● online
- Perjalanan Seorang Diplomat Menyusuri Jalur Sutera....
- Esok Lebih Baik: Cara Tepat Mengatasi Kekecewaan d....
- Islam yang Produktif....
- Thaharatul Qulub: Nasihat-Nasihat Sufistik Pembers....
- An-Nawadir....
- Asia Pasifik; Konflik, Kerja Sama, dan Relasi Anta....
- 26 Minuman Tradisional Khas Yogyakarta dari Bir Ja....
- Anak Cucu Kolonial....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Bisnis Priayi: Elit Tradisional dan Bisnis di Era Pos-Reformasi
Rp 93.500 Rp 110.000| ISBN | 978-623-220-213-9 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Bisnis Priayi: Elit Tradisional dan Bisnis di Era Pos-Reformasi
Penulis : Muhammad Syukri
Tebal : 352 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Alvabet
Deskripsi :
Pada zaman kerajaan-kerajaan di Nusantara, kelas bangsawan atau elite kerajaan (raja dan keluarganya atau kaum priayi) menganggap bisnis atau berdagang sebagai aktivitas kotor dan rendahan. Pandangan ini terus dipertahankan secara turun-temurun. Namun, setelah Indonesia merdeka, dan terutama pada era post-reformasi, pandangan tersebut mulai goyah dan bergeser. Puncaknya adalah ketika muncul kebijakan otonomi daerah.
Kebijakan otonomi daerah telah mengubah banyak hal, di antaranya soal pendapatan daerah. Jika sebelumnya pendapatan daerah digenggam oleh pusat, saat ini daerah dapat mengatur sendiri sumber pendapatannya. Ini memengaruhi pandangan tradisional. Di satu sisi, pandangan tradisional mengganggap tidak etis kaum priayi berbisnis, di sisi lain bisnis menjadi sumber pendapatan daerah, yang tujuannya adalah untuk mengembangkan dan memajukan daerah. Maka mau tak mau mereka mesti terlibat dalam bisnis.
Benturan antara pandangan tradisional tersebut dengan pandangan modern pada era post-reformasi itulah yang jadi topik utama buku ini. Menyorot kasus bisnis keluarga Keraton Jogja bersama perusahaan rokok dan lain-lainnya yang kian ekspansif hingga sekarang, buku ini menganalisis secara tajam dan menjelaskan secara gamblang bagaimana dinamika bisnis priayi. Dari sejarahnya, konsep bisnis priayi menurut etika Jawa, gaya hidup priayi, persinggungan budaya lokal dengan kehidupan modern yang kapitalistik, hingga dalih otonomi daerah yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan keluarga.
Bisnis Priayi: Elit Tradisional dan Bisnis di Era Pos-Reformasi
| Berat | 380 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 235 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Alain George Tebal : xxii + 302 halaman Ukuran : 13,5 x 20,5 cm Penerbit : Republika Deskripsi :
Rp 102.000 Rp 120.000Penulis : Nisrina Lubis Tebal : 104 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Batavia, yang kini bernama Jakarta, merupakan kota dengan sejarah yang begitu panjang dan kompleks. Sebagai pusat kekuasaan dan perdagangan di Asia Tenggara selama masa VOC dan kolonial Belanda, Batavia telah menyaksikan berbagai dinamika politik,… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Selepas menjabat Letnan Gubernur di Jawa (1811-1816) dan menulis buku ensiklopedis The History of Java (1817), Sir Thomas Stamford Raffles menjabat sebagai Letnan Gubernur Bengkulu di Sumatra (1818-1824), letnan gubernur pos dagang Britania kecil di Bengkulu. Sir Thomas (gelar itu diberikan kepadanya sebagai hiburan atas kecaman para Direktur Perusahaan India Timur, East India Company) bukanlah… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Muhammad Haqqi Tebal : 456 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Kejayaan dan keagungan peradaban Islam di Andalusia pada era Daulah Umayyah yang sangat memengaruhi peradaban Eropa pada masa itu sering kali dipandang hanya ditopang dan diperankan oleh bangsa Arab Muslim semata. Hal ini mengabaikan bahkan melupakan… selengkapnya
Rp 123.250 Rp 145.000Penulis : William Dalrymple Tebal : 544 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Dalam sejarah modern, India berada di posisi penerima akhir dari banyak sekali pengaruh budaya yang berasal dari luar perbatasannya. Tetapi, selama satu setengah milenium sebelumnya, mulai sekitar 250 SM sampai tahun 1200, India adalah pengekspor yang… selengkapnya
Rp 143.650 Rp 169.000Penulis : William Basil Worsfold Tebal : 232 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Melalui pengamatan yang tajam dan tulisan yang detail, Mengunjungi Jawa 1890 menghidupkan kembali keindahan dan keragaman Jawa pada akhir abad ke-19. William Basil Worsfold membawa pembaca menjelajahi Batavia, Buitenzorg, candi-candi Hindu, hingga kebun kopi yang… selengkapnya
Rp 63.750 Rp 75.000Penulis : Tome Pires Tebal : 378 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Suma Oriental adalah karya monumental Tomé Pires, seorang apoteker dan penjelajah Portugis yang menjadi saksi langsung perjumpaan Eropa dengan dunia Asia. Buku ini memuat catatan geografis, etnografis, dan ekonomi dari kawasan yang membentang dari Laut Merah… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Kisah air bah besar pertama pada zaman kuno terkenal di sejumlah bangsa di dunia. Tidak hanya disebutkan dalam legenda bangsa Timur Tengah (Mesopotamia), tetapi juga dalam bangsa Yunani dan India. Banjir itu konon menjadi awal dari peradaban baru umat manusia. Saking besarnya, banjir itu dikatakan terjadi secara menyeluruh di segala penjuru bumi. Demikian yang disebutkan… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000Penulis : Jan Vansina Tebal : 382 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Menurut Francis West dari Australian National University, paling tidak ada tiga hal penting yang dilakukan oleh Jan Vansina dalam buku ini. Pertama, mendifinisikan dan mengkategorikan bukti lisan sebagai sumber sejarah, sekaligus memberikan cara agar dapat digunakan untuk menulis… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : J.I van Sevenhoven Tebal : 128 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Kesan sepintas dari uraian J. I. van Sevenhoven tentang Ibu kota Palembang ialah bahwa tulisan ini dapat dikategorikan sebagai suatu travelogue, cerita perjalanan, dalam arti yang luas. Dari pengamatan yang langsung si penulis memperkenalkan keadaan… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.