Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Teori Kepribadian....
- Metodologi Penelitian Kualitatif....
- Bahasa Mandarin Hubungan Internasional....
- Zulkarnain Agung....
- Geologi Umum....
- Aneka Pengalaman Religius Manusia; Buku Babon Monu....
- Kitab Halal dan Haram: Menelusuri Jalan Rezeki: da....
- Pengantar Semiotika: Tanda-Tanda dalam Kebudayaan ....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
Rp 80.750 Rp 95.000| ISBN | 978-602-386-143-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Eni Harmayani, Umar Santoso, Murdijati Gardjito
Tebal : 270 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : UGM Press
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
Makanan tradisional merupakan bagian penting dari kehidupan masyarakat, baik kontribusinya dalam memberikan asupan gizi maupun peranannya sebagai bagian dari budaya masyarakat yang patut untuk dilestarikan. Indonesia sebagai negara dengan keanekaragaman hayati yang tinggi, memiliki berbagai macam makanan tradisional baik berbasis nabati maupun hewani.
Makanan fermentasi tradisional merupakan komoditas pangan yang ekonomis karena bersumber dari pangan lokal. Terlebih lagi makanan fermentasi tradisional ini memiliki arti penting dalam memperkuat jati diri bangsa, sebagai icon dan identitas dari daerah tertentu, seperti tempe, semayi, dan cabuk dari Jawa Tengah, growol dan gathot dari Yogyakarta, tape Muntilan, brem padat Madiun, tempoyak dari Sumatra, dadih dari Sumatra Barat, bekasam dari Kalimantan, dan lain-lain. Selain meningkatkan aroma dan cita rasa, fermentasi tradisional ternyata juga berkontribusi bagi kesehatan seperti meningkatkan nilai gizi makanan, sumber probiotik dan prebiotik, dan memproduksi berbagai senyawa bioaktif yang menguntungkan.
Sate dan soto merupakan kuliner populer khas Indonesia yang telah mengakar dan dikenal di seluruh pelosok tanah air. Ragam sate Indonesia mencapai 85 resep yang merupakan kuliner khas dari 27 daerah di seluruh Indonesia. World Street Food Congress 2013 bahkan telah memilih sate ayam, soto ambengan, nasi kapo bukittinggi, nasi campur bali Made Weti masuk sebagai kategori 20 besar makanan ternikmat di Asia. Kelengkapan makan sate tidak hanya dibakar bersama bumbu saja, tetapi juga disertai irisan bawang merah, kubis, cabai, tomat, kecap, saus kacang, dengan bumbunya yang gurih, semua tertulis lengkap termasuk resepnya di dalam buku ini.
Soto merupakan masakan berkuah berbasis kaldu asli Indonesia karena bumbunya yang terdiri atas rempah-rempah khas negeri ini. Nasi soto merajai makanan pinggir jalan yang tidak sepi peminat karena praktis, selalu disajikan hangat sekaligus gurih dan segar oleh sambal dan perasan jeruk nipis. Beragam variasi soto menyebabkan orang tidak pernah bosan untuk mencicipinya. Mulai soto padang, soto medan, tekwan, soto betawi, soto bandung, soto semarang, tauto pekalongan, sroto sokaraja, soto kadipiro, soto ambengan, soto kudus, sampai coto makasar hingga 49 resep soto dari seluruh Indonesia dijelaskan di dalam buku ini. Demikianlah semua kenikmatan di bumi Indonesia telah tersaji di depan pembaca.
Makanan Tradisional Indonesia Seri 1: Kelompok Makanan Fermentasi dan Makanan yang Populer di Masyarakat
| Berat | 350 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 315 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Sebuah konsep hidup Skandinavia yang dilafalkan sebagai ‘huu-ga’, menjadikan Denmark bangsa yang paling bahagia di muka bumi. Tanpa padanan kata dalam bahasa Inggris, Hygge menggambarkan perasaan yang muncul dengan sendirinya. Misalnya ketika berjalan-jalan di taman bersama adik, membaca buku yang menarik di tempat favorit. Atau ketika kita berbagi makanan dengan teman baik. Namun sayangnya, tidak semua orang… selengkapnya
Rp 84.150 Rp 99.000Penulis : Devi Riskianingrum Tebal : 185 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 38.250 Rp 45.000Christiaan Snouck Hurgronje (1857–1936) dalam buku ini menawarkan kepada kita tidak saja sebuah pintu menuju ritual ibadah haji seperti yang dilakukan sebelum era komunikasi massa, tetapi juga mengagihkan diskusi yang sampai kini terabaikan mengenai dampak sosial, budaya, politik dan ekonomi yang dialami umat Islam. Sering terhanyut dalam gambaran umum tentang ibadah haji tahunan, “dunia” yang… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 120.000Para penulis yang diasingkan ke Pulau Buru pada dekade akhir tahun 60an, kembali ke daerahnya lebih satu warsa kemudian dengan membawa banyak cerita dan kenangan. Demikianlah misalnya, sastrawan terkemuka Indonesia Pramoedya Ananta Toer menulis dua jilid buku memoarnya di Pulau Buru: Nyanyi Sunyi Seorang Bisu 1-2. Penulis lain, Hersri Setiawan menulis kitab tebal sejenis: Memoar… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Penulis : Mudjijono Tebal : 152 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi: Kemakmuran, kekayaan, dan kemajuan adalah dambaan manusia sejak dulu kala. Untuk mencapai, manusia bekerja keras memanfaatkan segala sumber daya yang mereka miliki. Begitu besarnya keinginan manusia untuk memanfaatkan sumber daya itu, sehingga ada yang rela menjual diri… selengkapnya
Rp 15.300 Rp 18.000Di Tanah Jawa, sosok kuntilanak digambarkan sebagai perempuan berambut panjang, berwajah pucat, dan berbaju putih yang kerap muncul di berbagai tempat, seperti pohon besar, rumah, bahkan gedung perkantoran. Karenanya, kuntilanak bukan lagi sekadar cerita hantu, namun simbol ketakutan yang mengakar dalam budaya dan legenda masyarakat Jawa. Buku ini mencoba mengajak pembaca memasuki dunia yang penuh misteri melalui… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Penulis : Bambang Budi Utomo Tebal : xii + 120 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Sejak kedatangan para penutur rumpun bahasa Austronesi dan mendiami pulau-pulau di Nusantara, bangsa ini sudah menjadi Bangsa Bahari. Mereka mendiami pulau-pulau di Nusantara dengan berbeda-beda kebudayaannya, tergantung dari lingkungan alam tempatnya hdup…. selengkapnya
Rp 74.000 Rp 92.500Penulis : Prapto Yuwono Tebal : x + 186 hlm Ukuran : 14 x 21 cm Penerbit : Tiara Wacana Deskripsi : Manusia Jawa memiliki kekayaan ajaran tentang kesalehan hidup. Sekalipun demikian, sering terjadi salah tafsir mengenai ajaran-ajaran tersebut. Ajaran kejawen yang menjadi akar dari filosofi spiritualitas Jawa misalnya, bukan saja terabaikan, bahkan… selengkapnya
Rp 45.600 Rp 57.000Penulis : Riris K. Toha Sarumpaet (editor) Tebal : xvi + 352 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Pertanyaannya, dalam berbicara tentang kehidupan (bersama), haruskah kita sekata? Benarkah Bahasa mempersatukan kita? Adakah budaya yang ragam mempersatukan kita atau –bisa– sebaliknya? Buku ini, seperti berbagai buku lain yang merenungi… selengkapnya
Rp 76.000 Rp 95.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.