Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Hukum Perlindungan Konsumen dan Persaingan Usaha....
- 13 Kisah Horor Di Pesantren....
- Teknik Perkerasan Jalan Lentur....
- Sejarah Indonesia Masa PraAksara....
- Butterfly Hug....
- 40 Teknik yang Harus Diketahui Setiap Konselor Edi....
- Penerapan Rangkaian Elektronika SMK/MAK Kelas XII....
- Nashaihul 'Ibad....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 3: Maret 1947-Agustus 1948
Rp 100.000 Rp 125.000| ISBN | 978-979-461-757-1 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Biografi/Autobiografi, Sejarah |
Tan Malaka (1984-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintren (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Politik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 3: Maret 1947-Agustus 1948
Penulis : Harry A. Poeze
Ukuran : 16 x 24 cm
Tebal : 395 hlm
Penerbit : Obor Indonesia
Deskripsi:
Tan Malaka (1984-1949) pada tahun 1942 kembali ke Indonesia menggunakan nama samaran sesudah dua puluh tahun mengembara. Pada masa Hindia Belanda ia bekerja untuk Komintren (organisasi komunis revolusioner internasional) dan pasca-1927 memimpin Partai Politik Indonesia yang ilegal dan antikolonial.
Ia tidak diberi peranan dalam proklamasi kemerdekaan Indonesia. Sementara itu, tokoh Tan Malaka yang legendaris ini berkenalan dengan pemimpin-pemimpin Republik Indonesia: Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Tetapi segara pula mereka tidak sejalan. Tan Malaka menghendaki sikap tak mau berdamai dengan Belanda yang ingin memulihkan kembali kekuasaan kolonialnya. Ia memilih jalan ‘perjuangan’ dan bukan jalan ‘diplomasi’. Ia mendirikan Persatoean Perdjoeangan yang dalam beberapa bulan menjadi alternatif dahsyat terhadap pemerintah moderat. Dalam konfrontasi di Parlemen ia kalah dan beberapa minggu kemudian Tan Malaka dan sejumlah pengikutnya ditangkap dan ditahan tanpa proses sama sekali – dari Maret 1946 sampai September 1948. Ia juga dituduh terlibat dalam Peristiwa 3 Juli 1946 yang oleh sebagian besar orang dianggap sebagai kudeta.
Dalam periode yang dibicarakan dalam jilid ketiga ini Tan Malaka masih mendekam di penjara, namun demikian ia memiliki kesempatan untuk menulis. Sementara itu para pengikutnya sekali lagi terorganisir dalam Gerakan Revolusi Rakjat. Terdapat indikasi mungkin ia akan dibebaskan. Tan Malaka di dalam sel menulis autobiografi dalam tiga jilid Dari pendjara ke pendjara. Sebuah analisis mendalam menunjukkan bahwa autobiografi Tan Malaka dapat ditafsirkan dalam berbagai cara. Dalam jilid ketiga ini terdapat pula banyak perhatian terhadap proses pengadilan raksasa yang berlangsung dari Februari-Mei 1948. Dalam proses tersebut sejumlah besar politisi terkemuka diadili. Ini merupakan proses politik unik yang tidak pernah ada taranya di Indonesia.
Tags: biografi, obor indonesia, sejarah
Tan Malaka, Gerakan Kiri, dan Revolusi Indonesia Jilid 3: Maret 1947-Agustus 1948
| Berat | 560 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.737 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini adalah sebuah upaya untuk menggali lebih dalam kehidupan, perjuangan, dan gagasan seorang tokoh besar Indonesia, Sutan Syahrir. Sering kali, nama Sutan Syahrir muncul dalam narasi sejarah sebagai seorang intelektual, politisi, dan tokoh perjuangan kemerdekaan Indonesia. Namun, dalam setiap pencapaian besarnya, ada sisi manusiawi yang jarang terlihat; sisi kehidupan pribadi, masa kecil, dan proses… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Bukan sekadar proklamator, sosok Sukarno mampu menginspirasi seluruh dunia. Ia mampu menggerakkan massa dan mengobarkan semangat rakyat dengan karisma berpidatonya, memberi solusi saat rakyat mengalami kesulitan, berbahaya bagi para penjajah, serta tidak takut dibui, diasingkan, hingga dibuang, bahkan rela menanggung derita demi menghindari perang saudara. Ia tidak gentar menghadapi kenyataan hidup, dan terus berjuang bukan… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Penulis : Yanuar Arifin Tebal : 102 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Menurut Fazlur Rahman, seorang guru merupakan sosok yang paling penting dalam aktivitas pendidikan. Sebab, kehadirannya merupakan “penarik” bagi para murid untuk mengkaji dan mendalami ilmu pengetahuan. Oleh karenanya, guru harus memiliki kemampuan yang bagus dalam… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Yulian Harsono Tebal : 112 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Thomas Stamford Raffles (6 Juli 1781–5 Juli 1826) adalah seorang pejabat kolonial Inggris yang menorehkan pengaruh besar dalam lini masa sejarah Nusantara. Meskipun masa pemerintahannya tergolong singkat, Raffles banyak membuat kebijakan kontroversial selama memerintah di… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Ach. Maimun Tebal : 300 hlm Ukuran : Penerbit : Ircisod Deskripsi : Batasan-batasan apa yang melingkari sebuah filsafat sehingga bisa disebut sebagai filsafat Islam? Jika filsafat Islam adalah filsafat yang lahir dari pemikiran orang Islam, lalu mengapa tidak disebut filsafat muslim? Apa sebenarnya corak pembeda dari sebuah filsafat sehingga disebut sebagai filsafat… selengkapnya
Rp 46.750 Rp 55.000Dalam penulisan sejarah selama ini kita rupanya telah mengabaikan sejarah lokal. Dalam dunia pendidikan, misalnya, kurikulum sejarah kita dari waktu ke waktu cenderung hanya menampilkan sejarah nasional—ini pun cenderung dijadikan legitimasi kekuasaan. Hal ini niscaya sangat disayangkan karena banyak peristiwa lokal yang bernilai edukatif, inspiratif, dan rekreatif. Tanpa pengetahuan tentang sejarah lokal, kita sebagai bangsa… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulisan sejarah Indonesia di masa kolonial umumnya ditulisberdasarkan sumber-sumber Barat peninggalan administrasi kolonial. Kecenderungan para sejarawan yang terlalu menggantungkan sumber-sumber kolonial ini menjadi salah satu penyebab gagalnya historiografi Indonesiasentris yang telah dirilis oleh sejarawan Indonesia Sartono Kartodirdjo. Buku ini adalah sebuah kompilasi dokumen-dokumen Jawa yang mencakup berbagai permasalahan; politik, hukum, ekonomi, agraria,pedesaan, adat dan ritualkraton,… selengkapnya
Rp 148.750 Rp 175.000Dunia Maluku, berikut kerajaan-kerajaan dan masyarakat di dalamnya, memiliki tatanannya sendiri baik dalam perkara duniawi hingga surgawi, setidaknya begitu menurut Leonard Andaya. Suatu tatanan yang khas, tentunya, dan tidak selalu dapat dipersamakan dengan kebudayaan lain di Indonesia. Tatanan yang meliputi berbagai dimensi dan aspek kehidupan masyarakat Maluku, dan belum lagi berbagai dualisme yang berlaku di… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Awathif Adib Salamah Tebal : 438 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Suku Quraisy, penduduk yang mendiami area sekitar Kakbah, Mekkah, sangat terkenal dalam sejarah Islam. Bukan hanya karena Nabi Muhammad lahir dari rahimnya, melainkan juga karena perannya yang sangat penting pada masa sebelum Islam di Jazirah… selengkapnya
Rp 119.000 Rp 140.000Pada saat Jepang menyatakan menyerah kalah terhadap Sekutu, banyak sekali pasukan militer Jepang yang masih berada di Indonesia. Meskipun ada pengangkutan para pasukan militer Jepang untuk kembali ke Jepang oleh Sekutu, pada kenyataannya terdapat sekitar 1000 orang masih berada di Indonesia. Sampai akhirnya mereka pun tetap tinggal di Indonesia. Menurut data Yayasan Warga Persahabatan (YWP)… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.