● online
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Perang Konvoi Sukabumi-Cianjur 1945-1946
Rp 48.000 Rp 60.000| ISBN | 978-602-1634-17-2 |
| Stok | Tersedia |
| Kategori | Sejarah |
Perang Konvoi Sukabumi-Cianjur 1945-1946
Penulis : Yoseph Iskandar, Dedi Kusnadi, Jajang Suryani
Tebal : xvi + 202 hlm
Ukuran : 14 x 21 cm
Penerbit : Mata Padi
Deskripsi :
Perang Konvoi yang berlangsung di front Jawa Barat, beberapa bulan setelah proklamasi, hanyalah satu dari peristiwa penting sejarah yang belum sepenuhnya terdokumentasi. Allied Forces Netherlands East Indies (AFNEI) yang dipimpin oleh Letnan Jendral Sir Philip Chritison (Inggris) sebagai perwakilan Sekutu, memasuki Indonesia untuk menjalankan misi Internasional melucuti serta memulangkan balatentara Jepang, dan mengirimkan perbekalan serta memulangkan tawanan perang dan interniran atau Allied Prisoners of War and Internees (APWI).
Misi yang seharusnya berjalan damai, sayangnya berubah menjadi medan perang baru bagi tentara Inggris. Perkembangan yang mencemaskan ini tidak terlepas dari peran Belanda yang mendompleng masuk di belakang Sekutu.
Perang Konvoi yang terjadi di sepanjang jalan antara Bogor-Cianjur-Sukabumi-Bandung berlangsung dalam dua periode. Perang pertama terjadi pada 9-12 Desember 1945 dan berpusat di Bojong Kokosan. TK R bersama barisan laskar berhasil memukul konvoi Sekutu meski dengan persenjataan seadanya. Perang kedua terjadi pada 10-14 Maret 1946 dan puncaknya terjadi saat pengepungan terhadap tiga batalion Inggris di tengah kota Sukabumi.
Aksi TRI bersama barisan laskar menjadi mimpi buruk bagi tentara Inggris. Bahkan para tentara Gurkha dari Nepal dan Batalyon Jats dan Patiala dari India yang sudah sangat terkenal sebagai mesin perang yang menakutkan dibuat tidak berdaya menghadapi gempuran pejuang Republik.
Kekalahan ini meyakinkan Inggris dan Sekutu akan keberadaan TRI sebagai kesatuan tentara regular di bawah negara yang berdaulat. Peristiwa ini juga, bersama dengan perang “Bandung Lautan Api’, memaksa Sekutu kembali memasuki meja perundingan dan akhirnya bersedia melibatkan pihak Indonesia dalam misi APWI. Lewat perundingan di Yogyakarta tanggal 2 April 1946, yang disebut “Djogjakarta Agreement”, kemudian dibentuk suatu badan pelaksanaan yang dinamai POPDA (Panitia Oeroesan Pengangkoetan Djepang dan APWI), terdiri dari tenaga sejumlah instansi pemerintah yang terkait, dengan berintikan TRI untuk membantu misi Sekutu.
Perang Konvoi adalah sebuah catatan prestasi penting bagi TRI, khususnya Resimen Sukabumi bersama barisan Hizbullah, Sabilillah, Pesindo, Banteng, Pemuda Proletar, KRIS, PRD, Laskar Merah dan laskar lainnya di bawah koordinasi komando Letkol Eddie Soekardi. Kemenangan ini menjadi bagian dari sejarah keberhasilan TKR/TRI sebagai tentara profesional Indonesia dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia di kancah percaturan dunia Internasional. Keberasilan ini juga memaksa dunia internasional untuk mengakui keberadaan Negara Republik Indonesia yang berdaulat.
Perang Konvoi Sukabumi-Cianjur 1945-1946
| Berat | 200 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.792 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Penulis : Abul Hasan al-Ali Hasani an-Nadwi Tebal : 754 hlm Ukuran : 15,5 x 24 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : “Sungguh, buku ini benar-benar telah menutupi lubang penulisan sirah yang menganga lebar dan kosong, dan tidak dilakukan oleh buku lainnya. Buku ini juga menjawab berbagai pertanyaan yang dilontarkan, terutama oleh para… selengkapnya
Rp 161.500 Rp 190.000Kerajaan Kutai (400-1635 Masehi) berdiri di tepian Sungai Mahakam, Kalimantan Timur. Sebagai kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Kutai melahirkan peradaban kebudayaan di Indonesia. Dari segi agama, Kerajaan Kutai juga turut serta dalam menciptakan keberagaman dan kerukunan beragama di Kalimantan Timur. Tujuh Prasasti Yupa adalah “pintu” menuju kisah masa lampau Kerajaan Kutai. Prasasti yang dilengkapi tulisan… selengkapnya
Rp 38.250 Rp 45.000Penulis : Himawan Prasetyo Tebal : 98 hlm Ukuran : 15,5 x 23 cm Penerbit : Pustaka Kita Deskripsi : Kauman adalah nama sebuah kampung di kota Surakarta yang memiliki ciri-ciri khusus. Ciri-ciri khusus ini tampak dalam kehidupan masyarakatnya, pergeseran dan perubahan sosial yang terjadi di dalamnya. Komunitas atau masyarakat Kauman merupakan masyarakat yang anggotanya… selengkapnya
Rp 52.000 Rp 65.000Penulis : Kak Adib Tebal : 100 hlm Ukuran : 20,5 x 27 cm Penerbit : Diva Press Deskripsi : Tempat-tempat bersejarah dalam Islam banyak sekali. Tempat-tempat sejarah Islam tersebar di berbagai negara, seperti Ka’bah di Arab Saudi, Masjid Xi’an di Tiongkok, Menara Kudus di Indonesia, Masjid Bascarsija di Bosnia, dan masih banyak lainnya. Di… selengkapnya
Rp 51.000 Rp 60.000Penulis : Wijanarka Tebal : 194 hlm Ukuran : 13 x 20 cm Penerbit : Ombak Deskripsi :
Rp 42.500 Rp 50.000Penulis : Taufiqurrahman Tebal : 94 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi:
Rp 25.500 Rp 30.000Kisah air bah besar pertama pada zaman kuno terkenal di sejumlah bangsa di dunia. Tidak hanya disebutkan dalam legenda bangsa Timur Tengah (Mesopotamia), tetapi juga dalam bangsa Yunani dan India. Banjir itu konon menjadi awal dari peradaban baru umat manusia. Saking besarnya, banjir itu dikatakan terjadi secara menyeluruh di segala penjuru bumi. Demikian yang disebutkan… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000Penulis : Julius Siboro Tebal : 182 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Ombak Deskripsi: Eropa sebagai salah satu Benua yang—sampai sekarang—mempunyai pengaruh yang amat besar pada perkembangan zaman dalam peradaban manusia. Eropa merupakan pionir imperialisme massal yang kemudian membawa mereka menuju kejayaan seperti sekarang ini. Sejak zaman imperialisme tua hingga neo-imperialisme… selengkapnya
Rp 42.500 Rp 50.000Buku ini merupakan sebuah usaha untuk merekonstruksi sejarah masyarakat yang sekarang dikenal dengan Tana Toraja. Usaha tersebut mencakup rentang satu abad dan berupaya untuk menyoroti kekuatan-kekuatan utama yang bekerja mengubah sejarah di dataran tinggi selama periode tersebut. Fokus tematiknya berbeda pada setiap bab tergantung pada apa yang dilihat oleh penulisnya sebagai aspek perubahan dominan pada… selengkapnya
Rp 127.500 Rp 150.000Pedro Tafur mengelilingi Eropa dan Timur Dekat pada akhir Abad Pertengahan, zaman ketika Dunia Baru belum ditemukan, hampir tidak ada petunjuk tentang ilmu pengetahuan dapat berkembang di benua ini bahkan di Italia, sebuah zaman kekacauan dan kegelapan, zaman peperangan dan permusuhan pribadi, zaman kemiskinan berpikir dan berekspresi. Dalam perjalanannya, Tafur merekam kondisi Kekaisaran Romawi Timur… selengkapnya
Rp 75.650 Rp 89.000




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.