● online
- Tuhan Yang Berpikir - Sebuah Risalah Metafisika....
- Antropologi Pendidikan....
- Modal Sosial....
- Semesta Manusia....
- Aspek Molekuler Gizi Olahraga....
- Rekonstruksi Fikih Zakat Pendekatan Teoretis dan M....
- Not Everything is Worth Your Time; Cara Mudah Meny....
- Pengembangan Reaktor Nuklir GAMA-AHR untuk Produks....
- Diskon ❯ Semua buku didiskon mulai 10%
- Asli ❯ Kami menjual buku asli, dari penerbit. Tidak menjual buku bajakan, repro, kw atau ilegal lainnya
- Pengiriman ❯ Pengiriman ke seluruh Indonesia, pengiriman ke luar negeri sila WA kami
- Pembayaran ❯ Transfer Bank, Dompet Elektronik (Link Aja, Dana, Go Pay, OVO), QRIS
- Pengadaan ❯ Menerima pengadaan buku untuk perpustakaan
Kecerdasan Semiotik: Melampaui Dialektika dan Fenomena
Rp 93.500 Rp 110.000| ISBN | 978-602-60963-4-0 |
| Stok | Habis |
| Kategori | Budaya |
Kecerdasan Semiotik: Melampaui Dialektika dan Fenomena
Penulis : Yasraf Amir Piliang dan Audifax
Tebal : 404 hlm
Ukuran : 15,5 x 23 cm
Penerbit : Cantrik Pustaka
Deskripsi :
Manusia adalah makhluk yang terjerat dalam jejaring penanda yang ditenunnya sendiri. Ernst Cassirer mengumandangkan kredo bahwa manusia adalah ‘binatang simbolik’ (animal symbolicum). Dunia manusia adalah dunia yang diciptakan melalui bentuk-bentuk simbolik pemikiran manusia yang bisa kita temukan pada bahasa, filsafat, pendidikan, sains, pakaian, seni, dan/atau apa pun yang bertungkus lumus dengan manusia.
Melalui simbol dan tanda, manusia menautkan dirinya dengan sesama. Atau dengan kebudayaan yang melingkunginya. Pemahaman seseorang akan tanda atau simbol inilah yang sebenarnya menjadi esensi dari kecerdasan. Semua kecerdasan pada dasarnya adalah kecerdasan memahami dan mengolah tanda. Penulis buku ini menyebutnya: kecerdasan semiotik (semiotic intelligence).
Buku ini tidak bermaksud memampatkan makna kecerdasan pada satu aspek sempit yang reduktif, tetapi justru hendak mewedarkan kejuntrungan ihwal paling fundamental dalam hampir semua kajian tentang kecerdasan. Gabungan pendekatan psikologi kognitif dan semiotika dalam buku ini akan mempertemukan pembaca pada gagasan besar tentang kecerdasan mulai dari Francis Galton, Alfred Binet, Richard J. Herrnstein, Charles Murray hingga Ulrich Nasser, yang berpadu dengan baik di rimba raya semiotika kontemporer mulai dari Umberto Eco, Roland Barthes, Ferdinand de Saussure, hingga psikoanalisis Jacques Lacan.
Tags: aurora, budaya, cantrik pustaka
Kecerdasan Semiotik: Melampaui Dialektika dan Fenomena
| Berat | 600 gram |
| Kondisi | Baru |
| Dilihat | 1.765 kali |
| Diskusi | Belum ada komentar |
Buku ini menceritakan kisah cinta seorang gadis bernama Julia terhadap dosennya. Kisah ini memuat nilai kemanusiaan terutama perhatian seorang kakak kepada adiknya. Bahkan buku ini memberikan pengajaran yang mendalam tentang filosofi bahasa pada aplikasinya sehari-hari.
