Beranda » Sosial Politik » Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara

Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara

DISKON 20% ISBN: 978-602-433-575-5 Stok: Tersedia
Berat 300 gram
Kondisi Baru
Kategori Sosial Politik
Dilihat 510 kali
Diskusi Belum ada komentar
Bagikan

Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja Anda
Lanjut Belanja
Keranjangku
Rp 68.000 Rp 85.000
Hemat Rp 17.000
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan yang lebih cepat! Pesan Langsung
Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara
Rp 68.000 Rp 85.000
Tersedia / 978-602-433-575-5
Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah:

Detail Produk Aktor Non-Negara: Kajian Implikasi Kejahatan Transnasional di Asia Tenggara

Penulis     : Poltak Partogi Nainggolan

Tebal         : xii + 228 hlm

Ukuran     : 15,5 x 23 cm

Penerbit   : Obor Indonesia

Deskripsi :

Indonesia serta Negara-negara di Kawasan ASEAN menghadapi tantangan serius yang terkait dengan transnational crime, tidak hanya pada perlindungan pekerja migran dan perdagangan gelap narkoba, namun juga perdagangan orang.Pemberantasan perdagangan orang tidak bisa dilakukan hanya dengan memidanakan para pelaku, tetapi juga harus mencari akar masalah, sebab pelaku dan korban perdagangan orang termasuk cukup sulit untuk dibedakan. Salah satu masalah yang terdeteksi adalah para sindikat sering memanfaatkan petugas di perbatasan negara untuk menyelundupkan para korban perdagangan orang. Dalam hal kompleksitas daerah perbatasan. Untuk itu, alangkah lebih baiknya apabila dirumuskan kebijakan yang tepat mengenai manajemen wilayah perbatasan.

Pemerintah Indonesia masih mengupayakan pelaksanaan ratifikasi Konvensi ASEAN tentang perdagangan manusia, yang telah disahkan oleh para pemimpin ASEAN sejak November 2015 lalu. Hal ini perlu segera dilakukan, agar penegakan hukum dan pencegahan dapat diimplementasikan. Proses ratifikasi harus segera dilakukan oleh pemerintah supaya dapat mengikat secara hukum konvensi ASEAN yang disepakati tahun 2015 lalu. Hal tersebut akan lebih baik apabila dapat dibawa dulu ke DPR sebelum menjadi undang-undang yang sah.

Pada kasus-kasus yang tidak bisa diselesaikan di tingkat nasional, misalnya kasus buruh migran yang sifatnya lintas batas (cross-border issues), dialog regional menjadi penting untuk mencapai kesepakatan di tingkat regional. Kerjasama politik dan HAM di tingkat regional juga untuk memperkuat posisi tawar dalam mekanisme internasional, di samping untuk mendukung advokasi di tingkat nasional sendiri ketika mekanisme nasional gagal bekerja atau dilaksanakan.  Oleh karena itu, perlu adanya semangat dan kehendak politik dari negara-negara lain dalam mengatasikegiatan itu dan membantu para korban perbudakan. Dalam mencapai keinginan tersebut, kerjasama lintas negara dan instansi mesti segera lebih diintensifkan lagi, baik tukar-menukar informasi maupun joint investigation.

 

Tags: ,

Produk Terkait
Diskusi Produk (0)

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat:

Jl. Kasongan (Agen Wahana Timur Balai Desa Bangunjiwo) Gendeng RT 15, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, DIY 55184

Kurir

Pembayaran

Chat via Whatsapp
Pustaka Kita
⚫ Online
Halo, perkenalkan saya Pustaka Kita
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja