● online
- Pengelolaan Ekosistem DAS di Kabupaten Gianyar....
- Manajemen Keuangan Syariah Teori dan Praktik....
- English for Culinary....
- Agama dan Sistem Kebudayaan Menurut Clifford Geert....
- Kajian Topik-Topik Mutakhir dan Agenda Riset ke De....
- Metodologi Penelitian Bisnis....
- Recep Tayyip Erdogan....
- Empat Pilar Berbangsa dan Bernegara....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
Rp 42.500 Rp 50.000| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
Penulis : Ratih Baiduri
Tebal : xxii + 214 hlm
Ukuran : 15 x 23 cm
Penerbit : Casa Mesra Publisher
Deskripsi:
Banyak publikasi mengenai Masjid Raya Al Ma’shun yang memberikan pujian dan komentar, seperti Abubakar Aceh, yang menyatakan bahwa Masjid Raya ini adalah masjid yang terindah di Indonesia, dengan gaya arsitektur India. Sedang Sumanjaya mengomentari bahwa Masjid Raya ini satu-satunya yang menampilkan gaya aritektur Syiria-Mesir Kuno (Syrio-Eqipto Style). Banyak pula yang mengatakan bahwa pengaruh arsitektur yang paling dominan berasal dari Turki Ustmaniyah (Ottoman). Bahkan ada juga yang menyatakan bahwa Masjid Raya Medan sedikit menabrak pakem (kebiasaan) umum seperti hiasan di dalam masjid di Indonesia biasanya bertulisan kaligrafi huruf Arab, tetapi di masjid raya ini ternyata adalah ukiran bunga dan tumbuhan. Ada pula yang mengomentari masalah fondasi yang berbentuk segi delapan (oktagonal), sebuah gaya kombinasi Timur Tengah, India dan Spanyol. Memang semua komentar di atas tidak salah. Karena, sebenarnyalah pejabat Kerajaan Deli pada masa Sultan Makmum Arrasyid telah mengutus secara resmi pejabatnya untuk melakukan kunjungan dan survei ke beberapa negara-negara yang memiliki masjid-masjid yang indah dan secara historis terkenal di dunia, seperti India, Mesir, Saudi Arabia, Turki, Maroko, dan Spanyol. Hasil survei inilah yang kemudian diramu dan dipadu dengan cita rasa arsitektur dan ornamen Melayu dibawah pimpinan arsitektur yang berpengalaman.
Tags: casa mesra publisher, sejarah
Masjid Raya Al Ma’shun Medan (Sebuah Tinjauan Arsitektural dan Ornamental)
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 2.810 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Ign. Eka Hadiyanta Tebal : 211 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam perspektif kekinian cagar budaya merupakan kekayaan budaya material bangsa (tangible), sebagai perwujudan hasil pemikiran dan perilaku manusia dalam mengarungi kehidupan. Eksistensi cagar budaya terkait langsung dengan akumulasi pengalaman kolektif manusia pendukung budaya pada zamannya…. selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Penulis : Yasraf Amir Piliang Tebal : 344 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Cantrik Pustaka Deskripsi : Seni tidak bisa berbuat apa-apa tanpa selera, kata Clement Greenberg. Di telatah dunia yang kian mengglobal, selera dengan cepat bertukar tempat, pengaruh-memengaruhi, mudah menggelinding dan menggumpal menjadi “konsensus selera”. Konsensus selera hadir dengan tengara… selengkapnya
Rp 97.750 Rp 115.000Penulis : Bruno Nettl Tebal : 328 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Buku ini merupakan salah satu literatur penting dalam bidang etnomusikologi. Meski aslinya diterbitkan tahun 1964 alias tergolong “tua”, namun buku Teori dan Metode dalam Etnomusikologi tetap sangat berguna dalam membantu memahami dasar-dasar bidang Etnomusikologi. Semoga terjemahan… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Suwung. Satu kata yang menjadi intisari seluruh ajaran spiritual leluhur Jawa. Suwung, yang bermakna kosong, adalah realitas terdalam kehidupan, sumber penciptaan, yang tenteram-damai sepenuhnya, melampaui suka-duka, sunyi dari gejolak emosi. Leluhur Jawa memahami Tuhan sebagai Suwung, Kemahasadaran dan Kemahakuasaan dalam bentuk kekosongan yang memangku dan meliputi seluruh keberadaan (Suwung hamengku ana). Seseorang yang telah mengalami… selengkapnya
Rp 63.200 Rp 79.000Penulis : Ni Wayan Sumitri, Ni Wayan Widiastuti, Ni Wayan Sudarti Tebal : xii + 290 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Buku Budaya dan Ragam Cerita Rakyat Manggarai Timur memerikan secara ringkas kebermaknaan kebudayaan sebagai jendela dunia masyarakat Manggarai Timur, sebagaimana tercermin dalam tujuh puluh empat teks cerita rakyat… selengkapnya
Rp 96.000 Rp 120.000Tema utama teks Centhini atau disebut Suluk Tambangraras – Amongraga adalah tasawuf Jawa atau manunggaling kawula Gusti atau kesempurnaan hidup (kasidan jati). Hakikat Tuhan, hakikat manusia, dan bagaimana manusia menuju Tuhannya secara benar diuraikan secara tuntas dan sangat mendalam. Perjalanan manusia secara benar dapat dibagi menjadi empat tahap, yaitu syariat/sêmbah raga, tarekat/sêmbah cipta, hakikat/sêmbah jiwa,… selengkapnya
Rp 78.200 Rp 92.000Penulis : Remiswal Tebal : viii + 120 hlm Ukuran : 21 x26 cm Penerbit : Graha Ilmu Deskripsi : “Buku “Menggugah Partisipasi Gender di Lingkungan Komunitas Lokal” dilatarbelakangi oleh konstelasi issu global yang mendorong penduduk supaya lebih dekat dengan pusaran akses pengembangan diri secara paripurna. Peluang dan kesempatan untuk mengakses tersebut belum sepenuhnya dirasakan… selengkapnya
Rp 49.130 Rp 57.800Penulis : Suwardi Endraswara Tebal : 305 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 51.000 Rp 60.000Perkembangan teknologi juga masuk pada wilayah dunia musik, baik dari sektor produksi, sajian, dan media. Kita sebagai praktisi atau akademisi harus mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan khususnya musik teknologi. Buku ini ditulis untuk memenuhi kebutuhan dalam materi pengajaran Musik Digital di Prodi. Pendidikan Tari, dan Pendidikan Musik. Jurusan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Lampung. Buku ini… selengkapnya
Rp 75.480 Rp 88.800Jawa bagian Tengah, khususnya poros Kedu Selatan-Prambanan, pernah menjadi bagian dari Kerajaan Mataram Kuno abad IX-X Masehi. Lingkungan tersebut merupakan wilayah yang ditandai dengan sederetan gunung api, beberapa perbukitan, dan menghampar dataran kaki gunung api yang cukup luas, dengan sumber daya alam yang memadai sehingga memungkinkan terbentuknya pemukiman masyarakat abad 1X—X Masehi yang dekat dengan… selengkapnya
Rp 79.900 Rp 94.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.