Whatsapp

Ada yang ditanyakan?
Klik untuk chat dengan customer support kami

CS
● online
CS
● online
Halo, perkenalkan saya CS
baru saja
Ada yang bisa saya bantu?
baru saja
Kontak Kami
Member Area
Rp
Keranjang Belanja

Oops, keranjang belanja Anda kosong!

  • Diskon mulai 10%;
  • Buku dijamin ASLI;
  • Tidak Menjual buku bajakan;
  • Pengiriman ke seluruh Indonesia;
  • Pengiriman ke luar negeri sila WA kami;
  • Pembayaran: Transfer (BCA, Mandiri, BRI, BNI), Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay)
Beranda » Pertanian » Karakteristik Gen Antioksidan untuk Pengembangan Panax Ginseng Tahan Cekaman
click image to preview activate zoom
Diskon
15%

Karakteristik Gen Antioksidan untuk Pengembangan Panax Ginseng Tahan Cekaman

Rp 67.830 Rp 79.800
Hemat Rp 11.970
Kode978-602-262-803-3
Stok Tersedia
Kategori Pertanian
Tentukan pilihan yang tersedia!
Pemesanan lebih cepat! Pesan Langsung
Bagikan ke

Karakteristik Gen Antioksidan untuk Pengembangan Panax Ginseng Tahan Cekaman

Penulis     : Johan Sukweenadhi

Tebal         : xiv + 68 hlm

Ukuran     : 17 x 24 cm

Penerbit   : Graha Ilmu

Deskripsi :

Ginseng Korea (P. ginseng Meyer) telah sangat populer dan dihargai sehingga menjadi komoditas global, bersama dengan Ginseng Amerika (P. quinquefolius) dan Ginseng Cina (P. notoginseng). Ginseng yang dikultivasi di lahan biasanya dipanen antara usia 4 dan 6 tahun. Akar yang lebih muda dari usia ini disebut belum dewasa, biasanya karena kandungan senyawa aktif yang belum cukup terakumulasi. Tanaman ini telah banyak digunakan sebagai makanan kesehatan dan obat tradisional sejak ribuan tahun yang lalu. Untuk memenuhi kebutuhannya sebagai obat tradisional, terjadi peningkatan jumlah permintaan, yang sedikit banyak dapat mempengaruhi upaya pengembangan kultivar ginseng baru atau upaya peningkatan produktivitas hasil panen ginseng.
Secara alami, ginseng tumbuh di daerah subtropis yang memiliki 4 musim per tahun, musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi. Karena merupakan tanaman tahunan, ginseng akan mengalami cekaman rutin setiap pergantian musim dan masa-masa yang ekstrem sepanjang musim. Selama kurun waktu kultivasinya, selama itu pulalah tanaman ginseng mengalami berbagai cekaman baik biotik maupun abiotik, yang menyebabkan penurunan drastis pada kualitas dan kuantitas yield hasil panennya. Sekarang, penelitian yang bersifat molekuler telah berkembang untuk memeriksa interaksi antara cekaman abiotik dan biotik dengan tanaman, salah satunya melalui ekspresi gen-gen pengkode enzim antioksidan yang meningkat seiring dengan bertambahnya spesies oksigen reaktif (Reactive Oxygen Species/ ROS). Pada monograf ini akan diulas hasil karakterisasi gen pengkode enzim antioksidan glutathione peroksidase (GPX) and askorbat peroksidase (APX) dari Panax ginseng.

Tags: ,

Karakteristik Gen Antioksidan untuk Pengembangan Panax Ginseng Tahan Cekaman

Berat 100 gram
Kondisi Baru
Dilihat 651 kali
Diskusi Belum ada komentar

Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.

Silahkan tulis komentar Anda

Buku Terkait
Cloud Hosting Indonesia

Produk yang sangat tepat, pilihan bagus..!

Berhasil ditambahkan ke keranjang belanja
Lanjut Belanja
Periksa
Produk Quick Order

Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak dibawah: