomat, kecap, saus kacang, dengan bumbunya yang gurih, semua tertulis lengkap termasuk resepnya di dalam buku ini.
Soto merupakan masakan berkuah berbasis kaldu asli Indonesia karena bumbunya yang terdiri atas rempah-rempah khas negeri ini. Nasi soto merajai makanan pinggir jalan yang tidak sepi peminat karena praktis, selalu disajikan hangat sekaligus gurih dan segar oleh sambal dan perasan jeruk nipis. Beragam variasi soto menyebabkan orang tidak pernah bosan untuk mencicipinya. Mulai soto padang, soto medan, tekwan, soto betawi, soto bandung, soto semarang, tauto pekalongan, sroto sokaraja, soto kadipiro, soto ambengan, soto kudus, sampai coto makasar hingga 49 resep soto dari seluruh Indonesia dijelaskan di dalam buku ini. Demikianlah semua kenikmatan di bumi Indonesia telah tersaji di depan pembaca.
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 274 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Suwung. Satu kata yang menjadi intisari seluruh ajaran spiritual leluhur Jawa. Suwung, yang bermakna kosong, adalah realitas terdalam kehidupan, sumber penciptaan, yang tenteram-damai sepenuhnya, melampaui suka-duka, sunyi dari gejolak emosi. Leluhur Jawa memahami Tuhan sebagai Suwung, Kemahasadaran dan Kemahakuasaan dalam bentuk kekosongan yang memangku dan meliputi seluruh keberadaan (Suwung hamengku ana). Seseorang yang telah mengalami… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Penulis : Bruno Nettl Tebal : 328 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan salah satu literatur penting dalam bidang etnomusikologi. Meski aslinya diterbitkan tahun 1964 alias tergolong “tua”, namun buku Teori dan Metode dalam Etnomusikologi tetap sangat berguna dalam membantu memahami dasar-dasar bidang Etnomusikologi. Semoga terjemahan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Devi Riskianingrum Tebal : 185 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 38.250 Rp 45.000Minangkabau (Minang) adalah kelompok etnis Nusantara yang berbahasa dan menjunjung adat Minangkabau. Wilayah kebudayaan Minang meliputi daerah Sumatera Barat, separuh daratan Riau, bagian utara Bengkulu, bagian barat Jambi, pantai barat Sumatera Utara, barat daya Aceh, dan juga Negeri Sembilan di Malaysia. Etnografi Minangkabau adalah “the way of life” masyarakat Minangkabau, dalam hal etnografi tidak hanya… selengkapnya
Rp 73.185 Rp 86.100Melodrama dalam kajian budaya telah melewati batas-batas genre dan fiksi, bertumbuh menjadi cara pandang, cara kerja dan cara bereaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bersikap terhadap situasi puncak Pemilu. Cara pandang serba melodrama ini terbaca di berbagai nuansa dukung mendukung kandidat Presiden. Pertama, kultur melodrama melahirkan kultur penggemar alias fans, menjadikan potensi lahirnya sindrom fanatisme… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Prof. Dr. Sumarsam adalah pengrawit sekaligus intelektual yang sadar bahwa estetika karawitan Jawa penuh perhitungan yang sangat kompleks. Bunyi-bunyi gamelan secara empirik terwujud lewat konstruks, konsep, proposisi artistik-musikal yang terdefinisikan. Dalam buku ini, ia berusaha tekun memahami dan menjelaskannya Tesisnya mengenai kedalaman lagu gamelan di tahun 1976 (bagian pertama buku ini) merupakan reputasi menyejarah dan… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Wayang dan gamelan telah membawa kita pada diskursus-diskursus yang tebanya sangat luas. Dua seni pertunjukan “adiluhung” ini merupakan pertunjukan multimedia yang mempunyai sejarah yang panjang, mengandung kedalaman estetika dan ungkapan simbolis dan religiusita, dan berafiliasi kuat dengan emosi pelaku dan penontonnya. Dalam perkembangannya, wayang dan gamelan tidak bisa lepas dari konteks sosial-politik dan budaya, termasuk… selengkapnya
Rp 76.500 Rp 90.000Penulis : Akhmad Siddiq Tebal : 136 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Orang Madura senantiasa menjaga nilai-nilai sakral keagamaan mereka, karena tiga unsur utama budaya santri, yaitu pesantren, NU, dan kiai, memiliki pengaruh besar pada masyarakat, baik dalam wilayah keagamaan maupun keduniawian. Selain itu, tiga unsur utama… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Soekmono Tebal : 240 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Bangunan-bangunan purbakala yang berasal dari zaman purba terkenal dengan nama “candi”, terutama sekali di Jawa. Khusus di Jawa Timur, bangunan-bangunan itu—kecuali yang berupa gapura, yang juga disebut “candi”—lebih lazim disebut cungkup. Dijelaskan pula bahwa pengertian candi sebagai… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Candi Borobudur semenjak lama diyakini sebagai peninggalan Dinasti Sailendra dari Kerajaan Mataram Kuno pada abad ke-8. Lalu ada seseorang bernama KH. Fahmi Basya yang mencetuskan sebuah teori bahwa Borobudur adalah peninggalan Nabi Sulaiman dan Indonesia adalah Negeri Saba. Ia mengklaim memiliki bukti-bukti ilmiah yang kuat untuk mendukung teorinya. Benarkah demikian? Teori bahwa Borobudur peninggalan Nabi… selengkapnya
Rp 48.000 Rp 60.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.