Rp 81.430 Rp 95.800Penulis : Bernadette Bucher, dkk Tebal : xviii + 370 hlm Ukuran : 14,5 x 21 cm Penerbit : Kreasi Wacana Deskripsi : Buku ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama terdiri dari enam bab, yaitu: “Totemisme: Istilah dan Benda-bendanya” ditulis oleh Alfred Adler; “Struktur, Transformasi Dan Morfogenesis Atau Strukturalisme Yang Diilustrasikan Oleh Pascal dan… selengkapnya
Rp 72.250 Rp 85.000Fantastis, itulah ungkapan untuk menggambarkan eksotisme megalitik Indonesia. Fenomena megalitik muncul sebagai manifestasi gagasan kepercayaan terhadap pemujaan nenek moyang. Kehadirannya tentu saja dipicu oleh adanya inovasi-inovasi teknologi pada masyarakat akhir prasejarah yang membawa dampak dalam perkembangan kebudayaan. Manusia yang semula hidupnya bergantung sepenuhnya pada alam melalui berburu dan meramu, kemudian berubah mulai menguasai alam sekitarnya…. selengkapnya
Rp 54.400 Rp 64.000Di Tanah Jawa, sosok kuntilanak digambarkan sebagai perempuan berambut panjang, berwajah pucat, dan berbaju putih yang kerap muncul di berbagai tempat, seperti pohon besar, rumah, bahkan gedung perkantoran. Karenanya, kuntilanak bukan lagi sekadar cerita hantu, namun simbol ketakutan yang mengakar dalam budaya dan legenda masyarakat Jawa. Buku ini mencoba mengajak pembaca memasuki dunia yang penuh misteri melalui… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Kisah-kisah mistik memang telah sangat lekat dengan ritme kehidupan masyarakat Tanah Air, tak terkecuali masyarakat Kalimantan. Di pulau yang dikenal dengan eksotisme hutannya itu, cerita horor bukan lagi sekadar mitos, melainkan telah menjadi legenda. Buku ini merangkum 13 kisah horor yang melegenda di tanah Kalimantan, salah satunya adalah kuyang. Makhluk halus yang paling membuat geger… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500Buku Musik Keroncong ini membahas tentang sejarah musik keroncong, periode perkembangan musik keroncong, jenis-jenis musik keroncong, penyajian lagu keroncong, para seniman dan penyanyi musik keroncong, serta perkembangan musik keroncong saat ini. Selain itu, penulis juga mencoba menjelaskan tentang penyebaran musik keroncong di Indonesia dan peranannya sebagai warisan budaya bangsa. Sebagai salah satu warisan budaya Indonesia,… selengkapnya
Rp 61.880 Rp 72.800“Saya punya kecemburuan pada Mahbub. Bagaimana dia bisa menulis hingga orang tertawa, padahal isinya cukup serius? Kelebihan Mahbub pada kolom-kolomnya, yang belum tertandingi oleh siapa pun, ialah bahwa ia bisa mengatasi mempergunakan bahasa Indonesia dengan kecakapan seorang mime yang setingkat Marcel Marcau. Kata-kata, kalimat-kalimat, ia gerakkan dalam pelbagai perumpamaan yang tidak pernah membosankan karena selalu… selengkapnya
Rp 110.500 Rp 130.000Melodrama dalam kajian budaya telah melewati batas-batas genre dan fiksi, bertumbuh menjadi cara pandang, cara kerja dan cara bereaksi masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, termasuk bersikap terhadap situasi puncak Pemilu. Cara pandang serba melodrama ini terbaca di berbagai nuansa dukung mendukung kandidat Presiden. Pertama, kultur melodrama melahirkan kultur penggemar alias fans, menjadikan potensi lahirnya sindrom fanatisme… selengkapnya
Rp 59.500 Rp 70.000Genderuwo merupakan cerita hantu yang cukup terkenal di Indonesia, termasuk Jawa. Menurut sejarah, kepercayaan akan hantu ini telah ada sejak era Hindu-Buddha. Nama genderuwo sendiri berasal dari bahasa Kawi, yakni gandharwa yang berarti roh atau hantu berbadan besar dan kekar seperti raksasa, kulitnya berwarna hitam kemerahan, dan tubuhnya ditutupi bulu lebat. Cerita mengenai hantu genderuwo… selengkapnya
Rp 58.225 Rp 68.500




Belum ada komentar, buka diskusi dengan komentar Anda.