● online
- Gagal, Kebal, Fenomenal: Seni Cari Nama Untuk Prof....
- Ekonomi Teknik Lengkap dengan Evaluasi Ekonomi Pab....
- Genealogi Moral....
- Komunikasi Kesehatan....
- This Is Me Letting You Go: Tentang Melepaskan, Mer....
- Yuk, Pergi ke Stasiun dan Bandara....
- Geger Sepehi dan Pengaruh Inggris di Kesultanan Yo....
- Kehamilan dan Persalinan; Panduan Praktik Pemeriks....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia
Rp 170.000 Rp 200.000| ISBN | 978-623-5280-20-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia
Penulis : Zainal Arifin Mochtar dan Muhidin M. Dahlan
Tebal : 700 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : EA Books
Deskripsi :
Buku Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia mengungkap rupa otoritarianisme yang membayangi Indonesia selama delapan dekade. Zainal Arifin Mochtar menulis analisis dari sudut ketatanegaraan, sementara Muhidin M. Dahlan memperkuat narasi ini dengan mengkurasi kliping-kliping bersejarah yang menjadi penanda patahan penting dalam sejarah bangsa.
Sebagian besar negara di dunia memang telah menyingkirkan bentuk kediktatoran mencolok seperti fasisme, komunisme, dan kekuasaan militer. Kudeta militer serta perebutan kekuasaan dengan kekerasan pun kini semakin jarang terjadi. Negara-negara juga secara rutin menyelenggarakan pemilu.
Meski begitu, demokrasi tetap tumbang melalui berbagai cara yang lebih halus. Kemunduran demokrasi menuju otoritarianisme menjadi ancaman nyata. Otoritarianisme tampaknya tak pernah benar-benar hilang; ia justru bertahan dan beradaptasi dalam demokrasi dengan meniru praktik-praktik demokratis.
Buku Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia mengungkap rupa otoritarianisme yang membayangi Indonesia selama delapan dekade. Zainal Arifin Mochtar menulis analisis dari sudut ketatanegaraan, sementara Muhidin M. Dahlan memperkuat narasi ini dengan mengkurasi kliping-kliping bersejarah yang menjadi penanda patahan penting dalam sejarah bangsa.
Kronik Otoritarianisme Indonesia: Dinamika 80 Tahun Ketatanegaraan Indonesia
| Berat | 750 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 325 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Pantai barat Sumatera memiliki dua pengertian. Pertama, pantai barat Sumatera dipahami sebagai wujud geografis dari keseluruhan daerah yang terdapat di pesisir barat Pulau Sumatera, mulai dari Lampung di selatan hingga Aceh di utara. Kedua, pantai barat Sumatera dipahami sebagai satu kesatuan daerah administratif. Buku ini menjadikan pengertian yang kedua sebagai pokok bahasannya, dan sekaligus menjadikannya… selengkapnya
Rp 85.000 Rp 100.000Penulis : Sugeng Priyadi Tebal : 262 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : No document, no history merupakan ungkapan yang mendewakan dokumen sebagai data sejarah yang dianggap paling penting. Dokumen adalah data tertulis sejarah yang ditinggalkan oleh tokoh dan masyarakat dari masa lampau. Keberadaan dokumen menjadi tuntutan bagi penulisan… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Sejarawan senantiasa perlu sejenak meninggalkan periode, ruang lingkup dan topik-topik yang merupakan bidang spesialisasinya guna melihat sifat dasar disiplin ilmu dan kepakarannya secara lebih luas. Inilah yang saya coba lakukan dengan penulisan buku ini. Dengan menampilkan berbagai ilustrasi berupa sejarah Timur Tengah, wilayah kajian yang memang merupakan minat saya, saya mencoba merenungkan sifat dasar pengetahuan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Yonni Saputra Tebal : 112 hlm Ukuran : 11 x 17 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Willem Hendrik De Greve, putra dari ‘negeri raja’, Franeker Belanda. Datang ke Hindia Belanda mengemban tugas penyeiidikan dan penelitian berbagai kandungan mineral bahan tambang. Sebagai ahli geologi, beberapa tempat di Hindia Belanda pernah dalam cakupan tugasnya… selengkapnya
Rp 17.000 Rp 20.000Penulis : Karim Mahmud Aziz Tebal : 360 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Alvabet Deskripsi : Sebagian orang keliru menganggap bahwa mitos sama dengan takhayul. Padahal, mitos sangat berbeda dari takhayul. Jika takhayul hanyalah hasil dari imajinasi murni yang tidak memiliki dasar dalam kenyataan, maka mitos justru kehilangan kredibilitas dan maknanya… selengkapnya
Rp 102.000 Rp 12.000Penulis : Isawati Tebal : 126 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Timur Tengah tak ubahnya seperti “panggung sandiwara” yang tidak pernah berhenti menyajikan adegan demi adegan yang lebih sering diwarnai konflik daripada perdamaian. Berbagai peristiwa penting di Timur Tengah pada dasarnya tidak terjadi secara tiba-tiba. Semua melalui sebuah proses,… selengkapnya
Rp 29.750 Rp 35.000Penulis : Anthony Reid Tebal : 471 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi: Buku Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680: Tanah di Bawah Angin ini merupakan jilid pertama dari dua jilid penyusunan kronik permulaan kebudayaan Asia Tenggara dari tahun 1450 hingga 1680. Anthony Reid bersemangat meneliti secara cermat kehidupan… selengkapnya
Rp 92.000 Rp 115.000Penulis : Mattulada Tebal : 245 hlm Ukuran : 15 x 23 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Dalam buku ini, kontribusi terbesar Mattulada bukanlah dalam menghadirkan temuan paling mutakhir dalam penulisan sejarah Sulawesi Selatan. Dalam soal itu, mungkin Andaya, Pelras, Reid, Sutherland atau bahkan rekannya di Universitas Hasanuddin Andi Zainal Abidin Farid lebih banyak… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Anton Stolwijk Tebal : xxiv + 262 hlm Ukuran : 16 x 24 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Perang Aceh (1873-1942) merupakan salah satu lembar terhitam dalam sejarah Belanda. Pertempuran antara tentara kolonial Belanda yang kejam melawan kaum muslim Aceh yang fanatik telah menelan 100.000 korban jiwa, termasuk ribuan perempuan… selengkapnya
Rp 112.000 Rp 140.000



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.