Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan layanan pelanggan kami
Pemasaran● online 62882008193627
Redaksi● online 6282328979777
● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Asal Usul
Rp 110.500 Rp 130.000| ISBN | 978-602-7696-33-4 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Budaya |
Penulis : Mahbub Djunaidi
Tebal : 480 hlm
Ukuran : 15,5 x 24 cm
Penerbit : Ircisod
Asal Usul
“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu tak terduga.”—Goenawan Mohamad, sastrawan terkemuka Indonesia.
“Dia (Mahbub Djunaidi) adalah salah satu guruku menulis.” —Sujiwo Tejo, seniman dan budayawan.
“Mahbub adalah orang NU yang langka dan melampaui zamannya. Ia pejuang yang pintar menulis. Ciri khasnya, ia menulis sekali jadi. Hasilnya alamiah dan spontan.” —Prof. Dr. K.H. Chatibul Umam, pakar sastra dan sahabat karib Mahbub.
“Sungguh, sangat sulit mencari orang seperti Mahbub Djunaidi di masa ini. Sosok yang tak silau dengan kekuasaan dan kekayaan, justru ketika kesempatan itu terbuka luas.” —Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Agama RI.
“Gaya tulisan dan pemikirannya sangat menginspirasi. Harapan saya, generasi muda masa kini bisa meneladani dan mengambil manfaat dari pemikiran Mahbub Djunaidi.” —Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, M.A., Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul ‘Ulama periode 2010–2020.
“Mahbub Djunaidi dibutuhkan dulu, apalagi kini dan nanti.” —Arswendo Atmowiloto, penulis dan wartawan Indonesia.
“Itulah Mahbub, yang dengan gaya tulisannya mampu mengubah tragedi menjadi komedi.” —Fariz Alniezar, kolumnis dan pendiri Omah Aksoro.
Tags: budaya, diva press, ircisod
Asal Usul
| Berat | 300 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.705 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Provinsi Sumatra Utara adalah salah satu provinsi Republik Indonesia di Pulau Sumatra, yang perjalanan sejarahnya terentang jauh sebelum terbentuknya provinsi ini. Jejak-jejak perjalanan budaya di provinsi ini selain dapat diketahui lewat sumber tertulis dan ragam tradisinya, juga tercermin pada berbagai tinggalan materi yang menjadi bahan kajian utama arkeologis. Sebaran data arkeologi di berbagai bentang alam… selengkapnya
Rp 55.250 Rp 65.000Penulis : Syaiful Amri Tebal : xviii + 178 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Obor Indonesia Deskripsi : Putu Wijaya., Sastrawan Indonesia DKJ pernah punya program mensosialisasikan Teater Rakyat ke masyarakat. Lenongpun dibawa keliling. Habis pergelaran seorang anak muda berkomentar. “Lho in ikan niru-niru Lenong Rumpi”. Anekdot yang beneran terjadi itu… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 85.000Penulis : I Made Purna Tebal : 150 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi : Secara manifes (over) kearifan lokal memiliki fungsi: 1. Fungsi penghormatan terhadap leluhur dan Maha Pencipta; 2. Pengembangan sumber daya manusia; 3. Konservasi dan pelestarian sumber daya alam dan; 4. Pengendalian sosial/konflik. Sedangkan fungsi laten yang… selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Indonesia mempunyai keragaman suku bangsa dan budaya. Setiap suku bangsa mempunyai kearifan lokal yang menjadi dasar kehidupannya. Dari situlah keseimbangan alam dan manusia terbentuk secara utuh dan berkesinambungan. Secara turun-temurun tradisi itu diwariskan ke generasi bcrikutnya. Kebhinckaan dan harmoni suku-suku bangsa itu menjadi khazanah budaya yang dikagumi dunia. Permasalahan muncul ketika kita—manusia Indonesia—memasuki tahap modern…. selengkapnya
Rp 34.000 Rp 40.000Penulis : Franz Boas Tebal : 280 hlm Ukuran : 14 x 20 cm Penerbit : Ircisod Deskripsi : Boas membuka buku ini dengan sebuah provokasi yang tenang: antropologi bukan kumpulan keanehan dari ujung dunia. Dengan kesabaran seorang ilmuwan yang tahu bahwa prasangka paling berbahaya justru yang paling lazim, Boas membongkar mitos keras kepala awal… selengkapnya
Rp 68.000 Rp 80.000Penulis : Atik Triratnawati Tebal : viii + 178 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : UGM Press Deskripsi : Masuk angin bagi orang Jawa dipercaya sebagai penyakit yang alokalitas karena gangguan ini dapat menimpa siapa saja tanpa dibatasi oleh umur, strata, jenis kelamin, lokasi maupun musim. Gejala masuk angin seperti: panas-dingin, lesu-lemah,… selengkapnya
Rp 69.700 Rp 82.000Penulis : Chris Barker Tebal : xxvi + 466 hlm Ukuran : Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Cultural studies merupakan suatu teori yang dibangun oleh pemikir yang memandang produksi pengetahuan teoritis sebagai praktik politik. Cultural Studies bukan sebuah perbincangan suatu mazhab atau keilmuan tertentu, ia interdisipliner, multidisipliner, bahkan postdisilp banyak disiplin keilmuan yang sudah… selengkapnya
Rp 106.250 Rp 125.000Genderuwo merupakan cerita hantu yang cukup terkenal di Indonesia, termasuk Jawa. Menurut sejarah, kepercayaan akan hantu ini telah ada sejak era Hindu-Buddha. Nama genderuwo sendiri berasal dari bahasa Kawi, yakni gandharwa yang berarti roh atau hantu berbadan besar dan kekar seperti raksasa, kulitnya berwarna hitam kemerahan, dan tubuhnya ditutupi bulu lebat. Cerita mengenai hantu genderuwo… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Pernahkah Anda menonton film Musashi besutan sutradara Yasuo Mikami yang rilis tahun 2019? Atau, membaca novel tebal berjudul Musashi karya Eiji Yoshikawa? Keduanya menceritakan kisah hidup Miyamoto Musashi, penulis buku Kitab Lima Unsur ini. Kitab Lima Unsur adalah mahakarya paling mencerahkan tentang seni bela diri pedang dalam sejarah Jepang, bahkan dalam sejarah dunia. Buku ini… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Di Tanah Jawa, sosok kuntilanak digambarkan sebagai perempuan berambut panjang, berwajah pucat, dan berbaju putih yang kerap muncul di berbagai tempat, seperti pohon besar, rumah, bahkan gedung perkantoran. Karenanya, kuntilanak bukan lagi sekadar cerita hantu, namun simbol ketakutan yang mengakar dalam budaya dan legenda masyarakat Jawa. Buku ini mencoba mengajak pembaca memasuki dunia yang penuh misteri melalui… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500



Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.